Harga TBS Sawit Riau Naik, Petani Mulai Diuntungkan
- account_circle Retanto
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
- visibility 174
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : Seorang petani memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di perkebunan, Riau. Kenaikan harga TBS pekan ini dipicu oleh menguatnya harga CPO dan kernel di pasar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
jakarta, { kabaristana.com}— harga TBS sawit Riau kembali naik pada periode 15–21 April 2026. Kenaikan ini memberi angin segar bagi petani swadaya yang sebelumnya menghadapi tekanan harga.
Untuk tanaman umur 9 tahun, harga kini mencapai Rp4.088,09 per kilogram. Angka tersebut naik Rp81,03 atau sekitar 2,02 persen dari pekan sebelumnya. Tren ini menunjukkan perbaikan harga di sektor perkebunan sawit.
Kenaikan Harga Dipicu Lonjakan CPO dan Kernel
Kenaikan harga TBS sawit Riau terjadi karena harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) meningkat. Saat harga CPO naik, perusahaan pengolahan langsung menaikkan harga beli tandan buah segar.
Saat ini, harga CPO mencapai Rp16.235,50 per kilogram. Di sisi lain, harga kernel menyentuh Rp16.128,00 per kilogram. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga TBS di tingkat petani.
Petani Plasma Ikut Nikmati Kenaikan Harga
Petani mitra plasma juga merasakan dampak positif. Pada periode yang sama, harga TBS plasma mencapai Rp4.116,83 per kilogram. Nilai ini naik Rp41,42 atau sekitar 1,02 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kondisi tersebut menunjukkan tren positif di sektor sawit. Baik petani swadaya maupun plasma sama-sama memperoleh manfaat dari kenaikan harga.
Pemerintah Perkuat Tata Kelola Harga
Pemerintah Provinsi Riau terus memperbaiki tata kelola penetapan harga TBS. Dalam prosesnya, pemerintah melibatkan pelaku usaha dan aparat penegak hukum.
Langkah tersebut menciptakan sistem yang lebih transparan sekaligus adil. Dengan pendekatan ini, pemerintah menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan perusahaan.
Harga Sawit Masih Dipengaruhi Pasar Global
Meski harga TBS sawit Riau naik, petani tetap perlu mencermati dinamika pasar global. Permintaan ekspor dan kebijakan perdagangan masih memengaruhi pergerakan harga.
Untuk menjaga daya saing, petani perlu meningkatkan kualitas panen dan efisiensi produksi. Upaya ini membantu mereka bertahan saat harga mengalami perubahan.
Secara keseluruhan, kenaikan ini membawa dampak positif. Jika tren berlanjut, petani berpeluang meningkatkan pendapatan dalam waktu dekat.
- Penulis: Retanto
- Editor: Nur wayda



Saat ini belum ada komentar