Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » PERAK Ungkap Dugaan Pemerasan di Lingkungan Polda Sultra, Polisi Gadungan Diduga Bebas Berkeliaran

PERAK Ungkap Dugaan Pemerasan di Lingkungan Polda Sultra, Polisi Gadungan Diduga Bebas Berkeliaran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 506
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Kabaristana.com — Dugaan penipuan dan pemerasan yang terjadi di lingkungan kepolisian kembali mengusik rasa aman warga pencari keadilan. Seorang pelapor kasus penipuan mengaku mengalami kerugian lanjutan saat berada di area Resmob Unit Jatanras Polda Sulawesi Tenggara. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius tentang perlindungan negara terhadap warganya.

Situasi tersebut penting disorot karena kantor polisi seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat. Namun, ketika risiko justru muncul di dalam institusi penegak hukum, kepercayaan publik berpotensi terkikis.

Awal Laporan Dugaan Penipuan

Kasus ini bermula pada 13 November 2025. Saat itu, Gita Silvia Maia, warga Kota Kendari, melaporkan dugaan penipuan bermodus kerja sama pasir silika ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra. Dalam laporannya, korban menyebut telah menyerahkan dana Rp130 juta kepada terlapor, Fahril Palmahar Salam.

Namun, belakangan korban mengetahui pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah ada. Akibatnya, ia menanggung kerugian besar dan berharap proses hukum berjalan transparan.

Interaksi Mencurigakan di Jatanras

Pada hari yang sama, korban mendatangi lingkungan Resmob Jatanras untuk menindaklanjuti laporannya. Di lokasi itu, ia bertemu seorang pria bernama Muh Milga Ramdani. Pria tersebut mengaku sebagai anggota kepolisian dan menawarkan bantuan.

Selanjutnya, pria itu meminta uang tunai Rp500 ribu. Ia menyebut dana tersebut sebagai biaya makan penyidik. Setelah itu, permintaan uang terus berlanjut, baik secara tunai maupun melalui transfer.

Selain itu, pelaku mengaitkan permintaan tersebut dengan kebutuhan internal. Ia bahkan menyebut nama pimpinan Jatanras. Karena percaya dengan pengakuan tersebut, korban menuruti permintaan yang datang berulang kali.

Modus Berlanjut dan Kerugian Bertambah

Tidak berhenti di situ, pelaku juga meminta korban membayar biaya sewa mobil. Ia mengklaim kendaraan tersebut akan digunakan untuk menangkap terlapor. Karena itu, korban kembali mengeluarkan uang.

Akibat rangkaian permintaan tersebut, kerugian korban bertambah hingga puluhan juta rupiah. Dengan demikian, total kerugian jauh melebihi nilai awal laporan.

Sikap PERAK: Masalah Tata Kelola

Menanggapi kasus ini, Lembaga Pergerakan Rakyat Indonesia Sulawesi Tenggara (PERAK) menilai peristiwa tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan internal. Menurut organisasi ini, pihak sipil tidak seharusnya bebas beraktivitas dan mengatasnamakan kewenangan kepolisian di area kerja aparat.

Ketua Umum PERAK Sulawesi Tenggara, Ariansyah, menegaskan bahwa persoalan ini menyentuh wibawa negara. Ia menilai kasus ini sebagai alarm keras bagi institusi penegak hukum.

“Ketika warga mencari keadilan lalu justru dirugikan, negara gagal melindungi,” ujarnya.

Tekanan Publik dan Tuntutan Transparansi

Karena itu, PERAK mendesak Polda Sultra bertindak cepat dan terbuka. Organisasi tersebut meminta kepolisian mengusut dugaan tersebut secara menyeluruh. Mereka juga mendorong aparat menelusuri kemungkinan pembiaran atau keterlibatan oknum.

