Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Tak Berizin, Tetap Beroperasi! PT KNI Diduga Keruk IUP Orang dan Jual ke Proyek PSN

Tak Berizin, Tetap Beroperasi! PT KNI Diduga Keruk IUP Orang dan Jual ke Proyek PSN

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 217
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Dugaan praktik pertambangan ilegal kembali memicu kemarahan publik. PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI) diduga menambang batuan (Galian C) tanpa izin resmi di wilayah IUP milik PT Surya Lintas Gemilang (SLG).

Karena itu, publik menilai KNI melanggar hukum. Perusahaan tersebut diduga menyerobot wilayah milik pihak lain dan mengabaikan aturan yang berlaku.

Material Masuk Proyek Strategis Nasional

Selanjutnya, material hasil tambang itu diduga mengalir ke proyek strategis nasional. PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) menggunakan material tersebut untuk pembangunan.

Namun, kondisi ini memicu pertanyaan besar. Jika dugaan ini benar, praktik tersebut merusak komitmen penegakan hukum. Selain itu, tata kelola industri bersih ikut terancam.

Mahasiswa Desak Penyelidikan

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH), Rendy Salim, menilai kasus ini sudah masuk ranah pidana. Oleh karena itu, ia meminta aparat segera bertindak tegas.

“Ini tidak bisa ditoleransi. Ada eksploitasi tanpa izin dan distribusi material ilegal. Aparat harus mengusut seluruh rantai pelanggaran ini,” tegas Rendy.

Lebih lanjut, Rendy mendesak Mabes Polri, khususnya Bareskrim, segera menyelidiki kasus ini. Ia juga meminta aparat memeriksa direksi PT KNI jika mereka terlibat.

IPIP Harus Bertanggung Jawab

Di sisi lain, Rendy menyoroti peran PT IPIP. Ia menilai perusahaan tidak boleh memakai material dari sumber ilegal.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, IPIP harus menunjukkan kepatuhan hukum. Karena itu, perusahaan perlu bertanggung jawab secara hukum dan etika.

Ia juga meminta IPIP segera menghentikan penggunaan material tersebut. Selain itu, perusahaan harus mengevaluasi seluruh rantai pasok.

Ujian Penegakan Hukum

Pada akhirnya, kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum. Publik menunggu langkah nyata dari Polri.

Jika aparat tidak bertindak tegas, praktik serupa bisa terus berulang. Akibatnya, kondisi ini merusak kredibilitas hukum dan masa depan industri.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo meninjau pembangunan desa nelayan Miangas

    Presiden Prabowo Targetkan Desa Nelayan Miangas Rampung dalam Lima Bulan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 1Komentar

    Manado, (Kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah membangun satu desa nelayan di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada 2026. Program itu masuk dalam target nasional pembentukan 1.386 desa nelayan di Indonesia. Presiden menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Miangas, Sabtu. Ia meminta kementerian terkait segera memulai pembangunan pada Juni 2026. “Pokoknya tahun ini […]

  • bitcoin turun 58000 terlihat pada grafik harga bitcoin yang melemah di pasar kripto

    Citi Pangkas Target Kripto: Bitcoin Berisiko Turun ke US$58.000

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 192
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Citigroup menurunkan proyeksi harga Bitcoin dan Ethereum untuk 12 bulan ke depan. Bank investasi tersebut melihat perlambatan regulasi kripto di Amerika Serikat sebagai faktor utama yang menekan prospek pasar. Mengutip laporan CNBC, pembahasan legislasi kripto di Senat AS belum menunjukkan kemajuan. Kondisi ini mengurangi peluang masuknya dana institusional dan memperlambat adopsi berbasis ETF. […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 512
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

  • Prabowo isu global saat memantau perkembangan dunia dini hari

    Prabowo Akui Sering Bangun Dini Hari Pantau Isu Dunia via YouTube

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto rutin memantau perkembangan isu global hingga dini hari agar tetap mengikuti dinamika dunia yang bergerak cepat. Dalam program “Presiden Prabowo Menjawab” yang tayang Kamis (19/3/2026), Prabowo menyebut dirinya sebagai “news junkie” atau penggemar berita yang selalu mengikuti arus informasi. “Ini sudah, we are news junkies. Kita ini sudah kenalah,” […]

  • Janice Aldila Australian Open 2026 wakili Indonesia

    Menpora Dukung Janice dan Aldila Tampil Maksimal di Australian Open 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 389
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Janice Tjen Aldila Sutjiadi Australian Open 2026 menjadi sorotan publik tenis nasional. Dua petenis putri Indonesia itu akan tampil pada ajang Grand Slam di Melbourne, Australia, pada 18 Januari hingga 1 Februari 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir secara terbuka menyampaikan dukungan kepada Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Ia berharap keduanya […]

  • kekuatan militer Israel Iran dengan ilustrasi tentara kedua negara

    Israel Gempur Iran, Perbandingan Kekuatan Militer Dua Negara Kembali Disorot

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam ketika Israel melancarkan serangan militer ke Iran, Sabtu (28/2/2026). Pemerintah Israel menyebut operasi itu sebagai langkah pencegahan untuk menekan ancaman terhadap keamanan nasional. Pernyataan resmi datang dari Menteri Pertahanan Israel, Katz, yang menyampaikan keterangan tersebut kepada Reuters. Di sisi lain, sumber Iran menyebutkan Pemimpin Tertinggi Iran, […]

expand_less