Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Strategi di Balik Eskalasi: Mengapa Perdamaian Timur Tengah Kian Menjauh?

Strategi di Balik Eskalasi: Mengapa Perdamaian Timur Tengah Kian Menjauh?

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) || Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel meningkatkan operasi militernya di Lebanon. Sejumlah analis melihat langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar respons keamanan sesaat.

Operasi Militer Bukan Sekadar Taktis

Pengamat Timur Tengah menilai Israel tidak hanya menargetkan kekuatan Hizbullah. Mereka melihat adanya upaya sistematis untuk membentuk ulang kondisi militer dan politik di Lebanon selatan.

Konsep “zona keamanan” yang diusung Israel menunjukkan keinginan untuk mengontrol wilayah perbatasan dalam jangka panjang. Strategi ini berpotensi menciptakan perubahan permanen di lapangan.

Sinyal Perluasan Wilayah

Israel meningkatkan serangan udara dan memperluas operasi darat sejak awal Maret. Sejumlah pejabat secara terbuka menyampaikan rencana memperluas zona keamanan hingga Sungai Litani.

Pernyataan dari Benjamin Netanyahu memperkuat dugaan bahwa kebijakan ini mengandung dimensi politik dan teritorial, bukan hanya militer.

Dampak Besar bagi Warga Sipil

Serangan yang terjadi pada April menimbulkan korban jiwa dan luka dalam jumlah besar. Konflik ini juga memaksa lebih dari satu juta warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Kondisi tersebut memicu kritik internasional dan memperkecil peluang tercapainya gencatan senjata dalam waktu dekat.

Perang dan Kepentingan Politik

Analis menilai pemerintah Israel memanfaatkan konflik untuk menjaga stabilitas politik dalam negeri. Situasi perang mengalihkan perhatian publik dari tekanan politik terhadap pemerintah.

Strategi ini memberi ruang bagi kepemimpinan untuk mempertahankan agenda keamanan sekaligus menunda dinamika politik domestik.

Konflik Meluas ke Tingkat Regional

Ketegangan di Lebanon berkaitan erat dengan dinamika kawasan, termasuk peran Iran dalam konflik.

Sejumlah pihak mendorong agar Lebanon masuk dalam perundingan regional, namun hingga kini belum tercapai kesepakatan yang jelas.

Peluang Damai Masih Kecil

Berbagai kepentingan yang saling bertabrakan membuat perdamaian sulit terwujud dalam waktu dekat. Konflik ini tidak hanya melibatkan aspek militer, tetapi juga politik dan geopolitik yang kompleks.

Selama kepentingan strategis masing-masing pihak belum menemukan titik temu, ketegangan di Timur Tengah kemungkinan akan terus berlanjut.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Reuters

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penolakan Pilkada dipilih DPRD oleh DPRD DKI Jakart

    Legislator DKI Tegas Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 611
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menolak keras wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai gagasan tersebut melemahkan demokrasi dan menjauhkan rakyat dari hak politiknya. Menurut Kenneth, Pilkada langsung lahir dari perjuangan Reformasi 1998. Karena itu, ia menegaskan negara tidak boleh mundur dari sistem yang memberi rakyat hak memilih secara langsung. […]

  • hauling batu bara di jalan umum Barito Utara Desa Sikui

    Hauling Batu Bara di Jalan Umum, Warga Desa Sikui Desak Pemkab Barito Utara Bertindak Tegas

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 1.926
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memprotes aktivitas angkutan batu bara di jalan umum. Truk pengangkut batu bara melintas hampir setiap hari. Akibatnya, debu beterbangan di sekitar permukiman. Selain itu, kondisi jalan mulai rusak. Karena itu, warga merasa khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan. Hendriwon T.K., warga Desa […]

  • Pulau Buatan China Usai 12 Tahun Reklamasi Pasir

    Pulau Buatan China Usai 12 Tahun Reklamasi Pasir

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Pulau buatan China kini berdiri setelah pemerintah Beijing menjalankan reklamasi pasir selama sekitar 12 tahun di kawasan Laut China Selatan. Proyek ini menjadi salah satu reklamasi laut terbesar di dunia dan langsung memicu perhatian internasional karena lokasinya berada di wilayah strategis. (18/01/2026). China mengerahkan kapal pengeruk raksasa untuk menyedot pasir dan sedimen dari […]

  • tambang pasir ilegal Konaweeha di Sungai Konaweeha

    Soal Tambang Pasir Ilegal Di Sungai Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS Wilayah IV Kendari.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) – Kasus tambang pasir ilegal di Sungai Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, memasuki babak baru. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat penegak hukum memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari. Ampuh Sultra menilai Sungai Konaweeha berada di bawah pengawasan BWS IV Kendari. Karena itu, lembaga […]

  • Nadiem Makarim tahanan rumah kasus Chromebook

    Nadiem Makarim Resmi Jalani Tahanan Rumah Terkait Kasus Chromebook Kemendikbudristek

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 2Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mulai menjalani tahanan rumah sejak Senin malam (11/5). Status itu terkait dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek tahun 2019–2022. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan jaksa telah menjalankan keputusan majelis hakim pada Senin malam. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor […]

  • timnas hoki Indonesia Oman kualifikasi Asian Games 2026 Bangkok

    Indonesia Tumbang 1-4 dari Oman, Evaluasi Jadi Kunci Laga Berikutnya di Kualifikasi Asian Games 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Timnas hoki Indonesia Oman menjadi perhatian dalam kualifikasi Asian Games 2026 setelah Indonesia kalah 1-4 dari Oman. Hasil ini mendorong tim untuk segera melakukan evaluasi demi menjaga peluang lolos dari fase grup. Jalannya Pertandingan Indonesia membuka laga dengan permainan agresif. Serangan cepat dari lini depan membuahkan hasil ketika Aulia Akbar Al Ardh […]

expand_less