La Manuela Escobar Dilelang, Negara Raup Rp33,6 Miliar
- account_circle Brian putra
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 282
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Kolombia Melelang Properti Milik Mntan Gembong Narkoba, Pablo escobar seharga 7,7 milliar peso atau setara RP 33,6 milliar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, kabaristana.com – La Manuela Escobar kembali menarik perhatian publik internasional. Kali ini, pemerintah Kolombia melelang kediaman mewah yang dahulu menjadi simbol kekuasaan gembong narkoba paling terkenal di negara tersebut. (07/02/2026).
Pemerintah Kolombia menjual properti milik Pablo Escobar dengan nilai 7,7 miliar peso Kolombia, atau sekitar Rp33,6 miliar. Melalui lelang resmi, negara mengembalikan aset hasil kejahatan narkotika ke jalur hukum yang sah.
Selain itu, lembaga pengelola aset sitaan narkoba secara aktif mengawasi proses lelang. Pemerintah menyita properti ini setelah jaringan Kartel Medellín runtuh. Oleh karena itu, negara memutuskan untuk melepas aset tersebut kepada publik melalui mekanisme terbuka.
La Manuela berdiri di kawasan Doradal, Departemen Antioquia. Pada masa kejayaannya, Escobar membangun kompleks ini sebagai tempat peristirahatan pribadi. Saat itu, properti tersebut memiliki kolam renang besar, dermaga pribadi, serta kebun binatang mini berisi satwa eksotis. Namun seiring berjalannya waktu, bangunan ini mengalami kerusakan akibat lama terbengkalai.
Meski demikian, pemerintah Kolombia melihat nilai strategis dari aset tersebut. Melalui penjualan ini, negara memperoleh dana segar untuk kepentingan publik. Selanjutnya, pemerintah mengalokasikan hasil lelang untuk program sosial, pembangunan daerah, dan pemulihan korban kejahatan terorganisir.
Lebih jauh lagi, penjualan La Manuela membawa pesan simbolik yang kuat. Negara ingin menghapus citra kejayaan kriminal dari ruang publik. Dengan demikian, pemerintah menegaskan bahwa peninggalan kejahatan narkoba tidak lagi menjadi simbol kekuasaan, melainkan sumber manfaat sosial.
Pada akhirnya, kasus ini menunjukkan komitmen Kolombia dalam memerangi kejahatan narkotika. Pemerintah tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga secara aktif mengelola aset sitaan demi kepentingan masyarakat luas.
- Penulis: Brian putra
- Editor: Muh. Nur alim



Saat ini belum ada komentar