Sementara itu, kritik juga datang dari masyarakat sipil. Banyak pihak menilai kasus seperti ini dapat membuat warga enggan melapor. Jika dibiarkan, rasa takut berhadapan dengan aparat akan semakin kuat.

Risiko bagi Kepercayaan Masyarakat

Pada akhirnya, dampak kasus ini tidak berhenti pada korban. Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Sulawesi Tenggara ikut terancam. Jika aparat tidak menunjukkan ketegasan, legitimasi institusi bisa terus menurun.

Sebagai langkah lanjutan, PERAK menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara. Organisasi tersebut menegaskan aksi itu bertujuan mendorong akuntabilitas, sekaligus memastikan kantor polisi tetap menjadi ruang aman bagi masyarakat pencari keadilan.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai opsi energi rendah emisi di Indonesia

    Banyak Negara Bidik Investasi PLTN di Indonesia, BKPM Seleksi Lokasi dan Mitra

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | PLTN di Indonesia kembali menarik perhatian publik setelah pemerintah mengungkap meningkatnya minat investor asing di sektor energi nuklir. Isu ini menyentuh kepentingan luas masyarakat karena berkaitan langsung dengan keselamatan, lingkungan hidup, dan arah kebijakan energi nasional. Kebutuhan listrik nasional terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan kawasan perkotaan. Pada saat yang sama, pemerintah […]

  • PLTS 100 gigawatt Prabowo untuk percepat elektrifikasi nasional

    Prabowo Targetkan Pembangunan PLTS 100 Gigawatt untuk Percepat Elektrifikasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt untuk mempercepat elektrifikasi nasional. Langkah ini juga bertujuan memperkuat ketahanan energi Indonesia. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri acara 1 Tahun Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Menurut Prabowo, pemerintah ingin mempercepat pengembangan energi […]

  • Judi Deli Serdang menjadi sorotan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa.

    Soroti Maraknya Perjudian di Deli Serdang, DEMA Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kinerja Polresta

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) mengecam dugaan maraknya perjudian Deli Serdang yang masih berlangsung di sejumlah kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Menurut DEMA, praktik togel dan tembak ikan tersebut memicu keresahan masyarakat sekaligus menunjukkan perlunya penegakan hukum yang lebih tegas. Koordinator Aksi, Shawir Hasbi, menilai keberadaan praktik perjudian telah menurunkan kepercayaan […]

  • Iran tuntut AS kompensasi ditunjukkan melalui ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat

    Iran Desak AS Bayar Kompensasi dan Angkat Pasukan dari Teluk Persia

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 241
    • 1Komentar

    TEHERAN, (Kabaristana.com) | Iran menuntut Amerika Serikat membayar kompensasi atas kerusakan akibat serangan militer serta menarik seluruh pasukannya dari kawasan Teluk Persia sebagai syarat utama untuk menghentikan konflik yang terus meningkat. Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan tuntutan tersebut dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran SNN pada Sabtu. Ia menegaskan Iran hanya akan […]

  • Enam kali reshuffle kabinet Prabowo-Gibran telah dilakukan sejak 2025. Terbaru, posisi Menteri Keuangan kembali berganti

    Enam Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Terbaru Menkeu Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan susunan menteri atau reshuffle kabinet hari ini. Tercatat, ini merupakan reshuffle kabinet keenam yang dilakukan Prabowo sejak menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024. Dalam reshuffle hari ini, Prabowo mengganti Menteri Keuangan. Sumpah pelantikan telah digelar di Istana Negara, Senin (14/9/2026). Prabowo merombak posisi Menteri Keuangan yang […]

  • proyek sampah jadi listrik di Indonesia

    Danantara Perluas Proyek Sampah Jadi Listrik, 11 Daerah Siap Menyusul Pekan Depan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat penanganan sampah lewat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) langsung bergerak setelah menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan Danantara akan menggandeng 11 pemerintah daerah pekan depan. Ia memastikan penandatanganan tahap kedua segera berlangsung. Sejumlah […]

expand_less