Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Tragedi Penikaman Nus Kei: Polisi Dalami Motif dan Periksa Dua Pelaku

Tragedi Penikaman Nus Kei: Polisi Dalami Motif dan Periksa Dua Pelaku

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus penikaman Nus Kei menyita perhatian publik setelah insiden tragis di Maluku Tenggara. Polisi kini menelusuri fakta dan membongkar motif di balik serangan tersebut.

Penikaman Nus Kei: Polisi Periksa Pelaku

Polda Maluku memeriksa dua terduga pelaku, HR (28) dan FU (36). Petugas membawa mereka ke Kota Ambon lalu langsung memulai pemeriksaan.

Kepala Bidang Humas, Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa petugas lebih dulu menangkap kedua pelaku di Maluku Tenggara. Setelah itu, polisi memindahkan mereka ke Ambon untuk mempercepat penyidikan.

Kronologi Penikaman di Bandara

Pelaku menyerang korban di kawasan Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4). Serangan itu menyebabkan korban mengalami luka tusuk serius.

Tim medis segera menangani korban dan memberi perawatan intensif. Namun, kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Kejadian ini menarik perhatian luas karena berlangsung di area publik.

Polisi Telusuri Motif Penikaman Nus Kei

Penyidik mengumpulkan keterangan pelaku dan saksi. Polisi menelusuri motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Langkah ini membantu penyidik menyusun kronologi secara jelas dan memastikan proses hukum berjalan tepat.

Imbauan Polisi dan Situasi Terkini

Polda Maluku mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Polisi meminta keluarga korban serta simpatisan menahan diri agar situasi tetap kondusif.

Aparat menjaga keamanan wilayah Maluku Tenggara dan memastikan kondisi tetap stabil.

Tautan Internal

  • Baca juga: Kasus kriminal terbaru di Indonesia
  • Baca juga: Strategi kepolisian menjaga keamanan daerah
  • Baca juga: Dinamika sosial di Maluku Tenggara
  • Penulis: Retanto
  • Editor: wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani saat menjadi pembicara seminar hukum di Jakarta.

    Praktisi Hukum Korporasi Soroti Pidana Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 67
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani menegaskan badan hukum dapat menjadi subjek dalam tindak pidana korporasi. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam seminar hukum di Jakarta, Jumat (8/5). Menurut Dhifla, aparat penegak hukum dapat menerapkan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA) dalam perkara korporasi. Hakim akan menetapkan mekanisme itu setelah pihak terkait memenuhi syarat hukum […]

  • Suharini Eliawati menjelaskan strategi optimalkan pemanfaatan aset BUMD guna meningkatkan kinerja BUMD DKI dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Pemprov DKI Perkuat Kinerja BUMD Lewat Optimalisasi Aset, Targetkan PAD Meningkat pada 2027

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Optimalisasi aset BUMD DKI menjadi salah satu strategi utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah. Langkah ini juga bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi bisnis dan pemanfaatan aset yang lebih produktif. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan setiap BUMD harus melahirkan […]

  • Turki target AS Israel dibahas saat pertemuan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden AS Donald Trump terkait konflik Timur Tengah

    Pakar Rusia: Turki Bisa Jadi Target Berikutnya Jika Konflik AS–Israel dan Iran Meluas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pemerintah Turki menilai konflik ini berpotensi meluas dan memicu krisis regional yang lebih besar. Ankara melihat serangan terhadap Iran bukan sekadar operasi militer terbatas. Pemerintah Turki menilai langkah itu dapat memicu destabilisasi kawasan dan memperluas konflik di Timur Tengah. […]

  • ilustrasi napi korupsi di coffee shop Kendari dipindahkan ke Nusakambangan

    Napi Korupsi Terlihat di Coffee Shop, Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 188
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus napi korupsi Nusakambangan mencuat setelah video seorang narapidana terlihat berada di coffee shop. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik dan memicu respons cepat dari aparat pemasyarakatan. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam pengawasan napi. Kronologi Kasus Napi Korupsi Nusakambangan Petugas segera memindahkan Supriadi ke Pulau Nusakambangan setelah video tersebut viral […]

  • Investasi Otomotif Jepang di Indonesia - Perusahaan Jepang

    Investasi Otomotif Jepang di Indonesia: Peluang dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Indonesia semakin menarik perhatian investor, terutama dari Jepang, yang kini fokus berinvestasi di sektor otomotif. Dengan pasar yang besar dan kelas menengah yang berkembang pesat, sektor otomotif Indonesia semakin menjadi pilihan utama bagi investor. Investasi otomotif Jepang memberi potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, berkat kebijakan yang mendukung dan hubungan bisnis yang […]

  • KPK periksa Bea Cukai terkait dugaan aliran uang korupsi impor

    KPK Periksa Pegawai Bea Cukai CMT Terkait Dugaan Aliran Uang Korupsi Impor

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial CMT pada Rabu, 7 Mei 2026. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami dugaan aliran uang dalam kasus korupsi pengurusan impor barang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik fokus menelusuri dugaan penerimaan uang oleh sejumlah pegawai Bea Cukai. “Selain itu, saksi […]

expand_less