Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Revisi Aturan PPh Final UMKM, Sejumlah Badan Usaha Tak Lagi Nikmati Tarif 0,5 Persen

Pemerintah Revisi Aturan PPh Final UMKM, Sejumlah Badan Usaha Tak Lagi Nikmati Tarif 0,5 Persen

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(kabaristana.com)– Pemerintah mengubah aturan mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perubahan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026.

Aturan baru tersebut mengubah kelompok wajib pajak yang berhak menerima fasilitas tarif PPh Final 0,5 persen. Kini, pemerintah hanya memberikan fasilitas itu kepada wajib pajak orang pribadi, perseroan perorangan, dan koperasi.

Sebelumnya, pemerintah juga mengizinkan CV, firma, perseroan terbatas (PT), serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan tarif tersebut. Ketentuan itu tercantum dalam PP Nomor 55 Tahun 2022.

Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026, pemerintah mempersempit cakupan penerima insentif pajak. Perubahan itu tercantum dalam Pasal 57 ayat (1).

Dalam aturan terbaru, wajib pajak orang pribadi tetap dapat memanfaatkan tarif PPh Final 0,5 persen sesuai ketentuan yang berlaku. Perseroan perorangan yang didirikan oleh satu orang juga masih berhak memperoleh fasilitas tersebut.

Selain itu, koperasi dapat menggunakan tarif PPh Final 0,5 persen selama empat tahun sejak terdaftar sebagai wajib pajak.

Pemerintah juga menyiapkan masa transisi bagi CV, firma, PT, dan BUMDes yang saat ini masih memakai tarif tersebut. Selama masa transisi berlangsung, badan usaha itu tetap dapat memanfaatkan fasilitas yang ada.

Setelah masa transisi berakhir, badan usaha tersebut harus menggunakan tarif umum Pajak Penghasilan sesuai aturan perpajakan yang berlaku.

Pemerintah menyatakan penyesuaian ini bertujuan memperjelas sasaran penerima insentif sekaligus menyesuaikan kebijakan perpajakan bagi pelaku usaha dengan peredaran bruto tertentu.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin

    Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Jenderal M. Yusuf Hasanuddin memegang peran penting dalam sejarah pertahanan Indonesia Timur karena ia menggagas lahirnya Kodam XIV Hasanuddin sebagai pilar strategis keamanan di Sulawesi Selatan dan kawasan sekitarnya. Sejak awal pengabdiannya, ia menunjukkan kepemimpinan yang sederhana, tegas, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Selain itu, ia memahami bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya […]

  • Prasetyo Hadi bahas hilirisasi industri April 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta

    April 2026 Jadi Momentum: Pemerintah Siapkan Groundbreaking Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 272
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah menargetkan pelaksanaan groundbreaking proyek strategis nasional pada April 2026. Fokus utama mencakup program hilirisasi industri dan pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah akan memulai proyek waste to energy di 29 kabupaten/kota setelah melakukan penyesuaian dari rencana awal 33 titik. “Pemerintah menargetkan seluruh […]

  • Jersi Timnas Indonesia terbaru bermotif tenun dan batik

    Jersi Baru Timnas Indonesia Usung Motif Tenun dan Batik, Erick Thohir: Simbol Identitas Budaya Bangsa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai jersi terbaru Tim Nasional Indonesia produksi Kelme memperkuat identitas budaya Indonesia melalui perpaduan warna merah putih dan motif tradisional. Erick menyampaikan penilaian tersebut saat menghadiri peluncuran jersi tim nasional di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (12/3/2026). Ia menegaskan bahwa desain jersi tidak hanya […]

  • Kemenag Bantah Isu Nasaruddin Umar Mundur dari Jabatan Menteri Agama

    Kemenag Bantah Isu Nasaruddin Umar Mundur dari Jabatan Menteri Agama

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Kementerian Agama (Kemenag) RI membantah isu yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar mundur dari jabatannya. Kabar itu muncul menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Staf Khusus Menteri Agama Muhamad Ainul Yakin menegaskan kabar tersebut tidak benar. Ia juga memastikan Nasaruddin Umar tidak pernah mengirim surat pengunduran diri kepada […]

  • PHK industri otomotif global di pabrik mobil Thailand akibat otomatisasi dan kendaraan listrik

    PHK Industri Otomotif Global di Thailand Masuk Fase Kritis

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 281
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}— PHK industri otomotif global kini menjadi ancaman nyata seiring percepatan transisi ke kendaraan listrik (EV) dan otomatisasi produksi. Thailand menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh perubahan besar ini.Transformasi besar sedang mengguncang industri otomotif global. Thailand kini menghadapi tekanan serius akibat peralihan ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan meningkatnya otomatisasi produksi. Kondisi […]

  • Korupsi kuota haji 2024 diusut KPK di Gedung Merah Putih

    KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 465
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan kuota haji 2024. KPK menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan resmi kepada publik. Juru Bicara KPK menjelaskan bahwa penyidik mengambil langkah ini setelah mengantongi alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum. KPK menilai bukti tersebut menguatkan dugaan tindak pidana […]

expand_less