Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buah Sawit Warga Ditolak PT Perkasa Sawit Permai, Warga Hajak dan Sikuli Keluhkan Kriteria

Buah Sawit Warga Ditolak PT Perkasa Sawit Permai, Warga Hajak dan Sikuli Keluhkan Kriteria

  • account_circle Usupriyadi
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Barito Utara, (kabaristana.com) — Puluhan warga Desa Hajak dan Desa Sikuli, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mendatangi kantor PT Perkasa Sawit Permai, Rabu (16/9/2026). Warga meminta penjelasan terkait penolakan perusahaan terhadap pembelian buah sawit hasil panen mereka.

Warga datang untuk menyampaikan keluhan sekaligus meminta konfirmasi langsung kepada pihak manajemen perusahaan mengenai dasar penolakan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Manajer PT Perkasa Sawit Permai menjelaskan bahwa buah sawit dari warga Desa Hajak dan Desa Sikuli tidak memenuhi kriteria pembelian yang ditetapkan perusahaan.

“Buah sawit dari warga Desa Hajak dan Desa Sikuli tidak masuk dalam kriteria yang ditetapkan oleh PT Perkasa Sawit Permai. Untuk itu, kami tidak dapat menerima pembelian buah dari warga,” ujar pihak manajemen PT. Psp, dalam pertemuan tersebut. Rabu (16/9).

Pernyataan itu kemudian memicu kekecewaan warga. Mereka mempertanyakan alasan perusahaan menerapkan kriteria tersebut tanpa sosialisasi yang mereka ketahui sebelumnya.

Salah seorang perwakilan warga mengatakan, selama ini hasil panen masyarakat dapat disetorkan dan diterima oleh perusahaan. Karena itu, warga mempertanyakan perubahan kebijakan yang mereka anggap terjadi secara tiba-tiba.

“Kenapa baru sekarang dikatakan buah sawit warga tidak masuk kriteria? Sebelumnya tidak ada permasalahan. Selama ini kami setor dan tetap diterima. Tiba-tiba sekarang ditolak,” ujar perwakilan warga.

Warga juga mempertanyakan perlakuan terhadap buah sawit dari pihak lain. Menurut keterangan warga dalam pertemuan tersebut, buah sawit dari perusahaan lain masih diterima dan dibeli oleh PT Perkasa Sawit Permai, sementara hasil panen warga dari dua desa tersebut ditolak.

“Kami protes. Kalau memang ada kriteria, kenapa dari awal tidak disosialisasikan? Ini merugikan kami. Hasil kebun kami mau dijual ke mana kalau bukan ke PT ini,” tegas warga.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan tiga tuntutan. Pertama, perusahaan diminta membuka kriteria pembelian buah sawit secara jelas dan tertulis. Kedua, warga meminta adanya sosialisasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang menjadi pemasok sawit. Ketiga, warga meminta perusahaan mencari solusi agar hasil panen masyarakat tetap memiliki akses pasar dan tidak merugikan petani.

Tokoh masyarakat/TK Bin Kubeng Desa Hajak, Hendri Won, turut menjadi narasumber dalam penyampaian aspirasi warga.

Warga khawatir penolakan pembelian buah sawit akan memengaruhi pendapatan petani di Desa Hajak dan Desa Sikuli. Kekhawatiran itu muncul karena PT Perkasa Sawit Permai menjadi salah satu perusahaan terdekat yang selama ini menjadi tujuan penjualan hasil panen masyarakat.

Warga berharap manajemen perusahaan dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan mencari solusi melalui dialog agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah lanjutan dan solusi dari manajemen PT Perkasa Sawit Permai. Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak perusahaan maupun pihak terkait lainnya sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan.

PEWARTA: Dede Pramanaku

(RM)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Futsal Indonesia lolos final Piala Asia Futsal 2026

    Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia Usai Tekuk Jepang 5-3

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Timnas Futsal Indonesia final Piala Asia Futsal 2026 setelah menyingkirkan Jepang di babak semifinal. Hasil ini menjadi capaian penting bagi olahraga nasional karena menunjukkan peningkatan daya saing futsal Indonesia di tingkat Asia dan berdampak langsung pada perhatian publik terhadap pembinaan atlet dalam negeri. Timnas Futsal Indonesia final di Tengah Tekanan Laga Semifinal […]

  • ambora UNESCO Global Geopark di kawasan Gunung Tambora NTB

    NTB Perkuat Tambora Menuju UNESCO Global Geopark Dunia

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah menjadikan Gunung Tambora sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Pemprov NTB menempatkan konservasi lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan kawasan. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah fokus melindungi Teluk Saleh. Kawasan itu menjadi penyangga utama ekosistem dan biodiversitas Geopark Tambora. “Kami sudah memiliki pengalaman […]

  • Gary Webb Bongkar Sindikat Narkoba AS 1996

    Gary Webb Bongkar Sindikat Narkoba AS 1996

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Gary Webb mencatatkan peran penting dalam sejarah jurnalisme investigatif Amerika Serikat pada tahun 1996. Pada saat itu, ia mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas negara melalui laporan mendalam berjudul Dark Alliance. (07/02/2026). Melalui investigasi panjang, Gary Webb menelusuri jalur distribusi kokain yang masuk ke Amerika Serikat. Ia mengaitkan peredaran narkoba tersebut dengan aliran dana […]

  • Ilustrasi Bupati Cianjur terkaya pada era kolonial dengan gaya hidup mewah, kontras dengan penderitaan petani kopi dalam sistem tanam paksa di Jawa.

    Bupati Cianjur Terkaya pada Era Kolonial: Kemewahan Elite di Tengah Penderitaan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 271
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kisah Bupati Cianjur terkaya pada masa kolonial menunjukkan ketimpangan tajam antara elite dan rakyat. Pada saat yang sama, daerah tampak makmur. Namun demikian, masyarakat justru menghadapi tekanan berat akibat sistem tanam paksa kopi. Gambaran Ketimpangan di Cianjur Pada awal abad ke-19, Cianjur berkembang menjadi pusat produksi kopi di Jawa. Selain itu, pemerintah kolonial mendorong […]

  • LKRH SULTRA-JAKARTA Kembali  Desak Kemenhub RI Untuk  Segera Lakukan Inspeksi Secara Menyeluruh Terkait Dugaan Pungli Dan Penyelagunaan Wewenang Di Tubuh syahbandar Kupp Kelas I Molawe

    LKRH SULTRA-JAKARTA Kembali Desak Kemenhub RI Untuk Segera Lakukan Inspeksi Secara Menyeluruh Terkait Dugaan Pungli Dan Penyelagunaan Wewenang Di Tubuh syahbandar Kupp Kelas I Molawe

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Lembaga Kajian dan Riset Hukum (LKRH) mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta dugaan keterlibatan sejumlah oknum di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe dalam aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. LKRH menyampaikan desakan itu pada 22 Juni 2026. Lembaga tersebut meminta […]

  • pasokan minyak Rusia ke RI untuk ketahanan energi nasional Indonesia

    Pasokan Minyak Rusia ke RI Aman, Pemerintah Siapkan LPG Menyusul

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Pasokan minyak Rusia ke RI kini memperkuat ketahanan energi nasional. Hingga saat ini, pemerintah menjaga suplai minyak mentah tetap stabil melalui komunikasi intensif dengan Rusia. Dalam rapat terbatas di Istana Negara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan terbaru kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa kesepakatan pasokan minyak mentah hampir rampung. Dengan demikian, Indonesia […]

expand_less