Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Iran Bantah Klaim Netanyahu, IRGC Tegaskan Produksi Rudal Tetap Berjalan di Tengah Konflik

Iran Bantah Klaim Netanyahu, IRGC Tegaskan Produksi Rudal Tetap Berjalan di Tengah Konflik

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran melalui Garda Revolusi atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan bahwa produksi rudal nasional tetap berlangsung normal, sekaligus membantah klaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut kemampuan tersebut telah melemah.

Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naeini, menyatakan industri rudal Iran tidak terdampak signifikan meski berada dalam situasi konflik. Pernyataan ini disampaikan dalam laporan media pemerintah Iran yang dirilis pada Jumat (20/3/2026).

Menurut Naeini, kapasitas produksi rudal Iran tetap berada pada level maksimal. Ia bahkan mengibaratkan performa industri tersebut dengan nilai sempurna dalam sistem pendidikan Iran.

“Kami tetap memproduksi rudal bahkan dalam kondisi perang. Tidak ada masalah dalam produksi maupun cadangan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons atas pernyataan Netanyahu sehari sebelumnya. Dalam konferensi pers, Netanyahu mengklaim Iran tidak lagi memiliki kemampuan memproduksi rudal balistik dan menyebut posisi Iran semakin melemah.

Namun, pihak IRGC menolak keras klaim tersebut. Naeini juga menegaskan bahwa konflik yang berlangsung belum menunjukkan tanda akan segera berakhir. Ia menyebut masyarakat Iran masih siap menghadapi situasi perang hingga ancaman benar-benar hilang.

“Perang ini akan berlanjut sampai musuh tidak lagi menjadi ancaman,” katanya.

Ketegangan antara Iran dan Israel dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat. Kedua negara terlibat dalam konflik terbuka maupun tidak langsung melalui pihak proksi di kawasan Timur Tengah. Kondisi ini memicu kekhawatiran global terkait potensi eskalasi konflik yang lebih luas, terutama dengan keterlibatan kekuatan militer strategis seperti rudal balistik.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Haikal Hasan BPJPH imbau produk halal Lebaran

    BPJPH Ajak Masyarakat Perkuat Konsumsi Halal Saat Idul Fitri

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Produk halal Lebaran menjadi perhatian utama seiring meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Idul Fitri. Oleh karena itu, pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengajak masyarakat lebih teliti saat berbelanja. Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menegaskan masyarakat perlu memastikan kehalalan setiap produk. Selain itu, ia menilai lonjakan belanja harus diimbangi dengan kesadaran konsumen. […]

  • Mengapa Laksamana Keumalahayati Layak Lebih Dikenal Secara Nasional

    Mengapa Laksamana Keumalahayati Layak Lebih Dikenal Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 266
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Nama Laksamana Keumalahayati seharusnya berdiri sejajar dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah Indonesia. Namun, ingatan kolektif bangsa terlalu lama mengabaikannya. Padahal, jauh sebelum Indonesia merdeka, Keumalahayati sudah memimpin perang, menyusun strategi laut, dan menjaga kedaulatan wilayah Nusantara. Sejarah mencatat kiprahnya lebih awal dibanding banyak pahlawan perempuan nasional lainnya. Laksamana Perempuan Pertama dan Pemimpin […]

  • pelecehan seksual kampus ilustrasi kasus mahasiswi Caption: Ilustrasi kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus

    Geger! Dugaan Pelecehan Seksual di IAI Rawa Aopa, Lidik Sultra: Ketua Yayasan Ternyata Anak Terduga Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis 1
    • visibility 319
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) –  Dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Kabupaten Konawe Selatan, terus berkembang. Publik menyoroti kasus ini setelah muncul fakta baru terkait pimpinan yayasan. Ketua yayasan diketahui memiliki hubungan keluarga langsung dengan terduga pelaku. Ia merupakan anak dari pemilik yayasan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran soal konflik kepentingan. […]

  • KPK periksa Lippo Cikarang di Gedung Merah Putih Jakarta

    KPK Dalami Kasus Suap Bekasi, Pegawai Legal Lippo Cikarang Kembali Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 184
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus KPK periksa Lippo Cikarang kembali menarik perhatian publik. Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi yang melibatkan pejabat daerah dan pihak swasta. KPK Periksa Lippo Cikarang dalam Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa pegawai dari Lippo Cikarang. Dalam hal ini, penyidik menelusuri keterkaitan saksi […]

  • Gedung KPK di Jakarta sebagai kantor Komisi Pemberantasan Korupsi terkait imbauan KPK tolak gratifikasi.

    KPK soal Amplop Raja Juli: Pemberian Harusnya Ditolak Sejak Awal

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh penyelenggara negara menolak setiap pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi. Imbauan itu muncul setelah publik menyoroti penerimaan amplop oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pejabat negara harus menolak setiap bentuk pemberian sejak awal. […]

  • Kanada kirim pasukan ke Greenland dalam latihan militer NATO

    Kanada Pertimbangkan Kirim Pasukan ke Greenland, Dukung Denmark di Tengah Latihan NATO

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 435
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Kanada kirim pasukan ke Greenland menjadi perhatian internasional seiring meningkatnya dinamika keamanan di kawasan Arktik. Pemerintah Kanada kini mengkaji rencana pengiriman sejumlah kecil personel militer untuk mengikuti latihan bersama negara-negara anggota NATO di wilayah Greenland. Harian The Globe and Mail melaporkan rencana tersebut dengan mengutip dua pejabat senior Kanada. Mereka menyampaikan bahwa […]

expand_less