Dudung Buka Suara Soal Rizieq: Tegaskan Tak Ada Lagi Konflik, Ajak Jaga Persatuan
- account_circle Rahman
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- visibility 67
- comment 4 komentar
- print Cetak

Foto : Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman ditemui di kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) – Dudung Rizieq konflik kembali menarik perhatian publik setelah Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa ia sudah tidak memiliki persoalan dengan Rizieq Shihab. Selain itu, ia menyampaikan klarifikasi ini untuk merespons berbagai narasi yang berkembang.
Ia menolak anggapan yang mengaitkan dirinya dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Dengan tegas, ia memastikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pembentukan narasi tersebut. Karena itu, ia meminta publik tidak menarik kesimpulan tanpa dasar yang jelas.
Penjelasan Polemik yang Pernah Muncul
Sebelumnya, isu Dudung Rizieq konflik mencuat saat penertiban atribut Front Pembela Islam (FPI). Saat itu, Dudung mengambil langkah tegas untuk menegakkan aturan setelah pemerintah membubarkan organisasi tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan menjaga ketertiban umum. Di sisi lain, beberapa pesan yang beredar dinilai berpotensi memicu perpecahan. Oleh sebab itu, aparat bertindak cepat untuk mencegah konflik yang lebih luas.
Seruan Menjaga Kondusivitas
Dalam pernyataan terbarunya, Dudung mengajak seluruh tokoh bangsa untuk menjaga suasana tetap damai. Ia juga menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyampaikan pendapat, terutama bagi tokoh publik dan ulama.
Menurutnya, pengulangan isu Dudung Rizieq konflik hanya akan memperkeruh situasi. Karena itu, semua pihak perlu mengedepankan pesan yang menenangkan dan membangun. Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari potensi konflik baru.
Stabilitas Nasional Jadi Prioritas
Di tengah situasi global yang tidak menentu, Dudung mendorong semua pihak untuk memperkuat persatuan. Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi.
Ia menegaskan bahwa nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman utama. Oleh karena itu, persatuan menjadi kunci penting dalam menghadapi tekanan global.
Penegasan Akhir
Sebagai penutup, Dudung kembali menegaskan bahwa Dudung Rizieq konflik tidak lagi relevan. Hubungan keduanya kini berjalan baik tanpa persoalan.
Ke depan, ia berharap masyarakat tidak terjebak pada narasi lama. Sebaliknya, semua pihak perlu fokus menjaga persatuan dan membangun bangsa secara bersama.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

https://shorturl.fm/TNTNx
6 Mei 2026 3:38 amhttps://shorturl.fm/5qcRR
6 Mei 2026 2:07 amhttps://shorturl.fm/gzHsv
5 Mei 2026 1:33 pmhttps://shorturl.fm/8Ge0Z
5 Mei 2026 12:48 pm