Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mengurai Simpul Kekuasaan di STAI Al Furqan: Ketika Pengawas, Pengelola, dan Pengambil Keputusan Berada dalam Lingkar yang Sama

Mengurai Simpul Kekuasaan di STAI Al Furqan: Ketika Pengawas, Pengelola, dan Pengambil Keputusan Berada dalam Lingkar yang Sama

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, (kabaristana.com) – Polemik pemberhentian Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd.I., M.A. dari jabatan Ketua STAI Al Furqan Makassar memunculkan perdebatan yang lebih luas. Persoalan ini tidak lagi sekadar menyangkut pergantian pimpinan kampus. Publik mulai menyoroti tata kelola Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar.

Perhatian masyarakat kini tertuju pada mekanisme pengambilan keputusan di lingkungan kampus. Banyak pihak mempertanyakan apakah seluruh proses telah berjalan sesuai prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik.

Sorotan terhadap Tata Kelola Yayasan

Fakta adanya figur yang menduduki posisi dalam struktur pengurus YPIQ Makassar sekaligus memegang jabatan strategis di Kopertais Wilayah VIII memicu berbagai pertanyaan. Situasi ini semakin sensitif karena figur tersebut juga berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) aktif.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait independensi pengawasan. Publik mempertanyakan apakah fungsi kontrol dapat berjalan secara objektif jika pihak yang membina dan pihak yang terlibat dalam pengelolaan kampus berada dalam lingkar kepentingan yang sama.

Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan legalitas jabatan. Integritas sistem tata kelola juga menjadi perhatian utama.

Pentingnya Good University Governance

Perguruan tinggi membutuhkan tata kelola yang sehat. Prinsip Good University Governance menuntut adanya pemisahan yang jelas antara fungsi pembinaan, pengawasan, dan pengelolaan.

Pemisahan tersebut bertujuan untuk mencegah konflik kepentingan. Selain itu, langkah tersebut dapat menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.

Ketika batas antar fungsi menjadi kabur, potensi penyalahgunaan kewenangan dapat meningkat. Situasi seperti itu berisiko mengganggu stabilitas kelembagaan kampus.

Peran Organ Akademik Dipertanyakan

Dinamika yang berkembang juga memunculkan pertanyaan tentang peran organ akademik. Senat perguruan tinggi seharusnya menjadi representasi otoritas akademik dalam menentukan arah kebijakan kampus.

Namun, jika keputusan strategis lebih banyak lahir di luar mekanisme akademik, fungsi senat dapat melemah. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi nilai kolegialitas dalam kehidupan kampus.

Perguruan tinggi bukan milik segelintir orang. Kampus juga bukan ruang untuk memusatkan pengaruh tanpa pengawasan yang memadai.

Momentum Evaluasi Kelembagaan

Polemik di STAI Al Furqan Makassar dapat menjadi momentum evaluasi menyeluruh. Pengelola kampus perlu membuka ruang komunikasi yang lebih transparan kepada publik.

Masyarakat berhak mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan berlangsung. Publik juga berhak memahami siapa saja pihak yang berperan dalam menentukan arah kebijakan institusi.

Transparansi merupakan salah satu fondasi penting dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Tanpa keterbukaan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi dapat menurun.

Pada akhirnya, substansi persoalan ini bukan terletak pada siapa yang diberhentikan atau siapa yang diangkat. Pertanyaan yang lebih penting ialah apakah STAI Al Furqan Makassar masih menjalankan prinsip Good University Governance secara konsisten.

Jika prinsip tersebut tetap terjaga, kampus dapat mempertahankan integritasnya. Sebaliknya, tata kelola yang tertutup dan terpusat dapat melemahkan mekanisme kontrol yang sehat.

 Tulisan ini merupakan analisis mengenai tata kelola kelembagaan berdasarkan informasi yang berkembang di ruang publik. Pihak-pihak yang disebut dalam polemik ini tetap memiliki hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman RI mendesak BGN dan Kemenimipas membenahi pelayanan publik guna mencegah praktik malaadministrasi.

    Ombudsman desak pembenahan tata kelola mendasar di BGN dan Kemenimipas

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com)  – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) segera membenahi tata kelola pelayanan publik. Ombudsman juga meminta kedua lembaga meningkatkan kepatuhan administrasi. Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyampaikan desakan tersebut setelah muncul kasus korupsi dan pergantian pimpinan di sejumlah instansi strategis. “Sebelumnya, Ombudsman RI telah […]

  • Haaland Antar City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas Liga Inggris Kian Ketat

    Haaland Antar City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas Liga Inggris Kian Ketat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Haaland bungkam Liverpool di Stadion Anfield pada laga krusial Liga Inggris, Minggu (8/2/2026). Kemenangan Manchester City bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga berdampak langsung pada persaingan papan atas dan tekanan perebutan gelar musim ini. Hasil ini membuat jarak antarklub papan atas semakin sensitif, terutama di tengah jadwal padat dan margin poin […]

  • Kasus Chromebook Nadiem saat sidang korupsi berlangsung

    JPU Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Dekat Nadiem dalam Pengadaan Chromebook

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kasus Chromebook Nadiem kembali menjadi perhatian publik setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap dugaan keterlibatan orang dekat mantan Mendikbudristek dalam proyek digitalisasi pendidikan. Jaksa Roy Riady mengatakan Nadiem tidak mengajak pejabat internal kementerian menyusun program digitalisasi pendidikan. Padahal, kementerian memiliki direktur jenderal dan direktur teknis yang menangani pendidikan dasar dan menengah. Roy […]

  • PLTS Indonesia proyek panel surya skala besar

    PLTS Indonesia: Pemerintah Percepat 21 Proyek Surya dan Baterai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah mempercepat pengembangan energi bersih melalui proyek PLTS dan sistem baterai. Program ini mengikuti arahan Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Melalui PT PLN (Persero), sebanyak 21 proyek siap masuk tahap eksekusi hingga Semester I 2026. Total kapasitas proyek mencapai 513 MWp dan tersebar di tujuh provinsi. PLN Fokus pada […]

  • kemacetan Jaktim usai Lebaran di Jalan Basuki Rachmat Jatinegara

    Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Jalan Basuki Rachmat Jaktim Kembali Macet Parah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kemacetan Jaktim usai Lebaran kembali muncul di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin pagi (30/3/2026). Warga langsung memadati jalan saat aktivitas kerja dan sekolah kembali berjalan normal. Ratusan pengendara memenuhi ruas jalan menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, hingga kawasan perkantoran di Jakarta Selatan. Arus lalu lintas bergerak lambat dan tersendat […]

  • Penguatan dolar tekan permintaan kredit mobil baru menurut Adira Finance di Jakarta.

    Penguatan Dolar Tekan Permintaan Kredit Mobil Baru, Adira Finance Waspadai Perlambatan Pasar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Penguatan dolar tekan permintaan kredit mobil baru di tengah perlambatan pasar otomotif nasional. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menilai kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menaikkan biaya komponen kendaraan sehingga minat masyarakat terhadap kredit mobil baru ikut menurun. Regional Branch Manager New Car 1 Jabo Adira Finance, Sigit […]

expand_less