Peter Magyar Jadi PM Hungaria Baru, Era Viktor Orban Resmi Berakhir
- account_circle Retanto
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- visibility 130
- comment 1 komentar
- print Cetak
Foto : Perdana Menteri Hungaria Peter Magyar menghadiri sidang parlemen usai resmi menjabat sebagai pemimpin baru Hungaria.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com)— Peter Magyar resmi memulai tugas sebagai perdana menteri baru setelah mengucapkan sumpah jabatan di gedung parlemen pada Sabtu waktu setempat. Pelantikan itu mengakhiri dominasi politik Viktor Orban yang memimpin Hungaria selama 16 tahun.
Tokoh oposisi tersebut menarik perhatian politik Eropa setelah Partai Tisza yang ia pimpin memenangkan pemilu legislatif bulan lalu dengan hasil telak. Kemenangan itu membuat partai Fidesz milik Viktor Orban kehilangan mayoritas di parlemen untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.
Partai Tisza kini menguasai 141 dari total 199 kursi parlemen Hungaria. Dukungan mayoritas dua pertiga memberi kesempatan besar bagi pemerintahan baru untuk mengubah sejumlah kebijakan era Orban. Sementara itu, koalisi Fidesz-KDNP hanya meraih 52 kursi dan Partai Mi Hazank memperoleh enam kursi.
Peter Magyar Hungaria Fokus Berantas Korupsi
Presiden Hungaria Tamas Sulyok menunjuk Magyar untuk menyusun kabinet baru setelah Partai Tisza mencatat kemenangan besar pada pemilu April lalu. Dalam keterangannya, Sulyok menegaskan rakyat Hungaria telah menentukan arah politik baru melalui hasil pemilu tersebut.
Dalam pidato perdana di parlemen, Magyar menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi dan memperjuangkan pencairan dana Uni Eropa yang sempat tertahan.
“Tugas paling penting saat ini adalah menghentikan korupsi dan membawa kembali dana Uni Eropa,” ujar Magyar di depan anggota parlemen.
Pemerintahan baru Hungaria juga menargetkan hubungan yang lebih baik dengan Uni Eropa setelah ketegangan panjang selama masa kepemimpinan Viktor Orban. Sejumlah pengamat menilai langkah tersebut dapat membuka peluang kerja sama ekonomi dan politik yang lebih stabil dengan negara-negara Eropa.
Partai Tisza Perkuat Dominasi di Parlemen
Selain melantik perdana menteri baru, parlemen Hungaria juga memilih Agnes Forsthoffer dari Partai Tisza sebagai ketua parlemen baru. Keputusan itu memperkuat posisi Partai Tisza dalam pemerintahan saat ini.
Kemenangan Peter Magyar Hungaria menjadi salah satu perubahan politik terbesar di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Pergantian kekuasaan itu juga menarik perhatian negara-negara Uni Eropa yang berharap Hungaria dapat memperbaiki hubungan diplomatik dan tata kelola pemerintahan.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



https://shorturl.fm/LoBi5
10 Mei 2026 6:35 am