Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dunia Dikepung Kabar Genting Saat Hormuz Memanas, Harga Minyak Terbang

Dunia Dikepung Kabar Genting Saat Hormuz Memanas, Harga Minyak Terbang

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Pasar keuangan Indonesia menunjukkan pergerakan beragam sepanjang pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 2,35% dan ditutup di level 7.634,00 pada Jumat (17/4/2026). Kenaikan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global yang mendorong lonjakan harga minyak.

Investor tetap masuk ke pasar saham, meskipun pelaku pasar asing mencatat aksi jual bersih sebesar Rp2,71 triliun. Nilai ini lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya.

Saham Grup Barito Jadi Motor Penggerak

Saham-saham Grup Barito memimpin penguatan IHSG. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melonjak 14,22% dan menjadi kontributor terbesar indeks. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ikut naik 16,45%, sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat 18,22%.

Selain itu, PT Petrosea Tbk (PTRO) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 15,35%. Kinerja saham-saham ini memperkuat sentimen positif di pasar.

Sejumlah saham lapis dua dan tiga mencatat lonjakan ekstrem. PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) memimpin dengan kenaikan 226%. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menyusul dengan kenaikan 203,10%.

Lonjakan ini menunjukkan minat spekulatif investor masih tinggi, terutama saat IHSG bergerak naik.

Tidak Semua Saham Menguat

Sebaliknya, saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengalami penurunan tajam. Harga sahamnya turun 29,55% dalam sepekan. Penurunan ini menunjukkan sebagian investor mulai melakukan aksi ambil untung di sektor tertentu.

Berbeda dengan IHSG, rupiah justru melemah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah turun 0,32% ke level Rp17.180/US$ pada akhir perdagangan pekan. Posisi ini menjadi level terlemah sepanjang sejarah.

Dalam sepekan, rupiah kehilangan 0,55% nilainya. Pelemahan ini terjadi seiring penguatan dolar AS di pasar global.

Tekanan Eksternal Dominasi Pasar

Faktor eksternal mendorong pelemahan rupiah. Penguatan dolar AS, ketegangan geopolitik di kawasan Hormuz, serta arus keluar modal dari pasar obligasi menekan mata uang domestik.

Selain itu, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tetap stagnan di level 6,583% dalam beberapa hari terakhir.

Prospek Pasar Masih Volatil

Ke depan, pasar keuangan Indonesia kemungkinan tetap bergerak fluktuatif. Investor perlu mencermati perkembangan geopolitik global, pergerakan harga minyak, dan arah kebijakan bank sentral.

Kondisi ini menuntut strategi yang lebih hati-hati, terutama di tengah ketidakpastian yang masih tinggi di pasar global.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Reuters

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai opsi energi rendah emisi di Indonesia

    Banyak Negara Bidik Investasi PLTN di Indonesia, BKPM Seleksi Lokasi dan Mitra

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | PLTN di Indonesia kembali menarik perhatian publik setelah pemerintah mengungkap meningkatnya minat investor asing di sektor energi nuklir. Isu ini menyentuh kepentingan luas masyarakat karena berkaitan langsung dengan keselamatan, lingkungan hidup, dan arah kebijakan energi nasional. Kebutuhan listrik nasional terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan kawasan perkotaan. Pada saat yang sama, pemerintah […]

  • dampak konflik Timur Tengah terhadap krisis pangan global terlihat dari kerusakan akibat serangan rudal di Bnei Brak Israel

    Krisis Timur Tengah Picu Ancaman Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 158
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Konflik yang terus memanas di Timur Tengah kini mendorong ancaman kelaparan global. World Food Programme (WFP) memperingatkan bahwa hingga 45 juta orang tambahan bisa jatuh ke kondisi rawan pangan akut jika konflik berlanjut dan harga energi tetap tinggi. Selain itu, angka tersebut akan menambah sekitar 318 juta orang yang saat ini sudah […]

  • pergantian pimpinan OJK di tengah dinamika pasar modal

    Pergantian Pimpinan OJK Dinilai Tak Ganggu Stabilitas Pasar Modal

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Pergantian pimpinan OJK kembali menyita perhatian publik setelah sejumlah pejabat strategis lembaga pengawas keuangan tersebut mengundurkan diri. Situasi ini penting karena perubahan kepemimpinan kerap memengaruhi persepsi pasar, khususnya terkait stabilitas pasar modal dan kepercayaan investor di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pergantian Pimpinan OJK dan Risiko Stabilitas Pasar Pada dasarnya, perubahan pucuk pimpinan […]

  • kualitas udara Jakarta tidak sehat terlihat dari lanskap kota tertutup polusi

    Usai Libur Lebaran, Polusi Udara Jakarta Memburuk di Pagi Hari

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Selasa Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Selasa pagi. Hal ini terjadi karena aktivitas warga meningkat setelah libur panjang Lebaran 2026. Berdasarkan data IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 127 atau masuk kategori tidak sehat. Selain itu, pemantauan pukul 06.30 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 menyentuh 46 mikrogram per meter kubik. Akibatnya, kondisi […]

  • tambang pasir ilegal Konaweeha di Sungai Konaweeha

    Soal Tambang Pasir Ilegal Di Sungai Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS Wilayah IV Kendari.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) – Kasus tambang pasir ilegal di Sungai Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, memasuki babak baru. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat penegak hukum memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari. Ampuh Sultra menilai Sungai Konaweeha berada di bawah pengawasan BWS IV Kendari. Karena itu, lembaga […]

  • Kebakaran Kemayoran berulang menunjukkan lemahnya tata kelola risiko kebakaran di permukiman padat Jakarta

    Kemayoran Sudah Tiga Kali Terbakar – Kapan Negara Berhenti Pura-Pura Terkejut?

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Oleh: Arief Fathurrachman Aktivis Masyarakat Perkotaan Indonesia (MAPI) Dalam rentang 72 jam, dua kebakaran besar melanda permukiman padat di Jakarta Pusat. Pada Senin malam, 1 Juni 2026, api menghanguskan 304 bangunan di Kemayoran Gempol, Kebon Kosong. Lebih dari 600 jiwa kehilangan tempat tinggal, termasuk 90 balita, 35 lansia, dan sejumlah ibu hamil. Saat petugas masih […]

expand_less