Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Prabowo: Ekonomi kerakyatan harus kembali jadi arah pembangunan

Prabowo: Ekonomi kerakyatan harus kembali jadi arah pembangunan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah mengembalikan ekonomi kerakyatan sebagai arah pembangunan nasional sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah ingin memperluas pemerataan kesejahteraan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Pendiri Bangsa Wariskan Sistem Ekonomi Kerakyatan

Menurut Prabowo, para pendiri bangsa telah merancang sistem ekonomi yang berlandaskan semangat kekeluargaan. Karena itu, seluruh pelaku usaha harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Kita berjuang mengembalikan arah pembangunan ekonomi sesuai cita-cita para pendiri bangsa, yaitu ekonomi kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan pemerintah terus menjalankan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat memiliki peluang menikmati hasil pembangunan.

Prabowo Soroti Kapitalisme Neoliberal

Dalam pidatonya, Prabowo mengkritik konsep kapitalisme neoliberal yang mengandalkan teori trickle-down effect. Namun, ia menilai teori tersebut gagal menghadirkan pemerataan kesejahteraan.

Selama puluhan tahun, pengalaman menunjukkan pertumbuhan ekonomi tidak otomatis meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, Prabowo mengaku telah lama mengingatkan kelemahan pendekatan tersebut.

Di sisi lain, sejumlah negara maju mulai mengubah kebijakan ekonominya. Kini mereka lebih mengutamakan perlindungan terhadap kepentingan nasional dibanding mempertahankan prinsip neoliberal.

Pemerintah Perkuat Peran Koperasi

Oleh sebab itu, pemerintah terus memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi nasional. Selain memperluas kesempatan usaha, koperasi juga mendorong pemerataan ekonomi hingga ke berbagai daerah.

Melalui berbagai program strategis, pemerintah meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Pada akhirnya, langkah tersebut diharapkan mampu memperbesar kesejahteraan masyarakat.

“Saya tidak akan ragu-ragu. Saya akan terus membela dan memperkuat bangsa Indonesia serta rakyat Indonesia. Saya minta kesabaran,” tegas Prabowo.

Komitmen Jalankan Amanat Rakyat

Ke depan, pemerintah akan menjalankan amanat rakyat secara konsisten. Oleh karena itu, setiap kebijakan akan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan begitu, fondasi ekonomi nasional semakin kuat dan kemakmuran yang merata dapat terwujud.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kasus anak bakar rumah di Pati menyita perhatian masyarakat setelah konflik keluarga berujung pada kebakaran rumah orang tua di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. (08/02/2026). Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu desa di wilayah Pati. Sejak pagi hari, pelaku terlibat […]

  • Puskom laporkan KPK terkait dugaan suap izin Prodi Ekonomi Syariah IAI Rawa Aopa

    Puskom Indonesia Resmi Laporkan Pendiri yayasan, Ketua Yayasan, Rektor, Wakil Rektor II IAI Rawa Aopa dan oknum pejabat DIKTIS Kemenag RI ke KPK RI

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 181
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) melaporkan pengelola Yayasan Rawa Aopa/IAI Rawa Aopa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan itu berkaitan dengan dugaan suap dan gratifikasi dalam proses penerbitan izin operasional Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah. Puskom mengirim laporan tersebut ke KPK pada 19 Mei 2026 melalui surat bernomor 176/LP/HAMPEN-PUSKOM/VI/2026. Kepala Bidang […]

  • Iran tolak dialog dengan AS, Menlu Abbas Araghchi sampaikan sikap Teheran

    Iran Tegaskan Tak Berminat Dialog dengan Trump, Sebut Hubungan dengan AS Tak Pernah Berjalan Baik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Iran menegaskan tidak berminat membuka dialog dengan Amerika Serikat di tengah ketegangan hubungan kedua negara. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran tidak melihat alasan untuk melakukan pembicaraan dengan Washington. Dalam wawancara program Face The Nation di CBS yang dikutip AFP, Minggu (15/3/2026), Araghchi menilai Iran berada dalam kondisi stabil […]

  • Latihan Kepemimpinan dan Bina Keakraban Pemuda 21 Tahun 2026 Resmi Dibuka

    Latihan Kepemimpinan dan Bina Keakraban Pemuda 21 Tahun 2026 Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Cianjur, kabaristana.com — Kegiatan Latihan Kepemimpinan (LK) dan Bina Keakraban Pemuda 21 Tahun 2026 resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Villa Braja, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 04.35 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 September 2026. Sekitar 130 peserta dan sejumlah panitia mengikuti upacara pembukaan yang berlangsung […]

  • blokade Selat Hormuz kapal tanker Stena Impero dikelilingi IRGC Iran

    Saudi Tekan AS Hentikan Blokade Hormuz, Dorong Jalur Diplomasi dengan Iran

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || Arab Saudi mendesak Amerika Serikat menghentikan blokade di Selat Hormuz dan segera kembali berunding dengan Iran. Riyadh menilai langkah militer tersebut berisiko meningkatkan ketegangan dan mengganggu jalur distribusi energi global. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pengerahan angkatan laut untuk memblokade jalur tersebut mulai Senin (13/4). Pemerintah AS mengambil keputusan ini setelah perundingan […]

  • Pengolahan Sampah Banyumas Jadi Sorotan, Prabowo Tinjau Inovasi Limbah Bernilai Ekonomi

    Pengolahan Sampah Banyumas Jadi Sorotan, Prabowo Tinjau Inovasi Limbah Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 183
    • 3Komentar

    Jakarta (kabaristana.com)Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pengolahan sampah Banyumas di Jawa Tengah, Selasa. Fasilitas ini mengolah limbah menjadi genteng, paving block, dan bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomi. Inovasi Produk Daur Ulang Setibanya di lokasi, Presiden langsung melihat hasil olahan sampah plastik. Petugas menunjukkan genteng dan paving block yang kini dipakai di fasilitas umum. Selanjutnya, […]

expand_less