Ramadan Lights di London Resmi Menyala
- account_circle Brian putra
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 200
- comment 1 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi, 30 ribu Lampu Led menyala di pusat kota London, Sebagai Simbol penghoramatan dan kebersamaan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – 30 ribu led london resmi menyala sebagai penanda dimulainya bulan suci Ramadan hingga Idulfitri. Pemerintah Inggris menghadirkan pencahayaan tematik ini di pusat kota London untuk merayakan Ramadan secara terbuka dan inklusif. Sejak malam pertama, instalasi cahaya tersebut langsung menarik perhatian warga lokal maupun wisatawan. (15/02/2026).
Peresmian oleh Wali Kota London
Wali Kota London, Sadiq Khan, membuka langsung penyalaan lampu di salah satu kawasan ikonik ibu kota. Pemerintah kota menggagas program ini sebagai bentuk pengakuan terhadap keberagaman budaya dan agama yang hidup berdampingan di London. Inisiatif tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah dalam merawat kohesi sosial di ruang publik.
Ribuan Lampu Hiasi Ruang Publik
Pemerintah London memasang ribuan lampu LED di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Setiap malam selama Ramadan, lampu-lampu tersebut menerangi jalan utama, alun-alun, dan ruang terbuka kota. Kehadiran pencahayaan tematik menciptakan suasana religius yang hangat serta ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pesan Toleransi dan Kebersamaan
Sadiq Khan menegaskan bahwa London terus memperkuat identitasnya sebagai kota multikultural. Ia menilai Ramadan sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan membangun saling pengertian antar komunitas yang hidup di ibu kota Inggris.
“London merayakan keberagaman sebagai kekuatan bersama. Ramadan memberi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan,” ujar Sadiq Khan.
Teknologi Ramah Lingkungan
Dalam pelaksanaannya, pemerintah kota memilih teknologi LED hemat energi. Langkah ini sejalan dengan kebijakan lingkungan London yang menekankan efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon. Pemerintah juga memastikan sistem pencahayaan aman digunakan serta mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca.
Antusiasme Warga dan Dampak Ekonomi
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama penyalaan. Warga datang bersama keluarga untuk menyaksikan dekorasi Ramadan dan mengabadikan momen tersebut melalui media sosial. Kehadiran pengunjung menciptakan suasana kota yang lebih hidup pada malam hari.
Selain menyampaikan pesan toleransi, program 30 ribu led london turut memberikan dampak ekonomi. Aktivitas usaha malam hari meningkat, terutama pada sektor kuliner, ritel, dan pariwisata di sekitar lokasi penyalaan lampu. Hingga Idulfitri tiba, cahaya Ramadan akan terus menerangi London sebagai simbol perdamaian dan kebersamaan.
- Penulis: Brian putra
- Editor: Muh. Nur Alim
- Sumber: https://www.bbc.com/news/topics/cwlw3xz0lqdt/islam



xqu721
8 Mei 2026 4:14 pm