China Klaim Tak Pasok Senjata ke Iran, Gedung Putih Sampaikan Jaminan ke Trump
- account_circle Rahman
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- visibility 197
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan pernyataan dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026), terkait isu China tak pasok senjata ke Iran di tengah konflik.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WASHINGTON, (Kabaristana.com) || Isu China tak pasok senjata ke Iran menjadi perhatian global setelah Gedung Putih mengonfirmasi adanya jaminan dari Presiden China, Xi Jinping, kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan bahwa Xi secara langsung menegaskan posisi tersebut dalam komunikasi dengan Trump. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
“Presiden Xi memastikan kepada Presiden Trump bahwa China tidak memasok senjata ke Iran selama konflik berlangsung,” kata Leavitt.
China Tak Pasok Senjata ke Iran di Tengah Ketegangan Global
Pernyataan bahwa China tak pasok senjata ke Iran dinilai penting untuk meredakan kekhawatiran negara-negara Barat. Amerika Serikat terus memantau potensi keterlibatan kekuatan besar dalam konflik kawasan.
Meski China telah memberikan jaminan, Washington tetap berhati-hati. Pemerintah AS ingin memastikan tidak ada dukungan, baik langsung maupun tidak langsung, kepada Iran.
Peran China dalam Minyak Iran Masih Dominan
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyoroti hubungan ekonomi antara China dan Iran. Ia menyebut China masih menjadi pembeli utama minyak Iran.
Menurutnya, China membeli lebih dari 90 persen ekspor minyak Iran. Angka itu setara dengan sekitar delapan persen kebutuhan energi nasional China.
Bessent juga menyinggung potensi gangguan di Selat Hormuz. Ia menilai gangguan di jalur tersebut dapat memengaruhi distribusi minyak global.
AS Peringatkan Bank China Terkait Iran
Selain sektor energi, AS juga meningkatkan pengawasan pada sistem keuangan. Pemerintah mengirim peringatan kepada dua bank China.
Departemen Keuangan AS meminta bank tersebut tidak memproses transaksi yang berkaitan dengan Iran. Jika pelanggaran terjadi, sanksi akan dijatuhkan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Washington dalam menekan potensi aliran dana yang dapat mendukung Iran.
Dampak Global dari Isu China Tak Pasok Senjata ke Iran
Isu China tak pasok senjata ke Iran tidak hanya berdampak pada hubungan bilateral, tetapi juga stabilitas global. Pasar energi, jalur perdagangan, dan keamanan kawasan menjadi taruhan.
Amerika Serikat dan sekutunya akan terus memantau perkembangan situasi. Sementara itu, China berupaya menjaga posisinya sebagai mitra ekonomi tanpa terlibat langsung dalam konflik.
Sumber: Anadolu
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana



Saat ini belum ada komentar