Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » pendidikan » Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian

Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum terealisasinya bantuan pendidikan (beasiswa) dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Keterlambatan pencairan tersebut dinilai telah berdampak langsung terhadap keberlangsungan studi para mahasiswa, bahkan mengancam mereka tidak dapat mengikuti ujian akhir semester.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa asal Konawe yang menempuh studi di ibu kota.

Namun, beberapa bulan setelah penandatanganan MoU tersebut, hingga kini realisasi pencairan bantuan pendidikan belum juga diterima oleh mahasiswa maupun pihak kampus. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sebagian mahasiswa telah menunggak biaya kuliah.

Akibat keterlambatan tersebut, sejumlah mahasiswa bahkan sempat mendapat teguran dari pihak kampus karena belum melunasi kewajiban pembayaran. Persoalan itu untuk sementara dapat diatasi melalui penandatanganan surat pernyataan penangguhan pembayaran sambil menunggu pencairan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Konawe.

Beberapa pekan lalu, pimpinan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan daerah juga telah bertemu langsung dengan Bupati Konawe, Yusran Akbar, guna membahas kepastian realisasi program bantuan pendidikan tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati disebut menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan penyaluran beasiswa dalam waktu secepatnya.

Belakangan diketahui bahwa proses penyaluran bantuan pendidikan memang telah dimulai, namun masih difokuskan kepada perguruan tinggi yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara. Sementara itu, penyaluran untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah, termasuk di Jakarta, belum juga dilakukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proses penyaluran sempat tertunda karena Pemerintah Kabupaten Konawe memprioritaskan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf dan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sulawesi Tenggara, di mana Konawe menjadi tuan rumah.

Di sisi lain, waktu terus berjalan. Sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dalam waktu dekat akan melaksanakan ujian akhir semester. Salah satu syarat utama mengikuti ujian adalah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi, termasuk pelunasan biaya kuliah.

Kondisi tersebut membuat mahasiswa penerima beasiswa berada dalam situasi yang sulit karena mereka bergantung pada bantuan yang hingga kini belum kunjung dicairkan.

“Kalau beasiswa ini tidak segera direalisasikan, kami terancam tidak bisa ikut ujian. Padahal kami sudah dijanjikan sejak MoU ditandatangani. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmennya,” ungkap salah seorang mahasiswa asal Konawe di Jakarta yang enggan disebutkan namanya.

Para mahasiswa berharap Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyelesaikan proses administrasi dan mempercepat pencairan bantuan pendidikan agar hak mereka memperoleh pendidikan tidak terhambat oleh persoalan birokrasi.

Keterlambatan ini juga memunculkan kritik terhadap kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, Komitmen yang telah disampaikan kepada publik semestinya diikuti dengan langkah konkret dan penyelesaian tepat waktu. Program beasiswa bukan sekadar janji politik atau agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Konawe.

Pemerintah daerah dinilai perlu menempatkan kepentingan pendidikan sebagai prioritas utama. Penundaan yang berlarut-larut tidak hanya berdampak pada administrasi kampus, tetapi juga berpotensi menghambat prestasi akademik mahasiswa, bahkan mengancam masa depan mereka. Di tengah berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, nasib mahasiswa perantau seharusnya tidak menjadi pihak yang paling akhir mendapatkan perhatian.

Bagi para mahasiswa, bantuan pendidikan bukanlah bentuk belas kasihan pemerintah, melainkan wujud tanggung jawab daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, mereka meminta Bupati Konawe segera membuktikan komitmen yang pernah disampaikan dengan merealisasikan pencairan beasiswa tanpa penundaan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Konawe terkait keterlambatan penyaluran beasiswa tersebut.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim KPK menggeledah Kantor Wali Kota Madiun terkait dugaan korupsi

    KPK Dalami Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kantor Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Penggeledahan Kantor Wali Kota Madiun menjadi fokus lanjutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi. Penyidik mendalami barang bukti yang mereka amankan untuk mengungkap dugaan pemerasan, praktik fee proyek, pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Juru Bicara Komisi […]

  • Prabowo ASEAN perdamaian kawasan dalam KTT ASEAN di Filipina

    Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Warga dan Perdamaian Kawasan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 211
    • 6Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara ASEAN memperkuat perlindungan warga negara dan menjaga perdamaian kawasan di tengah tantangan global yang terus berkembang. Dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Prabowo menegaskan perlindungan warga negara harus menjadi prioritas utama seluruh anggota ASEAN. Menurut dia, jutaan warga ASEAN tinggal dan bekerja di […]

  • Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

    Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com0) – Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov, penganiayaan, dan penyalahgunaan senjata tajam di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengatakan tim Resmob menangkap pelaku […]

  • stok pangan nasional aman hadapi el nino 2026 dengan cadangan beras dan distribusi logistik terjaga

    Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Pemerintah menjaga stok pangan nasional menjelang potensi El Nino 2026. Langkah ini penting untuk memastikan pasokan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama musim kemarau panjang. Ketersediaan Beras Nasional Tetap Aman Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan cadangan beras berada dalam kondisi aman.Saat meninjau gudang Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, ia menyampaikan bahwa stok […]

  • KPK periksa direksi Adaro di Gedung Merah Putih Jakarta

    KPK Dalami Kasus Restitusi Pajak Banjarmasin, Direksi Perusahaan Tambang Dipanggil

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 162
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi dalam pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kali ini, penyidik memeriksa sejumlah saksi dari kalangan korporasi dan pihak swasta. KPK memanggil EER, yang menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Adaro Wamco Prima dan PT Drupadi Tirta Intan. Penyidik memeriksa EER di […]

  • smart city Mapolda DIY pusat kendali kepolisian modern

    Kapolri Usung 4 Teknologi Smart City di Mapolda DIY, Polisi Siap Lebih Cepat dan Presisi

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 2Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Smart city Mapolda DIY menjadi konsep utama dalam pembangunan Markas Kepolisian Daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan mempercepat pelayanan serta meningkatkan akurasi keputusan berbasis teknologi. Kapolri menyampaikan gagasan tersebut saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan. Ia menilai transformasi digital penting untuk menjawab tantangan keamanan modern […]

expand_less