Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Stok Beras Pemerintah Tembus 4,72 Juta Ton, Bukti Ketahanan Pangan RI Kian Kuat

Stok Beras Pemerintah Tembus 4,72 Juta Ton, Bukti Ketahanan Pangan RI Kian Kuat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 272
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 4,72 juta ton menunjukkan ketahanan pangan Indonesia semakin kuat.

Pemerintah mencatat angka tersebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan CBP oleh Perum Bulog. Amran menilai keberhasilan ini lahir dari kerja sama lintas sektor dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Ia menjelaskan, lonjakan stok terjadi karena percepatan kebijakan dan koordinasi yang solid antarinstansi. Sebelumnya, stok tertinggi hanya berada di kisaran 2,6 juta ton. Kini, pemerintah terus mendorong peningkatan hingga menembus 5 juta ton dalam waktu dekat.

Amran juga mengungkapkan pemerintah menghadapi tantangan besar pada awal periode, terutama terkait keterbatasan anggaran. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya langsung mengajukan kebutuhan dana kepada Presiden.

Pemerintah kemudian merespons cepat dengan menggelontorkan anggaran Rp16,6 triliun guna memperkuat penyerapan gabah dan beras. Setelah itu, pemerintah kembali menambah alokasi hingga Rp39 triliun untuk menjaga stok tetap aman.

Pemerintah optimistis langkah ini mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi mineral kritis AI dalam pengembangan pusat data global

    Ledakan AI Ungkap Ketergantungan AS pada Mineral Kritis Global

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 362
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Ledakan pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong Amerika Serikat membangun pusat data dalam skala besar. Perusahaan teknologi menggelontorkan investasi untuk menopang AI generatif dan layanan komputasi awan. Namun, di balik ekspansi digital tersebut, Amerika Serikat masih bergantung kuat pada impor mineral kritis sebagai bahan baku utama. Data yang dirangkum Visual Capitalist berdasarkan […]

  • Yonif 700 Raider Gelar Karya Bakti

    Yonif 700 Raider Gelar Karya Bakti

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Yonif 700 Raider/WYC, melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan sampah di Pasar Terong, Kota Makassar. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian prajurit TNI Angkatan Darat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional. (08/02/2026)., Prajurit dari Batalyon 700 Raider Wira Cakti Yudha memulai kegiatan sejak pagi hari. Mereka menyisir […]

  • Sahroni Beberkan Peran Kunci Bongkar Modus KPK Gadungan, Pelaku Ditangkap

    Sahroni Beberkan Peran Kunci Bongkar Modus KPK Gadungan, Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus penipuan KPK gadungan mencuat setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menerima permintaan uang Rp300 juta dari seseorang yang mengaku sebagai bagian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Permintaan itu langsung memicu kecurigaan karena pelaku terus mendesak. Sahroni segera menghubungi KPK untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Pihak KPK menegaskan bahwa […]

  • Dugaan intimidasi petani Tasikmalaya oleh aparat TNI di Kecamatan Cineam

    Viral Dugaan Intimidasi Petani di Tasikmalaya, TNI AD Telusuri Kehadiran Aparat di Lahan Eks HGU

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Tasikmalaya, (kabaristana.com) – Dugaan intimidasi terhadap petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan sejumlah anggota TNI berada di lokasi saat petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) menggarap lahan. Seorang petani menjelaskan dasar hukum pertanahan serta hak rakyat atas […]

  • Abu vulkanik Krakatau diduga mencapai Bandung Barat. Warga menemukan material halus di teras rumah dan kendaraan pada Minggu pagi.

    Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Diduga Capai Bandung Barat, Warga Temukan Material Halus

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Bandung barat, (kabaristana.com) — Sejumlah warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menemukan material menyerupai pasir halus di teras rumah dan kendaraan pada Minggu (6/9) pagi. Temuan itu muncul di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bergerak menuju sejumlah wilayah. Salah seorang warga Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, Fauzi Beni Ridwan (37), menemukan material tersebut […]

  • oratorium tambang nikel untuk cegah kerusakan lingkungan Indonesia

    Krisis Lingkungan, Nusantara Forest Watch Desak Pemerintah Moratorium Seluruh Perusahaan Nikel di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Fikry
    • visibility 2.383
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Moratorium tambang nikel kembali menjadi sorotan setelah Nusantara Forest Watch (NFW) mendesak pemerintah menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan nikel di Indonesia. NFW menilai ekspansi industri nikel terus memperparah kerusakan lingkungan dan memperlebar konflik sosial di daerah tambang. Direktur Eksekutif Nusantara Forest Watch, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut lemahnya pengawasan negara sebagai penyebab utama. […]

expand_less