Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Pengakuan Kapolres Bekasi soal Dugaan Korupsi MBG

Pengakuan Kapolres Bekasi soal Dugaan Korupsi MBG

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI, (kabaristana.com) – Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni membantah keterlibatan dirinya dalam dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengakui pernah berkomunikasi dengan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Namun, ia menegaskan tidak ikut dalam penyimpangan program tersebut.

“Saya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG maupun aktivitas di lingkungan Badan Gizi Nasional,” kata Sumarni di Cikarang, Kamis (11/6/2026), dikutip dari Antara.

Bahas Rencana Pendirian SPPG

Sumarni menjelaskan bahwa pembicaraannya dengan Sony Sonjaya hanya berkaitan dengan rencana pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon. Menurut dia, pembahasan itu tidak melibatkan transaksi uang.

“Saya tidak terlibat korupsi di BGN. Dulu saya hanya meminta bantuan agar Pondok Pesantren Buntet bisa mendirikan SPPG,” ujarnya.

Sumarni Klarifikasi Daftar Viral

Sejumlah akun media sosial mencantumkan nama Sumarni dalam daftar tokoh yang diduga terlibat dalam kasus korupsi MBG. Namun, aparat penegak hukum belum mengonfirmasi kebenaran daftar tersebut.

Daftar itu menjadi viral setelah Sony Sonjaya menyatakan niatnya untuk menjadi justice collaborator. Selain itu, Sumarni mengaku menerima banyak keluhan terkait janji pendirian SPPG yang belum terealisasi.

Karena itu, Sumarni menghubungi Sony Sonjaya untuk meminta penjelasan. Menurut dia, komunikasi tersebut hanya bertujuan mencari kepastian atas berbagai keluhan yang muncul.

“Saya hanya berdiskusi dengan beliau. Banyak pihak merasa pihak tertentu hanya memberi harapan. Tidak ada transaksi apa pun. Saya tidak menerima bayaran, saya juga tidak mengeluarkan uang, serta tidak memperoleh keuntungan apa pun,” katanya.

Kejagung Tetapkan Sejumlah Tersangka

Kejaksaan Agung menetapkan Sony Sonjaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek MBG. Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan bahwa kliennya menyerahkan informasi mengenai 26 pihak yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Penyidik juga menetapkan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Asep Yusuf Somantri sebagai tersangka. Dadan pernah menjabat sebagai Kepala BGN. Lodewyk pernah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Sementara itu, Asep menjadi orang kepercayaan Sony.

Nanik S. Deyang belum menjalani proses hukum dalam perkara ini. Presiden Prabowo Subianto kemudian menunjuk Nanik untuk memimpin BGN.

Hingga kini, Kejaksaan Agung masih mendalami dugaan penyimpangan proyek MBG. Penyidik terus menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang mereka kumpulkan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyiraman Air Keras Adrie Yunus aktivis KontraS dikecam PP GPI

    PP GPI Mengutuk Keras Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Kontras Adrie Yunus

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) mengecam keras penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Adrie Yunus. Organisasi itu menilai tindakan tersebut sebagai kekerasan brutal yang mencederai nilai kemanusiaan. Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI, Midul Makati, SH., MH, menyatakan serangan itu tidak […]

  • Sejarah Pulau Buton Benteng Terluas Dunia yang Diakui UNESCO

    Sejarah Pulau Buton Benteng Terluas Dunia yang Diakui UNESCO

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 569
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Sejarah Pulau Buton yang memiliki benteng terluas di dunia, ini menunjukkan kejayaan peradaban maritim di kawasan timur Nusantara. Pulau Buton berada di Sulawesi Tenggara Kota Bau-Bau dan menyimpan peninggalan monumental berupa Benteng Keraton Buton. Oleh karena itu, kawasan ini tidak hanya penting bagi sejarah lokal, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam sejarah Indonesia. […]

  • Petani memanen sayuran hortikultura di lahan pertanian Kota Batu sebagai upaya menjaga produktivitas melalui Green House Kota Batu saat menghadapi fenomena bediding.

    Pemkot Batu Maksimalkan Green House Hadapi Ancaman Bediding

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Green House Kota Batu menjadi langkah utama Pemerintah Kota Batu untuk melindungi tanaman dari dampak fenomena bediding saat musim kemarau. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno, mengatakan fasilitas tersebut membantu petani menjaga suhu dan kondisi tanaman agar tetap optimal ketika suhu udara menurun. Solusi Hadapi Bediding Pemerintah Kota Batu […]

  • Kapolres Konawe Selatan didesak dievaluasi terkait persoalan tambang ilegal di Konawe Selatan

    Aktivis dan Pemuda Sultra Desak Kapolri Evaluasi Kapolres Konawe Selatan terkait Dugaan Tambang Ilegal dan Penegakan Hukum Pertambangan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Sejumlah aktivis dan pemuda asal Sulawesi Tenggara mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi dan mencopot Kapolres Konawe Selatan. Mereka menyoroti penanganan berbagai persoalan pertambangan di wilayah tersebut. Desakan itu muncul karena sorotan publik terhadap aktivitas pertambangan di Kabupaten Konawe Selatan terus meningkat. Warga menilai aparat belum menangani sejumlah persoalan secara maksimal. […]

  • Jemaah melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di kawasan Jakarta untuk memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan umat Muslim

    Kemenag DKI: Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia menilai Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Selain memiliki nilai ibadah, kurban juga mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial. Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, mengatakan umat Islam perlu memanfaatkan Idul Adha untuk mempererat hubungan antarsesama. Menurut dia, kurban membawa […]

  • nelayan pesisir Lombok Barat dalam konteks edukasi nelayan cegah ilegal

    KKP dan Australia Edukasi Nelayan Cegah Penangkapan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Australia Fisheries Management Authority (AFMA) mengedukasi masyarakat pesisir di Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Program ini bertujuan mencegah nelayan Indonesia menangkap ikan secara ilegal di perairan Australia. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan program ini menyasar nelayan, keluarga nelayan, pemilik kapal, dan […]

expand_less