Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, Pemerintah Hitung Dampak ke Subsidi BBM

Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, Pemerintah Hitung Dampak ke Subsidi BBM

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah mulai memicu kenaikan harga minyak dunia. Pemerintah Indonesia kini menghitung dampak lonjakan tersebut terhadap anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sedang mengkaji potensi kenaikan subsidi energi secara cermat.

“Kenaikan harga memang terjadi dan berpengaruh terhadap subsidi. Saat ini kami menghitungnya dengan hati-hati,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Rabu malam (4/3/2026).

Ia menjelaskan konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memberi tekanan pada pasar energi global. Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan situasi tersebut.

Meski kondisi geopolitik memanas, Bahlil memastikan pasokan energi nasional tetap aman. Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan BBM dan LPG di dalam negeri.

“Kami memahami situasi geopolitik sedang tidak stabil. Namun pemerintah sudah menyiapkan berbagai alternatif agar pasokan BBM dan LPG tetap aman,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah mulai mengalihkan sebagian sumber impor minyak mentah. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Bahlil menyebut sekitar 25 persen pasokan minyak mentah yang sebelumnya berasal dari Timur Tengah kini beralih ke Amerika Serikat secara bertahap.

Ia menegaskan pengalihan tersebut tidak bisa berlangsung sekaligus karena keterbatasan kapasitas penyimpanan minyak di dalam negeri.

“Pengiriman dilakukan bertahap. Kapasitas penyimpanan kita masih terbatas sehingga kita tidak bisa menerima semuanya sekaligus,” jelasnya.

Pemerintah berharap langkah diversifikasi pasokan energi ini dapat menjaga stabilitas energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 kuartal I menurut data BPS

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen, Pengamat Soroti Konsistensi Data dan Faktor Pendorong

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadi sinyal positif di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian pasar internasional. Capaian itu menunjukkan ekonomi Indonesia masih mampu bertahan dari tekanan eksternal. Namun, sejumlah ekonom menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup dilihat dari […]

  • kemacetan Jaktim usai Lebaran di Jalan Basuki Rachmat Jatinegara

    Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Jalan Basuki Rachmat Jaktim Kembali Macet Parah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kemacetan Jaktim usai Lebaran kembali muncul di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin pagi (30/3/2026). Warga langsung memadati jalan saat aktivitas kerja dan sekolah kembali berjalan normal. Ratusan pengendara memenuhi ruas jalan menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, hingga kawasan perkantoran di Jakarta Selatan. Arus lalu lintas bergerak lambat dan tersendat […]

  • skuad Thomas Indonesia tiba di Indonesia usai turnamen internasional

    Regenerasi PBSI Dipercepat, Pemain Muda Masuk Skuad Thomas & Uber Cup 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mempercepat regenerasi dengan memasukkan sejumlah pemain muda ke dalam skuad Thomas & Uber Cup 2026. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Indonesia menjaga daya saing di level dunia. Fokus pada Kesiapan Tim Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa tim pelatih memprioritaskan […]

  • kpk tahan pejabat bea cukai kasus suap

    KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Suap Impor Barang KW

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasetyo (PBPK). Dengan penahanan ini, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka ketujuh dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang tiruan atau KW. Sebelumnya, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka pada 26 Februari 2026. Penetapan tersebut muncul setelah penyidik memeriksa […]

  • DPP GARANSI mendukung KPK mengusut dugaan aliran dana Rp3,5 miliar kepada Akbar Himawan Buchari dan meminta proses hukum.

    DPP GARANSI Dukung KPK Usut Tuntas Aliran Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan Buchari

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 96
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI), Sukri Soleh Sitorus, mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran dana Rp3,5 miliar. Dugaan tersebut berkaitan dengan dana dari PT Waskita Karya yang mengarah kepada mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Akbar Himawan Buchari. Persidangan perkara korupsi […]

  • Perang AS-Iran dan serangan drone di Timur Tengah

    Perang AS-Iran Jadi “Laboratorium” Militer China, Beijing Dinilai Pelajari Celah Pertahanan AS

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Konflik Amerika Serikat dan Iran yang memasuki bulan ketiga kini menarik perhatian China. Beijing tidak lagi melihat perang itu sebagai konflik kawasan Timur Tengah semata. China mulai mempelajari perang tersebut sebagai gambaran konflik modern masa depan, termasuk kemungkinan bentrokan dengan AS terkait Taiwan. Serangan drone murah Iran menjadi sorotan utama. Drone itu […]

expand_less