Pencarian Korban Longsor Cisarua Berlanjut
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- visibility 324
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor Cisarua di Kabupaten Bogor dengan mengerahkan alat berat dan penyisiran manual.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, kabaristana.com | Pencarian korban longsor Cisarua masih berlanjut hingga hari ini di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tim gabungan terus melakukan operasi pencarian terhadap korban bencana tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu. Berdasarkan data sementara, petugas mencatat 79 orang masih dilaporkan hilang.
Sejak pagi hari, personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bogor, serta relawan bekerja di sejumlah titik terdampak. Tim mengerahkan alat berat untuk memindahkan material longsor dan melakukan penyisiran manual di area yang sulit dijangkau. Petugas menjalankan operasi secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan kerja.
BPBD Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa tim memfokuskan pencarian pada lokasi yang memiliki indikasi kuat keberadaan korban tertimbun. Petugas lapangan terus memantau kondisi tanah karena struktur tanah di sekitar lokasi masih labil akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Cuaca dan kontur medan menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi kerap memperlambat pergerakan alat berat dan membatasi jarak pandang petugas. Meski demikian, tim tetap menjaga ritme kerja agar operasi pencarian berjalan efektif dan terukur.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
https://www.bnpb.go.id
“Kami terus meningkatkan koordinasi lintas instansi agar proses pencarian berjalan optimal, tanpa mengabaikan faktor keselamatan personel,” kata perwakilan BPBD Kabupaten Bogor.
Selain fokus pada pencarian korban longsor Cisarua, pemerintah daerah juga menangani warga terdampak bencana. Petugas mendirikan posko darurat, menyalurkan bantuan logistik, serta membuka layanan kesehatan bagi pengungsi. Relawan turut memberikan dukungan psikososial, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Petugas masih menghimpun dan memperbarui data korban meninggal dunia serta korban luka. Pemerintah daerah menegaskan bahwa data tersebut bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area longsor dan selalu mematuhi arahan petugas, mengingat potensi bencana hidrometeorologi masih mengancam wilayah Bogor dan sekitarnya.
Pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa nasional lainnya melalui kanal Nasional di kabaristana.com. https://kabaristana.com/nasional



Saat ini belum ada komentar