Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Meluas di Aceh Barat
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- visibility 341
- comment 1 komentar
- print Cetak

ket: kebakaran hutan dan lahan gambut di kawasan Aceh Barat, minggu (18/1/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) | Kebakaran gambut Aceh Barat kembali meluas di sejumlah titik wilayah. Dalam beberapa hari terakhir, api muncul di lahan gambut yang mengering akibat cuaca kering berkepanjangan. Akibatnya, risiko kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat meningkat.
Sementara itu, petugas mencatat peningkatan kebakaran di wilayah bertanah gambut di Kabupaten Aceh Barat. Ketika curah hujan menurun, kadar air gambut ikut turun drastis. Oleh karena itu, gambut menjadi sangat mudah terbakar.
Selain itu, api tidak hanya menyebar di permukaan. Namun, panas juga merambat ke lapisan bawah tanah. Dengan demikian, petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk memadamkan titik api.
Di sisi lain, tim lapangan menemukan api di area terbuka. Sebelumnya, wilayah ini mengalami perubahan tutupan lahan. Akibat perubahan tersebut, kemampuan tanah menyimpan air menurun. Sehingga, gambut lebih cepat mengering.
Selanjutnya, kondisi gambut yang kering memicu kebakaran berulang. Meski begitu, upaya pemadaman terus berjalan. Pada saat yang sama, petugas membasahi lahan gambut untuk mencegah perluasan api.
Tak hanya itu, kebakaran gambut Aceh Barat menghasilkan asap tebal. Akibatnya, kualitas udara menurun dan kesehatan warga terancam. Selain berdampak pada kesehatan, kebakaran gambut juga melepaskan karbon dalam jumlah besar. Dengan kata lain, peristiwa ini memperburuk emisi gas rumah kaca.
Saat ini, penanganan difokuskan pada pemadaman dan pembasahan lahan. Namun demikian, langkah tersebut perlu disertai pencegahan jangka panjang. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memantau kelembapan gambut, mengendalikan pembukaan lahan, dan memulihkan sistem hidrologi.
Pada akhirnya, kebakaran gambut Aceh Barat bukan peristiwa tunggal. Sebaliknya, kebakaran muncul dari interaksi cuaca kering dan perubahan lingkungan. Dengan demikian, penanganan harus menggabungkan respons darurat dan kebijakan pencegahan berbasis data.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: https://kabaristana.com

Kebakaran Hutan itu ada dua kemungkinan di sengaja dan tidak di sengaja, jadi jika masyarakat beranggapan itu unsur kesengajaan itu tidak salah.
19 Januari 2026 12:10 am