Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » FRPSH Desak Polda Metro Jaya Usut Dugaan Penghalangan Eksekusi Eks Hotel Sultan

FRPSH Desak Polda Metro Jaya Usut Dugaan Penghalangan Eksekusi Eks Hotel Sultan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Front Rakyat Pengawal Supremasi Hukum (FRPSH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Kamis (25/6/2026). Massa aksi mendesak kepolisian mengusut dugaan penghalangan pelaksanaan eksekusi kawasan eks Hotel Sultan yang berlangsung pada 18 Juni 2026.

Koordinator aksi, Rendy Salim, mengatakan eksekusi tersebut mengacu pada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Karena itu, ia meminta aparat menegakkan hukum secara tegas.

FRPSH Soroti Pelaksanaan Eksekusi

Rendy menjelaskan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah membacakan penetapan eksekusi. Penetapan itu memerintahkan pengembalian tanah dan bangunan bekas Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 26 dan Nomor 27 Gelora kepada negara.

Pada 18 Juni 2026, tim gabungan pemerintah mengosongkan dan mengambil alih 15 bangunan di kawasan eks Hotel Sultan. Langkah itu menjadi bagian dari penertiban aset negara.

“Kami meminta aparat penegak hukum menegakkan supremasi hukum dan mengusut setiap dugaan penghalangan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata Rendy Salim saat berorasi.

Massa Minta Polisi Usut Dugaan Penghalangan

FRPSH menilai sejumlah pihak melakukan perlawanan saat proses eksekusi berlangsung. Massa juga menduga ada mobilisasi massa yang memicu kericuhan dan benturan dengan aparat keamanan.

Menurut FRPSH, aparat perlu menyelidiki dugaan tersebut secara menyeluruh. Mereka meminta kepolisian bekerja sesuai aturan hukum yang berlaku.

Tiga Tuntutan FRPSH kepada Polda Metro Jaya

Dalam pernyataan sikapnya, FRPSH menyampaikan tiga tuntutan.

Pertama, mereka meminta Polda Metro Jaya memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga berperan menghalangi proses eksekusi. Tuntutan itu juga menyebut nama Pontjo Sutowo dan Syahril Muhammad Tua apabila penyidik menemukan bukti dan fakta hukum yang cukup.

Kedua, FRPSH meminta Kapolda Metro Jaya menindak tegas setiap pihak yang terbukti mengorganisasi atau menggerakkan massa untuk menghalangi pelaksanaan putusan pengadilan.

Ketiga, mereka mendorong aparat mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat. Namun, proses penyelidikan harus tetap mengedepankan due process of law dan asas praduga tidak bersalah.

Aksi Berlangsung Kondusif

Aparat kepolisian mengawal jalannya aksi hingga selesai. Demonstrasi berlangsung tertib dan kondusif tanpa gangguan berarti.

Hingga berita ini diterbitkan, Polda Metro Jaya maupun pihak-pihak yang disebut dalam tuntutan aksi belum memberikan keterangan resmi. Kabaristana.com akan memperbarui informasi setelah memperoleh tanggapan dari pihak terkait.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuhan Ali Khamenei memicu kecaman Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

    PM Malaysia Kecam Pembunuhan Khamenei, Peringatkan Timur Tengah di Ambang Krisis Berkepanjangan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, (kabaristana.com) | Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia menilai insiden tersebut mendorong Timur Tengah ke arah ketidakstabilan serius dan berkepanjangan. Dalam pernyataan resmi di Kuala Lumpur, Minggu (1/3), Anwar menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Iran. Ia menegaskan bahwa penargetan terhadap seorang kepala negara menciptakan preseden berbahaya […]

  • Bripda MS minta maaf saat sidang kode etik Polri di Polda Maluku

    Anggota Brimob Minta Maaf di Sidang Etik, Polda Maluku Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    AMBON, (Kabaristana.com) | Bripda MS minta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Polda Maluku, Selasa. Permintaan maaf tersebut muncul menyusul kasus dugaan penganiayaan terhadap pelajar Madrasah Tsanawiyah di Kota Tual yang meninggal dunia. Sejak awal sidang, Bripda MS secara terbuka mengakui kelalaiannya. Oleh karena itu, ia […]

  • KPK selidiki kasus suap proyek kereta api dengan Dirjen Kemenhub Risal Wasal

    KPK Selidiki Suap Proyek Kereta Api, Dirjen Kemenhub Risal Wasal Diperiksa

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 347
    • 2Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api. Pada 23 April 2026, KPK memeriksa Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Mohamad Risal Wasal. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam peran Sudewo (SDW), yang menjadi tersangka utama dalam kasus suap terkait proyek kereta api. […]

  • Yonif 700 Raider Gelar Karya Bakti

    Yonif 700 Raider Gelar Karya Bakti

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Yonif 700 Raider/WYC, melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan sampah di Pasar Terong, Kota Makassar. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian prajurit TNI Angkatan Darat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional. (08/02/2026)., Prajurit dari Batalyon 700 Raider Wira Cakti Yudha memulai kegiatan sejak pagi hari. Mereka menyisir […]

  • Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menghadiri konferensi tentang ketahanan pangan nasional di Jakarta sebagai upaya memperkuat stabilitas pangan dan pengendalian inflasi.

    Ketahanan Pangan Nasional Jadi Fokus BI, GPIPS dan Insentif KLM Diperkuat untuk Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Bank Indonesia memperkuat Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) serta memberikan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM). Langkah tersebut bertujuan menjaga pasokan pangan, menstabilkan harga, dan mengendalikan inflasi sesuai target. Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali […]

  • Kerusakan Hutan Akibat Tambang Nikel di Indonesia Timur

    Hutan di Indonesia Timur Rusak Akibat Tambang Nikel

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Setiap kali tambang nikel dibuka, sepotong hutan di Indonesia Timur menghilang dari peta, sementara narasi pembangunan terus menutupi biaya lingkungan yang jarang benar-benar dihitung. Jakarta, kabaristana.com | Kerusakan hutan akibat tambang nikel di Indonesia Timur semakin nyata seiring meningkatnya aktivitas pertambangan dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan lahan berskala besar untuk mengejar produksi nikel telah mengubah […]

expand_less