PM Malaysia Kecam Pembunuhan Khamenei, Peringatkan Timur Tengah di Ambang Krisis Berkepanjangan
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- visibility 200
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan sikap pemerintah Malaysia terkait pembunuhan Ali Khamenei dan situasi Timur Tengah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUALA LUMPUR, (kabaristana.com) | Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia menilai insiden tersebut mendorong Timur Tengah ke arah ketidakstabilan serius dan berkepanjangan.
Dalam pernyataan resmi di Kuala Lumpur, Minggu (1/3), Anwar menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Iran. Ia menegaskan bahwa penargetan terhadap seorang kepala negara menciptakan preseden berbahaya bagi tatanan internasional.
Anwar memperingatkan pihak-pihak yang merayakan kematian Khamenei agar memahami dampak luas dari tindakan tersebut. Menurutnya, ancaman bersifat eksistensial sering memicu reaksi yang sulit diprediksi dan memperbesar risiko konflik.
Pada saat yang sama, Anwar mendesak semua pihak menahan diri. Malaysia, kata dia, sejalan dengan seruan internasional untuk menghentikan eskalasi lebih lanjut dan membuka kembali jalur dialog.
Perdana menteri menegaskan bahwa keselamatan warga Malaysia menjadi prioritas utama. Warga Malaysia berada di Iran, negara-negara Teluk, dan kawasan Timur Tengah lainnya.
Ia memastikan pemerintah telah menginstruksikan seluruh perwakilan diplomatik untuk memberi perlindungan maksimal. Pemerintah juga menyediakan mandat dan sumber daya penuh bagi perwakilan Malaysia di wilayah terdampak.
Selain aspek kemanusiaan, pemerintah Malaysia menilai dampak ekonomi konflik tersebut. Evaluasi mencakup potensi gangguan ruang udara dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Anwar menegaskan konflik ini dapat memengaruhi perdagangan dan keamanan energi Malaysia. Pemerintah, katanya, akan bertindak untuk melindungi kepentingan nasional.
Malaysia menyerukan gencatan senjata segera dan perlindungan warga sipil. Anwar menekankan penyelesaian krisis harus melalui diplomasi, pengendalian diri, dan kemauan politik yang kuat.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar