Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LUWU TIMUR, (Kabaristana.com) || Rabu (15/04/2026) – Isu penyaluran BBM subsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Portal Batarapos.com memuat isu tersebut pada Selasa (14/4/2026).

Pemberitaan itu menyinggung dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi dinas. Selain itu, pengelola SPBU menyampaikan keluhan. Kepala Dinas Pertanian juga disebut terkejut.

Namun, sehari kemudian, pihak terkait langsung memberi klarifikasi. Mereka ingin meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dinas Tegaskan Prosedur Sudah Sesuai

Sebelumnya, media menyebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Subhan, terkejut dengan dugaan pelangsir di SPBU Lopi.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), M. Rahmatullah Azis, memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa ia menandatangani dokumen sesuai prosedur.

Ia memeriksa berkas terlebih dahulu. Ia memastikan semua syarat sudah lengkap. Selain itu, kebutuhan petani saat panen memang mendesak.

“Saya tanda tangan karena berkasnya lengkap dan sesuai aturan,” ujar Rahmatullah.

Ia juga menyebut bahwa langkah tersebut bertujuan mempercepat pelayanan. Ia tetap berkoordinasi dengan pimpinan sebelum mengambil keputusan.

Volume BBM Tidak Sesuai Pemberitaan

Pemberitaan sebelumnya menyebut kebutuhan BBM mencapai 2.000 liter per hari. Namun, pendamping petani membantah angka tersebut.

Ia menjelaskan bahwa angka itu merupakan total keseluruhan. Angka itu bukan untuk satu kelompok tani.

Setiap kelompok hanya mengambil sekitar 150 liter per hari. Jika membawa dua surat kuasa, jumlahnya sekitar 300 liter.

“Angka 2.000 liter itu tidak benar untuk satu kelompok,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah tersebut masih kurang. Kebutuhan alat panen di lapangan cukup besar.

Penggunaan BBM Diatur SPBU

Petugas SPBU mengatur pembagian BBM setiap hari. Mereka menyesuaikan dengan masa berlaku surat rekomendasi.

Surat tersebut berlaku selama dua bulan. Jika kuota tidak habis, maka surat tidak berlaku lagi.

Pendamping petani juga menjelaskan peran dinas. Dinas hanya mengusulkan data melalui aplikasi MyPertamina. Sementara itu, pihak Pertamina menetapkan kuota.

Bantahan Tudingan Pelangsir

Pemberitaan juga menyebut adanya kendaraan pelangsir. A. Yani langsung membantah tudingan tersebut.

Ia menegaskan bahwa ia hanya membantu kelompok tani. Ia membawa surat kuasa resmi saat mengambil BBM.

“Saya bukan pelangsir. Saya hanya membantu,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kendaraannya menggunakan tangki standar. Setelah itu, ia langsung mengantar BBM ke pengurus kelompok tani.

Kelompok Tani Merasa Terbantu

Ketua Kelompok Tani Mekar Sari Utama, I Kadek Nariana, membenarkan penggunaan BBM tersebut. Ia menggunakan BBM itu untuk mengoperasikan alat panen.

Ketua Kelompok Tani Darma Bakti, Made Wartama, juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai pemberitaan sebelumnya tidak sesuai fakta.

“Kami hanya menerima sekitar 150 liter per hari. Jumlah itu masih kurang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan BBM sangat membantu. Kelompoknya bisa menghemat biaya operasional harian.

Saat ini, mereka mengoperasikan alat panen di lahan seluas 20 hektar per hari di Desa Balirejo.

Harapan Agar Tidak Terjadi Kesalahpahaman

Para pihak berharap klarifikasi ini bisa meluruskan informasi di masyarakat. Mereka juga ingin distribusi BBM tetap berjalan lancar.

Selain itu, mereka berharap proses panen raya tidak terganggu. Dukungan BBM yang tepat sasaran sangat penting bagi petani.

Sumber: Andi Rivaldi

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPM Sultra desak Kejagung dalam kasus dugaan korupsi tambang nikel Kolaka

    GPM Sultra Desak Kejagung Periksa Ketua DPD Golkar Kolaka dalam Kasus Dugaan Korupsi Nikel

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Gerakan Pemuda Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GPM Sultra) Jakarta mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengambil alih penanganan dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Desakan itu muncul setelah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) memperluas penyidikan. Dalam proses tersebut, penyidik menggeledah rumah jabatan dan rumah pribadi Wakil Bupati Kolaka. […]

  • Pertamina percepat penyaluran BBM bersubsidi untuk atasi antrean

    Pertamina percepat penyaluran BBM bersubsidi untuk atasi antrean

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (kabaristana.com) – PT Pertamina Patra Niaga mempercepat distribusi BBM bersubsidi di Pulau Madura, Jawa Timur. Langkah ini bertujuan mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Perusahaan memprioritaskan pengiriman dari terminal BBM. Pertamina juga menambah pasokan dan mengoptimalkan armada mobil tangki. Upaya tersebut bertujuan mempercepat layanan kepada masyarakat. Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra […]

  • aksi mahasiswa segel kantor Solway Investment Group Indonesia di Jakarta

    DULU DISANKSI AMERIKA, KINI BERULAH DI INDONESIA: JEJAK KELAM SOLWAY SWISS TERDETEKSI DI KONAWE UTARA, MAHASISWA SEGEL KANTOR AQUILA!

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle jurnalis1
    • visibility 384
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Publik Indonesia kembali menyoroti aktivitas Solway Investment Group, perusahaan tambang asal Swiss yang beroperasi di Sulawesi Tenggara. Di Indonesia, Solway menjalankan bisnisnya melalui Aquila Nickel Group dan anak usaha PT Bumi Konawe Minerina. Namun demikian, sorotan tersebut tidak muncul tanpa alasan. Sejumlah aktivis menilai perusahaan ini membawa rekam jejak bermasalah dari luar […]

  • momen hangat prabowo keluarga saat makan bersama di penghujung ramadan

    Hangat di Penghujung Ramadan, Prabowo Rayakan Kebersamaan Keluarga Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Momen hangat Prabowo keluarga terlihat jelas saat Presiden Prabowo Subianto menghabiskan waktu bersama orang terdekat di penghujung Ramadan 2026. Selain itu, kebersamaan tersebut mencerminkan suasana sederhana yang penuh makna menjelang Idul Fitri. Momen Hangat Prabowo Keluarga Jelang Idul Fitri Presiden Prabowo Subianto mengunggah momen tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat. Dalam […]

  • Impor Jawa Timur 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

    Impor Jawa Timur Tembus 10,39 Miliar Dolar AS hingga April 2026, Buah dan Perhiasan Jadi Pendorong Utama

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai impor provinsi ini mencapai 10,39 miliar dolar AS selama Januari-April 2026. Nilai tersebut naik 7,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 9,68 miliar dolar AS. Pelaksana Tugas Kepala BPS Jawa Timur, Herum Fajarwati, menyebut kenaikan impor didorong oleh penguatan sektor nonmigas. “Nilai impor […]

  • Pengiriman material huntara TNI AU ke Aceh menggunakan pesawat Hercules C-130

    TNI AU Kerahkan Hercules Antar Material Huntara ke Aceh

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 470
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI Angkatan Udara) terus mengambil peran aktif dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana. Kali ini, TNI AU mengerahkan pesawat angkut Hercules C-130 untuk mendistribusikan material pembangunan hunian sementara (huntara) ke Provinsi Aceh. Langkah ini menjadi bagian penting dari percepatan rehabilitasi pascabencana. Sebanyak 12,369 ton material milik PT […]

expand_less