Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemerintah Tegaskan Air Sinkhole di Limapuluh Kota Tidak Layak Konsumsi

Pemerintah Tegaskan Air Sinkhole di Limapuluh Kota Tidak Layak Konsumsi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 292
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota memantau langsung kawasan pertanian yang terdampak kemunculan sinkhole di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua. Pemerintah melakukan langkah ini untuk memastikan keselamatan warga dan pengunjung yang datang ke lokasi.

Tim gabungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait turun ke lapangan untuk mengidentifikasi potensi risiko. Mereka menilai dampak lubang besar yang muncul secara alami di area persawahan tersebut.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sinkhole. Imbauan ini bertujuan mencegah kecelakaan dan risiko lain yang dapat membahayakan warga.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa air yang menggenang di dalam sinkhole tidak layak konsumsi. Ia menyampaikan pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip dari Tribun Padang, Minggu (11/1/2026).

“Dari sisi pH, air berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa, tolong jangan diminum. Ini ibarat air sungai pada umumnya,” ujar Vasko.

Vasko menjelaskan bahwa air terlihat jernih secara visual. Namun, kualitas air tersebut tidak memenuhi standar air layak minum. Pemerintah karena itu melarang masyarakat menggunakan air sinkhole untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk minum maupun keperluan domestik lainnya.

Pemerintah berharap masyarakat mematuhi imbauan tersebut. Harapan ini juga ditujukan kepada warga dari luar daerah yang datang hanya untuk melihat fenomena sinkhole.

Selain itu, pemerintah daerah terus meningkatkan koordinasi lintas instansi. Langkah ini bertujuan memantau kondisi tanah di sekitar lokasi dan menentukan tindakan lanjutan.

Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu hasil kajian teknis lanjutan. Kajian tersebut akan menjelaskan penyebab kemunculan sinkhole dan potensi dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemulihan Aceh Tamiang hunian sementara bagi korban bencana

    Prabowo Puji Pemulihan Aceh Tamiang Nyaris Tuntas, Huntara Jadi Kunci Kebangkitan Warga

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang dan menyatakan progresnya hampir mencapai 100 persen. Ia menyampaikan hal itu usai melaksanakan salat Idulfitri 1447 H bersama warga. Prabowo mengunjungi Masjid Darussalam yang berada di kawasan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Karang Baru, Sabtu (21/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan […]

  • kenaikan tarif AS terhadap Korea Selatan dibahas dalam pertemuan dagang bilateral

    Kenaikan Tarif AS terhadap Korea Selatan Dibahas di Washington

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kenaikan tarif AS terhadap Korea Selatan menjadi perhatian serius pemerintah Seoul. Rencana kebijakan perdagangan tersebut mendorong langkah diplomasi langsung ke Washington. Jakarta, kabaristana.com | Kenaikan tarif AS terhadap Korea Selatan mendorong pemerintah Seoul mengambil langkah diplomasi langsung ke Amerika Serikat. Pemerintah Korea Selatan menilai komunikasi bilateral penting untuk menjaga kepastian perdagangan dan stabilitas ekonomi. Kantor […]

  • tiang monorel mangkrak Jakarta dibongkar di Jalan HR Rasuna Said

    Tiang Monorel Dibongkar Setelah 22 Tahun, Sutiyoso: Kalau Saya Lewat Enggak Sakit Mata Lagi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membongkar tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026). Langkah ini mengakhiri proyek monorel yang terbengkalai selama hampir 22 tahun. Tiang beton tersebut berdiri sejak awal 2000-an tanpa pernah beroperasi. Selama bertahun-tahun, struktur itu menjadi simbol proyek transportasi yang gagal terwujud. Sutiyoso […]

  • kelas menengah sulit kaya dibandingkan orang kaya dengan aset besar

    Studi Ungkap Pola Belanja Kelas Menengah yang Menghambat Akumulasi Kekayaan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA,kabaristana.com | Keinginan hidup mapan dan memiliki kekayaan finansial masih menjadi tujuan banyak orang. Namun, berbagai riset menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat justru bertahan di kelas menengah karena pola belanja yang kurang mendukung pertumbuhan aset jangka panjang. Di Indonesia, kelompok kelas menengah mendominasi struktur ekonomi. Mereka telah melampaui fase memenuhi kebutuhan dasar, tetapi belum mampu […]

  • Selat Hormuz dibuka Iran terlihat dari udara dengan kapal tanker melintas di jalur distribusi energi global

    Iran Buka Kembali Selat Hormuz untuk Kapal Pakistan, Harga BBM Global Masih Tertekan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Iran membuka kembali akses Selat Hormuz untuk kapal Pakistan. Kebijakan ini memulihkan distribusi energi global dan memberi sinyal positif bagi pasar yang sebelumnya tertekan akibat konflik. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyampaikan bahwa Iran mengizinkan 20 kapal tambahan untuk melintas. Otoritas mengatur dua kapal berlayar setiap hari agar proses distribusi […]

  • Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan strategi ketahanan pangan Indonesia

    Amran: Konflik Global Sudah Diprediksi, Prabowo Siapkan Ketahanan Pangan Sejak Dilantik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketahanan pangan Indonesia tetap kuat meski situasi geopolitik dunia memanas. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga stabilitas pangan nasional sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Amran, pemerintah mempelajari dampak konflik internasional terhadap sektor pangan. Analisis tersebut mencakup perang Rusia–Ukraina hingga ketegangan antara Iran dan Israel […]

expand_less