Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonom Ingatkan Risiko Indonesia Jadi Pasar dalam Perjanjian Tarif RI–AS

Ekonom Ingatkan Risiko Indonesia Jadi Pasar dalam Perjanjian Tarif RI–AS

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 431
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Rencana perjanjian tarif resiprokal Indonesia & Amerika Serikat memicu kekhawatiran publik. Sejumlah ekonomi menilai kesepakatan ini berisiko menempatkan Indonesia hanya sebagai pasar produk asing. Tanpa pengamanan kebijakan, manfaat ekonomi bisa timpang.

Isu ini mencuat karena pemerintah menargetkan penandatanganan kesepakatan dalam waktu dekat. Pada saat yang sama, daya saing industri nasional masih menghadapi tekanan biaya produksi dan logistik.

Momentum Penting di Tengah Tekanan Global

Perjanjian tarif ini muncul di tengah ketidakpastian ekonomi global. Negara-negara besar berlomba mengamankan pasar dan rantai pasok. Indonesia perlu memastikan kepentingan industrinya tidak terpinggirkan.

Pembukaan pasar yang terlalu cepat dapat berdampak langsung pada sektor sensitif. Manufaktur dan ekonomi digital menjadi dua sektor yang paling rawan terdampak.

Catatan Kritis dari Ekonom

Ekonom dan peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai konsesi dari AS masih terbatas. Menurut dia, pengecualian tarif untuk sawit, kakao, kopi, dan teh tidak menyentuh sektor strategis.

Komoditas tersebut tidak bersaing langsung dengan industri domestik AS. Karena itu, manfaatnya bagi Indonesia dinilai minim.

Sebaliknya, Indonesia berencana membuka akses pasar yang lebih luas. Pemerintah juga siap mengurangi hambatan non-tarif. Kebijakan ini dapat berdampak besar pada industri dalam negeri.

Beban Penyesuaian Dinilai Tidak Seimbang

Yusuf menilai beban penyesuaian justru lebih berat di pihak Indonesia. Ia mengingatkan, penurunan tarif tidak otomatis meningkatkan ekspor. Tanpa kesiapan industri, impor justru bisa melonjak.

Ia menekankan pentingnya investasi nyata dan transfer teknologi. Tanpa dua hal itu, Indonesia sulit naik kelas dalam rantai nilai global.

Agenda Pemerintah dan Sikap Resmi

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat. Ia akan menandatangani dokumen final bersama Presiden AS Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan proses finalisasi masih berjalan. Pemerintah belum menetapkan besaran tarif secara rinci.

Indonesia, kata Airlangga, berkomitmen membuka akses pasar bagi produk AS. Pemerintah juga mendorong kerja sama di bidang perdagangan digital, teknologi, dan keamanan.

Dampak bagi Industri dan Daerah

Kesepakatan ini dapat memengaruhi pelaku usaha nasional. Industri yang belum siap berisiko kehilangan pangsa pasar. Daerah penghasil industri manufaktur juga bisa terdampak.

Ekonom menilai pemerintah perlu strategi domestik yang kuat. Tanpa itu, manfaat perjanjian akan timpang dan tidak berkelanjutan.

Perjanjian tarif Indonesia–AS membuka peluang sekaligus risiko. Hasil akhirnya sangat bergantung pada detail implementasi dan kebijakan pendukung. Pemerintah perlu memastikan Indonesia bertindak sebagai mitra setara, bukan sekadar pasar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandji Pragiwaksono tampil dalam pertunjukan stand-up yang memicu perdebatan tentang kebebasan berbicara di Indonesia

    Ketika Kebebasan Berbicara Dirampas, Kebodohan dan Kebisuan Memimpin

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 527
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kebebasan berbicara merupakan fondasi utama masyarakat demokratis. Hak ini tidak menjamin setiap ucapan selalu benar, bijak, atau menyenangkan. Namun kebebasan itulah yang menyediakan ruang bagi publik untuk menguji gagasan secara terbuka. Di ruang tersebut, manusia belajar dari kesalahan, saling membantah dengan argumen, dan memperbaiki cara berpikir. Ketika kekuasaan atau tekanan publik merampas […]

  • Forum IRPII bersama BEKRAF di Jakarta membahas standarisasi dan kolaborasi industri periklanan nasional

    IRPII Satukan Industri Iklan Nasional, BEKRAF Tegaskan Dukungan Implementasi Kesepakatan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Forum industri iklan IRPII menjadi momentum penting bagi industri periklanan nasional untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong standarisasi melalui Industry Alignment Forum di Jakarta dengan dukungan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). JAKARTA, duasatunews.com – 9 Februari 2026,  Forum industri iklan IRPII menjadi momentum penting bagi industri periklanan nasional untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong […]

  • Disrupsi teknologi kerja dibahas Menaker Yassierli dalam siniar

    Menaker Yassierli: Disrupsi Teknologi dan AI Jadi Peluang Angkatan Kerja Muda Tingkatkan Keterampilan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 252
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.c0m) | Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan disrupsi teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), membuka peluang bagi angkatan kerja muda untuk mengembangkan keterampilan baru dan meningkatkan daya saing di pasar kerja. Ia menyampaikan hal tersebut dalam siniar di kantor Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Jakarta, Rabu. Menurut Yassierli, perubahan teknologi memang menggeser banyak jenis pekerjaan. Namun, […]

  • Ledakan Kilang Chevron Gegerkan Los Angeles

    Ledakan Kilang Chevron Gegerkan Los Angeles

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Insiden ledakan kilang Chevron terjadi di kawasan industri El Segundo, Los Angeles County, California. Ledakan tersebut memicu kepulan asap hitam tebal yang langsung menarik perhatian warga di sejumlah wilayah Los Angeles. (09/02/2026). Ledakan muncul dari area Chevron El Segundo Refinery, salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Pantai Barat Amerika Serikat, dengan […]

  • Pemulihan ekonomi kreatif pascabencana melalui Program Ekraf Peduli Kemenekraf di Sumatera

    Kemenekraf Bantu Pemulihan Usaha di Daerah Terdampak Bencana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 339
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong pemulihan usaha masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui program Ekraf Peduli. Program ini menargetkan kebangkitan kembali aktivitas ekonomi kreatif pascabencana. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya menyasar infrastruktur. Pemerintah juga memperkuat keberlanjutan usaha dan daya juang masyarakat. “Melalui Ekraf Peduli, kami menghidupkan […]

  • Pidato Megawati doktor honoris causa di Princess Nourah University

    Megawati Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah University

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Megawati doktor honoris causa menjadi perhatian dunia internasional setelah Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University di Riyadh, Arab Saudi. Prosesi penganugerahan berlangsung khidmat di lingkungan kampus universitas tersebut. Pemberian gelar ini memiliki makna penting secara […]

expand_less