KPK Selidiki Suap Proyek Kereta Api, Dirjen Kemenhub Risal Wasal Diperiksa
- account_circle Rahman
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Gedung merah putih Dok_KI/rama
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Kabaristana.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api. Pada 23 April 2026, KPK memeriksa Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Mohamad Risal Wasal. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam peran Sudewo (SDW), yang menjadi tersangka utama dalam kasus suap terkait proyek kereta api.
Penyelidikan Pengaturan Tender Proyek Kereta Api
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik menginvestigasi dugaan pengaturan pemenang tender dan pembagian calon penyedia untuk proyek di Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah dan BTP Jawa Timur. KPK berfokus pada dugaan keterlibatan pejabat Kemenhub dan anggota DPR dalam proses tersebut. Selain itu, KPK memeriksa pejabat pembuat komitmen Kemenhub, Ari Hendratno, pada 24 April 2026 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Kasus Berawal dari OTT KPK
KPK memulai penyelidikan ini setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kemenhub. Balai tersebut kini berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang. Dalam operasi itu, KPK menetapkan 21 tersangka, termasuk pejabat publik dan individu dari sektor terkait. Sebagai bagian dari penyelidikan, KPK juga menyelidiki dua korporasi yang terlibat dalam pengaturan tender.
Proyek yang Terlibat dalam Kasus Korupsi Kereta Api
KPK kini fokus pada proyek pembangunan jalur kereta api di Solo, Makassar, dan proyek lainnya yang tersebar di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Penyidik menduga pihak-pihak tertentu mengatur pemenang tender dan merekayasa proses administrasi serta penentuan pemenang. Penyidik yakin bahwa pengaturan tersebut merugikan negara dan menghambat proyek-proyek infrastruktur yang penting.
Peran Sudewo dalam Kasus Ini
Sudewo, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Pati, menjadi tersangka pada 20 Januari 2026 setelah KPK menangkapnya dalam OTT. KPK kini berupaya mengungkap lebih banyak pihak yang terlibat dalam jaringan korupsi ini. Proyek-proyek kereta api yang terlibat seharusnya mendukung pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia, namun dugaan korupsi ini justru merusak proses tersebut.
Upaya KPK Memperkuat Transparansi dalam Proyek Pemerintah
KPK terus berupaya meningkatkan transparansi dalam proyek-proyek pemerintah, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur transportasi. Proyek-proyek ini sangat penting bagi perekonomian negara. Oleh karena itu, KPK bertekad memastikan proses-proses yang berlangsung sesuai dengan peraturan yang berlaku, agar tidak ada pihak yang merugikan negara atau masyarakat.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar