Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pendatang Serbu Jakarta, Hampir 35% Datang Demi Cari Kerja

Pendatang Serbu Jakarta, Hampir 35% Datang Demi Cari Kerja

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat hampir 35 persen pendatang baru ke Jakarta datang untuk mencari pekerjaan, terutama setelah libur Lebaran.

Kepala Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menegaskan bahwa usia produktif mendominasi para pendatang. Kondisi ini mendorong tingginya tujuan mencari kerja.

Usia Produktif dan Pendidikan Rendah Mendominasi

Sebanyak 77,84 persen pendatang berada pada rentang usia 15–64 tahun. Dari sisi gender, jumlah laki-laki dan perempuan hampir seimbang.

Mayoritas pendatang memiliki tingkat pendidikan SMA atau lebih rendah, dengan persentase mencapai 78,71 persen. Selain itu, sekitar 58,96 persen berasal dari kelompok berpenghasilan rendah. Banyak dari mereka bekerja di sektor informal yang mengandalkan keterampilan praktis.

Faktor Daya Tarik Jakarta

Kemudahan akses layanan publik menjadi alasan kuat pendatang memilih Jakarta. Pemerintah menyediakan layanan transportasi, kesehatan, dan pendidikan yang relatif mudah diakses.

Faktor ini membuat Jakarta tetap menjadi magnet urbanisasi, meskipun berbagai tantangan kota besar terus muncul.

Tantangan Hunian dan Kawasan Padat

Sebagian pendatang masih menghadapi persoalan tempat tinggal. Sekitar 21,05 persen tinggal di kawasan padat, termasuk wilayah kumuh dan daerah perbatasan Jakarta.

Kondisi ini mendorong pemerintah untuk memperkuat program penataan kawasan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pendatang.

Data Pendatang dan Tren Penurunan

Hingga 1 April 2026, Dukcapil mencatat 1.776 pendatang baru masuk ke Jakarta, terdiri dari 891 laki-laki dan 885 perempuan.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pendatang pasca-Lebaran justru menurun. Pada 2022, jumlahnya mencapai 27.478 orang, lalu turun menjadi 16.049 orang pada 2025.

Pendatang Kini Lebih Siap

Denny menyebut tren terbaru menunjukkan perubahan kualitas pendatang. Banyak dari mereka datang dengan persiapan yang lebih matang.

Mereka sudah memiliki keterampilan kerja, kepastian pekerjaan, serta rencana tempat tinggal sebelum tiba di Jakarta. Pemerintah pun mendorong pembinaan UMKM dan formalisasi sektor informal agar peluang ekonomi semakin terbuka.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembatasan medsos anak oleh DPRD Palembang M Normansyah

    DPRD Palembang Dukung Pembatasan Medsos Anak, Dinilai Lindungi Generasi Digital

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Palembang, (Kabaristna.com)  || DPRD Palembang mendukung kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Kebijakan ini mulai berlaku pada 28 Maret 2026. Ketua Komisi IV DPRD Palembang, M. Normansyah, menyatakan dukungannya secara langsung. Ia menilai langkah ini penting untuk melindungi anak di ruang digital. Pemerintah mulai menerapkan kebijakan tersebut dengan […]

  • Polemik tata kelola STAI Al Furqan Makassar

    Mengurai Simpul Kekuasaan di STAI Al Furqan: Ketika Pengawas, Pengelola, dan Pengambil Keputusan Berada dalam Lingkar yang Sama

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Makassar, (Kabaristana.com) – Polemik pemberhentian Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd.I., M.A. dari jabatan Ketua STAI Al Furqan Makassar memicu perhatian publik. Persoalan ini tidak lagi sebatas pergantian pimpinan kampus. Masyarakat mulai menyoroti tata kelola Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar. Publik kini mempertanyakan mekanisme pengambilan keputusan di lingkungan kampus. Selain itu, mereka juga menyoroti pihak-pihak yang […]

  • Menlu RI Peace Board tegaskan Indonesia tidak wajib setor dana dan fokus misi kemanusiaan Gaza

    Menlu Tegaskan RI Tak Wajib Setor Dana di Board of Peace, Kontribusi Fokus Kemanusiaan Gaza

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com — Menlu RI Peace Board menjadi perhatian publik setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kewajiban menyetor dana untuk keanggotaan Dewan Perdamaian internasional tersebut. Dalam keterangannya, Sugiono menjelaskan bahwa tawaran kontribusi dana yang disampaikan kepada anggota Menlu RI Peace Board bersifat sukarela dan tidak menjadi syarat utama keanggotaan. Lebih lanjut, Menlu […]

  • ASN mengikuti upacara bendera di kantor pemerintahan terkait kebijakan cuti bersama ASN 2026.

    Prabowo Tetapkan Cuti Bersama ASN 2026, Jadwal Libur Nasional Jadi Acuan Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 408
    • 1Komentar

    jakarta, kabaristana.com | Cuti bersama ASN 2026 menjadi acuan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pelayanan publik sepanjang tahun depan. Kepastian jadwal libur ini membantu instansi mengatur layanan administrasi, kesehatan, dan sektor strategis agar tetap berjalan saat libur nasional. Kebijakan ini penting karena jadwal libur aparatur sipil negara kerap memengaruhi jam operasional instansi pemerintah. Dengan kepastian sejak […]

  • LKRH SULTRA-JAKARTA Kembali  Desak Kemenhub RI Untuk  Segera Lakukan Inspeksi Secara Menyeluruh Terkait Dugaan Pungli Dan Penyelagunaan Wewenang Di Tubuh syahbandar Kupp Kelas I Molawe

    LKRH SULTRA-JAKARTA Kembali Desak Kemenhub RI Untuk Segera Lakukan Inspeksi Secara Menyeluruh Terkait Dugaan Pungli Dan Penyelagunaan Wewenang Di Tubuh syahbandar Kupp Kelas I Molawe

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Lembaga Kajian dan Riset Hukum (LKRH) mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta dugaan keterlibatan sejumlah oknum di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe dalam aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. LKRH menyampaikan desakan itu pada 22 Juni 2026. Lembaga tersebut meminta […]

  • Barang bukti sindikat narkoba Gang Langgar berupa plastik klip, uang tunai, dan alat transaksi yang diamankan polisi di Samarinda

    Transaksi Sabu Dijaga “Sniper”, Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Gang Langgar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com)— Sindikat narkoba Gang Langgar di Samarinda, Kalimantan Timur, memakai sistem pengawasan berlapis untuk menjaga aktivitas transaksi sabu-sabu. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menemukan puluhan pengawas atau “sniper” yang memantau setiap pergerakan pembeli di kawasan tersebut. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan para sniper berjaga di sejumlah […]

expand_less