JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendorong efisiensi anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah ingin memperbaiki pola belanja program tersebut agar lebih efektif tanpa mengurangi manfaat bagi masyarakat.
Purbaya menilai program MBG memiliki tujuan yang sangat baik, terutama untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, pemerintah fokus memperbaiki mekanisme belanja agar program berjalan lebih efisien.
Ia menegaskan pemerintah tidak akan mengurangi manfaat program tersebut. Program MBG tetap menjadi salah satu langkah penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan asupan gizi lebih baik.
“Program MBG itu bagus. Kami hanya akan mengefisienkan cara belanjanya,” kata Purbaya saat menemui wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).
Saat ini pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah kini mengevaluasi skema pelaksanaan program agar penggunaan dana menjadi lebih optimal.
Purbaya menekankan bahwa program tersebut memiliki peran penting dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak.
Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi dari pemerintah. Karena itu, pemerintah memilih memperbaiki tata kelola program daripada mengurangi manfaatnya.
“Yang kami optimalkan pelaksanaannya, bukan manfaatnya,” ujarnya.
Ketika wartawan menanyakan kemungkinan pengurangan anggaran dari angka awal Rp335 triliun, Purbaya menilai hal tersebut dapat terjadi jika pemerintah berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan program.
“Saya pikir bisa,” kata dia.
Melalui evaluasi tersebut, pemerintah berharap program MBG tetap berjalan efektif sekaligus menjaga pengelolaan anggaran negara agar lebih efisien dan tepat sasaran.




Saat ini belum ada komentar