Pemkot Jakut Deklarasi 100% Pilah Sampah dari Sumber, Rorotan Jadi Percontohan
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- visibility 70
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Pemkot Jakarta Utara menggelar Deklarasi 100 persen Pemilahan Sampah dari sumber pada Sabtu (18/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com) — Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mendeklarasikan penerapan pemilahan sampah 100 persen dari sumber. Langkah ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam memperbaiki pengelolaan lingkungan.
Rorotan Jadi Percontohan
Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing menjadi wilayah percontohan dalam program ini. Pemerintah mendorong wilayah lain untuk meniru praktik tersebut.
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menegaskan bahwa pemilahan sampah tidak hanya menyangkut kebersihan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan lingkungan.
Kurangi Beban TPA dan Dorong Ekonomi
Program ini mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus mendorong ekonomi sirkular. Selain itu, program ini membentuk karakter masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Strategi: Edukasi dan Kolaborasi
Pemkot Jakarta Utara menjalankan berbagai langkah konkret. Pemerintah mengedukasi warga secara masif dan melibatkan lurah, camat, RT/RW, PKK, kader lingkungan, serta tokoh masyarakat.
Selain itu, pemerintah memperkuat sarana pendukung dan menggandeng sekolah, tempat ibadah, pelaku usaha, serta komunitas.
“Deklarasi ini menjadi awal gerakan besar. Kami ingin masyarakat membiasakan memilah sampah di rumah, sekolah, pasar, kantor, dan ruang publik,” kata Fredy.
Sudah Jalan di 7 Kelurahan
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto, menyebut program ini sudah berjalan di tujuh kelurahan.
Selain Rorotan, pemerintah juga menjalankan program di:
Penjaringan
Pademangan Timur
Sunter Agung
Tugu Utara
Pegangsaan Dua
Semper Timur
Target: Jadi Budaya
Pemkot Jakarta Utara menargetkan kebiasaan memilah sampah tumbuh di seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah ingin warga menerapkan kebiasaan ini di rumah tangga hingga ruang publik.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Antara News

Saat ini belum ada komentar