Prabowo Puji Siswa Asing di Banjarbaru
- account_circle Brian Putra
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- visibility 442
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo subianto puji siswa-siswi berbahasa asing ketika melakukan kunjungan kerja ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada pelajar yang mampu berbicara bahasa Inggris dan bahasa asing lain dengan lancar. (13/01/2026).
Dalam agenda tersebut, Presiden meninjau fasilitas sekolah. Selain itu, ia berdialog langsung dengan siswa di ruang kelas. Melalui interaksi tersebut, ia melihat secara nyata kemampuan komunikasi para pelajar. Karena itu, ia langsung memberikan pujian di hadapan guru dan orang tua.
Dalam sesi tanya jawab, Presiden mengajukan pertanyaan dalam bahasa Inggris. Para siswa menjawab dengan percaya diri dan suara lantang. Melihat hal itu, Presiden menyampaikan kebanggaannya secara terbuka.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing menjadi modal penting bagi generasi muda. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat metode pembelajaran yang komunikatif. Selain meningkatkan kurikulum, guru juga harus mendorong siswa berlatih secara konsisten. Dengan demikian, kemampuan berbicara akan berkembang lebih cepat.
Di sisi lain, Presiden menegaskan pentingnya menjaga identitas nasional. Meskipun siswa menguasai bahasa internasional, mereka tetap harus menjunjung nilai kebangsaan.
Apresiasi tersebut mempertegas arah kebijakan pendidikan pemerintah. Pemerintah akan meningkatkan pelatihan guru dan memperluas akses pembelajaran bahasa. Sementara itu, sekolah perlu menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan suportif.
Kemudian, evaluasi berkala akan memastikan standar pembelajaran tetap terjaga. Dengan langkah tersebut, kualitas pendidikan dapat meningkat secara konsisten. Pada akhirnya, generasi muda Indonesia akan lebih siap menghadapi persaingan global.
Melalui kunjungan ini, pemerintah menunjukkan komitmen nyata. Tidak hanya memberikan motivasi, Presiden juga mendorong perubahan konkret dalam sistem pendidikan.



Saat ini belum ada komentar