Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kejagung Periksa 5 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG

Kejagung Periksa 5 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa lima saksi terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).

Penyidik memeriksa lima saksi pada Selasa (1/9/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025–2026.

Kelima saksi berasal dari BGN dan pihak yayasan. Mereka terdiri atas empat aparatur sipil negara (ASN) serta satu staf dan pihak yayasan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyebut identitas kelima saksi tersebut. Mereka berinisial BAS, FHKP, SDS, MS, dan DP.

“Adapun kelima orang saksi yang hadir memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangannya yaitu BAS selaku ASN pada BGN, FHKP selaku ASN pada BGN, SDS selaku staf pada BGN, MS dari pihak Yayasan EMAB dan DP selaku ASN pada BGN,” kata Anang dalam keterangannya.

Anang menjelaskan tujuan pemeriksaan tersebut. Penyidik ingin memperkuat alat bukti dan melengkapi berkas perkara.

“Pemeriksaan saksi oleh penyidik dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ujarnya.

Kejagung juga memastikan proses penyidikan berjalan profesional. Penyidik mengedepankan prinsip independensi dan akuntabilitas.

Selain itu, Kejagung tetap menerapkan asas praduga tak bersalah. Penyidik akan menguji setiap informasi dan alat bukti dalam proses hukum.

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka

Sebelumnya, Jampidsus Kejagung menetapkan tujuh tersangka dalam perkara dugaan korupsi program MBG.

Salah satu tersangka terbaru ialah Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI).

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana juga masuk dalam perkara tersebut. Penyidik menduga Dadan memiliki peran dalam pengaturan sejumlah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, sebelumnya mengungkap dugaan pemberian uang kepada Dadan.

Menurut Syarief, GHS memberikan sejumlah uang kepada Dadan setelah mengatur titik SPPG. Uang tersebut terdiri atas mata uang asing dan rupiah.

“Setelah melakukan pengaturan titik-titik SPPG tersebut, saudara GHS secara melawan hukum memberikan sejumlah uang baik mata uang asing maupun rupiah kepada saudara DH yang diberikan secara tunai,” kata Syarief dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Penyidik menduga uang tersebut berasal dari sejumlah mitra MBG. Para mitra itu meminta bantuan agar dapat menjadi mitra program MBG.

Selain dugaan suap pengaturan titik SPPG, Kejagung juga mengusut dugaan penyimpangan pengadaan barang di lingkungan BGN.

Penyidik turut mendalami dugaan mark up pengadaan sejumlah barang. Barang tersebut antara lain sepatu, kaus kaki, dan motor listrik.

Pemeriksaan lima saksi terbaru menjadi bagian dari proses penyidikan. Kejagung masih mendalami fakta dan peran setiap pihak dalam perkara tersebut.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Syd

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Basarnas evakuasi kru kapal pesiar Filipina yang sakit saat petugas karantina kesehatan melakukan pemeriksaan di kapal pesiar di perairan Aceh.

    Basarnas Evakuasi Kru Kapal Pesiar Filipina yang Sakit di Perairan Aceh

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Basarnas evakuasi kru kapal pesiar Filipina yang mengalami sakit saat kapal melintas di perairan Selat Benggala, Aceh Besar. Tim SAR bergerak cepat setelah menerima laporan dari kapten kapal pesiar Mein Schiff 6 berbendera Malta. Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan proses evakuasi berlangsung pada Sabtu malam. Tim menggunakan kapal […]

  • Kasus Chromebook Nadiem saat sidang korupsi berlangsung

    JPU Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Dekat Nadiem dalam Pengadaan Chromebook

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kasus Chromebook Nadiem kembali menjadi perhatian publik setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap dugaan keterlibatan orang dekat mantan Mendikbudristek dalam proyek digitalisasi pendidikan. Jaksa Roy Riady mengatakan Nadiem tidak mengajak pejabat internal kementerian menyusun program digitalisasi pendidikan. Padahal, kementerian memiliki direktur jenderal dan direktur teknis yang menangani pendidikan dasar dan menengah. Roy […]

  • Guru PPPK Jakarta Utara mengikuti penandatanganan perpanjangan kontrak kerja selama tiga tahun di Gedung Balai Yos Sudarso, Jakarta Utara.

    Guru PPPK Jakarta Utara Resmi Perpanjang Kontrak Kerja Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)-Sebanyak 1.525 Guru PPPK Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu resmi menandatangani perpanjangan kontrak kerja selama tiga tahun. Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar kegiatan tersebut di Gedung Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, pada 1–2 Juli 2026. Pemerintah membagi penandatanganan kontrak ke dalam beberapa sesi. Setiap sesi diikuti sekitar 225 guru agar […]

  • Pembunuhan Ali Khamenei memicu kecaman Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

    PM Malaysia Kecam Pembunuhan Khamenei, Peringatkan Timur Tengah di Ambang Krisis Berkepanjangan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, (kabaristana.com) | Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia menilai insiden tersebut mendorong Timur Tengah ke arah ketidakstabilan serius dan berkepanjangan. Dalam pernyataan resmi di Kuala Lumpur, Minggu (1/3), Anwar menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Iran. Ia menegaskan bahwa penargetan terhadap seorang kepala negara menciptakan preseden berbahaya […]

  • proses kasus fitnah naik penyidikan oleh Ditreskrimsus

    Kasus Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Naik ke Tahap Penyidikan di Polda Sultra

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 483
    • 0Komentar

    KENDARI, (Kabaristana.com) || Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara menaikkan kasus pencemaran nama baik Ruksamin ke tahap penyidikan. Ruksamin melaporkan seorang bernama Jalil dalam perkara ini. Langkah ini menunjukkan penyidik menemukan bukti awal yang cukup. Oleh karena itu, proses hukum kini masuk tahap lanjutan. SP2HP Tegaskan Status Perkara Penyidik menerbitkan SP2HP Nomor: B/SP2HP/134/III/RES.2.5/2026/Ditreskrimsus pada 31 Maret 2026. […]

  • Ampuh Sultra Desak Kejari Konawe Ungkap Dugaan Pengadaan Barang Fiktif Tahun 2024 Di DPMD Konut.

    Ampuh Sultra Desak Kejari Konawe Ungkap Dugaan Pengadaan Barang Fiktif Tahun 2024 Di DPMD Konut.

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 316
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Dugaan korupsi DPMD Konawe Utara kembali menjadi perhatian setelah Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak Kejaksaan Negeri Konawe segera mengambil langkah tegas. Ampuh meminta aparat memanggil dan memeriksa Kepala Dinas DPMD Konawe Utara terkait kasus tersebut. Desakan ini muncul setelah Ampuh menemukan dugaan korupsi DPMD Konawe Utara berupa pengadaan barang […]

expand_less