Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Ombudsman desak pembenahan tata kelola mendasar di BGN dan Kemenimipas

Ombudsman desak pembenahan tata kelola mendasar di BGN dan Kemenimipas

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com)  – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) segera membenahi tata kelola pelayanan publik. Ombudsman juga meminta kedua lembaga meningkatkan kepatuhan administrasi.

Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyampaikan desakan tersebut setelah muncul kasus korupsi dan pergantian pimpinan di sejumlah instansi strategis.

“Sebelumnya, Ombudsman RI telah menyampaikan tindakan korektif dan saran perbaikan kepada dua lembaga tersebut dan terus memonitor tindak lanjut pelaksanaannya,” kata Nuzran di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, langkah hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh.

Pengawasan Program MBG Tetap Berjalan

Nuzran juga menanggapi isu terkait pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan Ombudsman tetap menjalankan fungsi pengawasan secara independen.

Pada September 2025, Ombudsman menyerahkan hasil rapid assessment tata kelola MBG kepada BGN. Kajian itu memuat potensi malaadministrasi dan rekomendasi perbaikan.

“Secara sistem organisasi, fungsi deteksi dini pencegahan tetap berjalan penuh. Kami telah menyampaikan hasil kajian yang berisi potensi malaadministrasi kepada pimpinan BGN terdahulu,” ujarnya.

Namun, Ombudsman menilai BGN belum menjalankan seluruh rekomendasi secara optimal. Beberapa saran terkait tata kelola dan mitigasi konflik kepentingan belum diterapkan secara maksimal.

Soroti Pelayanan Keimigrasian

Ombudsman juga menyoroti pelayanan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). Nuzran mengatakan persoalan tersebut bukan hal baru.

Melalui Laporan Hasil Analisis (LHA) Layanan Kewarganegaraan, Ombudsman menemukan sejumlah celah administratif yang bersifat sistemik. Lembaga itu kemudian menyusun kajian dan memberikan saran perbaikan.

Ombudsman menilai minimnya sarana pengaduan bagi WNA menjadi salah satu akar masalah. Kondisi itu dapat menghambat pengawasan publik.

Selain itu, keterbatasan fasilitas pengaduan berpotensi memicu intimidasi, pelayanan yang tidak profesional, hingga pungutan tidak resmi.

Karena itu, Ombudsman mendesak Kemenimipas menyediakan sarana pengaduan yang terbuka dan mudah diakses. Fasilitas tersebut harus tersedia di seluruh kantor imigrasi di Indonesia.

Dorong Penguatan Peran KSP

Nuzran menegaskan kepatuhan terhadap pengawasan pelayanan publik sangat penting. Langkah itu dapat memastikan program prioritas pemerintah berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Ombudsman RI akan terus menjalankan mandat undang-undang secara objektif tanpa kompromi guna memastikan reformasi birokrasi dan pelayanan publik di Indonesia bersih dari praktik malaadministrasi demi kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Ombudsman akan menggelar rapat koordinasi dengan BGN. Pertemuan itu bertujuan memperbarui informasi mengenai tata kelola terkini.

Ombudsman juga akan berkoordinasi dengan pimpinan baru BGN. Selain itu, lembaga tersebut akan memetakan rekomendasi perbaikan berdasarkan skala prioritas.

Untuk mempercepat pembenahan sistemik, Ombudsman menyarankan Presiden Prabowo Subianto mengoptimalkan peran Kantor Staf Presiden (KSP).

Menurut Nuzran, KSP memiliki fungsi penting dalam mengendalikan program prioritas nasional dan mengelola isu strategis. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat peran KSP sebagai jembatan koordinasi lintas sektor.

Melalui langkah tersebut, Ombudsman berharap reformasi birokrasi dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif demi kepentingan masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kapal tanker Pertamina Hormuz di jalur pelayaran minyak dunia

    Pertamina Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Tanker di Teluk Timur Tengah, Dua Kapal Sudah Lanjut Operasi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengungkap kondisi terbaru kapal tanker milik perusahaan di kawasan teluk Timur Tengah. Dari empat kapal yang berada di wilayah tersebut, dua kapal sudah kembali melanjutkan operasinya. Simon menjelaskan, dua kapal itu adalah Paragon dan Rinjani. Kedua kapal mengangkut kargo untuk pasar internasional. Muatan tersebut […]

  • senjata baru China berpotensi mengancam jaringan satelit Starlink

    Bukan Rudal Nuklir, Senjata Baru China Berpotensi Melumpuhkan Dominasi AS di Luar Angkasa

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Senjata baru China memunculkan kekhawatiran baru di tengah meningkatnya ketergantungan dunia pada satelit komunikasi. Teknologi ini berpotensi melumpuhkan satelit tanpa ledakan, sehingga mengancam layanan internet, navigasi, dan komunikasi sipil lintas negara. Isu ini menjadi penting karena satelit orbit rendah kini menopang aktivitas harian masyarakat global. Jaringan tersebut mendukung transaksi digital, layanan darurat, […]

  • Copot Kapolres Konawe Utara menjadi tuntutan massa dalam aksi di Mabes Polri Jakarta

    Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 83
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” untuk menyoroti kondisi penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara. Kedua organisasi tersebut menjadwalkan aksi di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara […]

  • ilustrasi kejar-kejaran tol permai dan penangkapan pelaku penculikan anak oleh polisi pjr riau

    Kejar-kejaran 140 Km di Tol Permai, Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Anak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com} — Kejar-kejaran tol permai sejauh 140 kilometer berakhir saat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau menangkap pelaku penculikan anak, Kamis (16/4/2026) dini hari. Kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya penculikan anak di wilayah Pekanbaru. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan ke arah Sumatera Utara melalui ruas tol. Kronologi Kejar-kejaran […]

  • Bandung Zoo saat proses transisi pengelolaan di Kota Bandung

    Kemenhut Tegaskan Pemkot Bandung Tanggung Kebutuhan Satwa Bandung Zoo Selama Masa Transisi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 91
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kementerian Kehutanan meminta Pemerintah Kota Bandung memenuhi kebutuhan dasar satwa di Bandung Zoo selama masa transisi pengelolaan. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kondisi satwa tetap aman dan terawat. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudiyatmoko, mengatakan kebutuhan dasar satwa mencakup pakan, obat-obatan, vitamin, dan kebutuhan teknis […]

  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan kebijakan pengurangan impor BBM dan LPG untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

    Tekan Impor BBM dan LPG, Pemerintah Didorong Perkuat Produksi Energi Dalam Negeri

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 173
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Pengurangan impor BBM dan LPG kembali menjadi agenda utama pemerintah di tengah tekanan fiskal dan ketidakpastian energi global. Ketergantungan pada pasokan luar negeri membuat anggaran negara rentan terhadap lonjakan harga internasional. Kondisi ini juga berisiko mengganggu stabilitas pasokan energi bagi masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, subsidi energi terus meningkat seiring fluktuasi harga […]

expand_less