Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonom Ingatkan Risiko Indonesia Jadi Pasar dalam Perjanjian Tarif RI–AS

Ekonom Ingatkan Risiko Indonesia Jadi Pasar dalam Perjanjian Tarif RI–AS

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Rencana perjanjian tarif resiprokal Indonesia & Amerika Serikat memicu kekhawatiran publik. Sejumlah ekonomi menilai kesepakatan ini berisiko menempatkan Indonesia hanya sebagai pasar produk asing. Tanpa pengamanan kebijakan, manfaat ekonomi bisa timpang.

Isu ini mencuat karena pemerintah menargetkan penandatanganan kesepakatan dalam waktu dekat. Pada saat yang sama, daya saing industri nasional masih menghadapi tekanan biaya produksi dan logistik.

Momentum Penting di Tengah Tekanan Global

Perjanjian tarif ini muncul di tengah ketidakpastian ekonomi global. Negara-negara besar berlomba mengamankan pasar dan rantai pasok. Indonesia perlu memastikan kepentingan industrinya tidak terpinggirkan.

Pembukaan pasar yang terlalu cepat dapat berdampak langsung pada sektor sensitif. Manufaktur dan ekonomi digital menjadi dua sektor yang paling rawan terdampak.

Catatan Kritis dari Ekonom

Ekonom dan peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai konsesi dari AS masih terbatas. Menurut dia, pengecualian tarif untuk sawit, kakao, kopi, dan teh tidak menyentuh sektor strategis.

Komoditas tersebut tidak bersaing langsung dengan industri domestik AS. Karena itu, manfaatnya bagi Indonesia dinilai minim.

Sebaliknya, Indonesia berencana membuka akses pasar yang lebih luas. Pemerintah juga siap mengurangi hambatan non-tarif. Kebijakan ini dapat berdampak besar pada industri dalam negeri.

Beban Penyesuaian Dinilai Tidak Seimbang

Yusuf menilai beban penyesuaian justru lebih berat di pihak Indonesia. Ia mengingatkan, penurunan tarif tidak otomatis meningkatkan ekspor. Tanpa kesiapan industri, impor justru bisa melonjak.

Ia menekankan pentingnya investasi nyata dan transfer teknologi. Tanpa dua hal itu, Indonesia sulit naik kelas dalam rantai nilai global.

Agenda Pemerintah dan Sikap Resmi

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat. Ia akan menandatangani dokumen final bersama Presiden AS Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan proses finalisasi masih berjalan. Pemerintah belum menetapkan besaran tarif secara rinci.

Indonesia, kata Airlangga, berkomitmen membuka akses pasar bagi produk AS. Pemerintah juga mendorong kerja sama di bidang perdagangan digital, teknologi, dan keamanan.

Dampak bagi Industri dan Daerah

Kesepakatan ini dapat memengaruhi pelaku usaha nasional. Industri yang belum siap berisiko kehilangan pangsa pasar. Daerah penghasil industri manufaktur juga bisa terdampak.

Ekonom menilai pemerintah perlu strategi domestik yang kuat. Tanpa itu, manfaat perjanjian akan timpang dan tidak berkelanjutan.

Perjanjian tarif Indonesia–AS membuka peluang sekaligus risiko. Hasil akhirnya sangat bergantung pada detail implementasi dan kebijakan pendukung. Pemerintah perlu memastikan Indonesia bertindak sebagai mitra setara, bukan sekadar pasar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi bentrokan TNI Brimob Binjai di Sumatera Utara

    Mengingat Tragedi Binjai 2002: Bentrokan TNI dan Brimob di Tengah Kota

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 386
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Bentrokan TNI–Brimob Binjai 2002 menjadi salah satu peristiwa serius dalam sejarah keamanan nasional Indonesia. Insiden yang terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara, pada 28 September 2002 ini memicu ketegangan antar-aparat dan menarik perhatian pimpinan tertinggi keamanan nasional. Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendatangi Polres Langkat. […]

  • Kejaksaan Agung mengusut kasus Samin Tan tersangka Kejagung di sektor tambang

    Tersandung Kasus Tambang, Ini Jejak Bisnis Samin Tan dari Penyelamat BUMI hingga Tersangka Kejagung

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 110
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan pengusaha tambang Samin Tan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara di Kalimantan Tengah. Penetapan ini langsung menarik perhatian publik karena rekam jejak bisnisnya yang cukup besar di sektor energi. Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa penyidik mulai meningkatkan kasus ini ke […]

  • Sistem 91S siklon tropis di Samudra Hindia selatan Indonesia

    BMKG: Syarat Siklon Tropis Terpenuhi di Sistem 91S, Waspada Dampak Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com  |  Ancaman cuaca ekstrem kembali muncul di wilayah selatan Indonesia. Sistem cuaca 91S yang terpantau di Samudra Hindia berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat pesisir dan pelayaran. Isu ini menjadi krusial karena muncul di tengah periode curah hujan tinggi. Pada fase ini, cuaca buruk […]

  • Ibukota Nusantara (IKN).

    Investasi Properti Dubai di IKN: Peluang Strategis

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com- Investasi Dubai terus menunjukkan tren positif seiring percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Pemerintah Indonesia merancang IKN sebagai pusat pemerintahan modern dengan konsep kota cerdas, rendah emisi, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menjadikan IKN bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga magnet investasi global. (27/01/2026). Investor asal Dubai dan kawasan Timur Tengah melihat IKN sebagai peluang […]

  • penahanan vanessa dipersoalkan gaskan oleh aktivis keadilan

    GASKAN Sebut Penahanan Vanessa Bhayangkari Diduga Tidak Sah, Minta Penangguhan dan Gelar Perkara Khusus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | 28 Februari 2026  Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menyuarakan keberatan atas penahanan Bhayangkari Vanessa yang terjadi pada 12 Februari 2026. GASKAN menilai aparat melanggar sejumlah prosedur hukum dalam proses tersebut. Saat penahanan berlangsung, Vanessa hanya didampingi M. Yamin Nasution. Namun, Yamin sebelumnya telah menyatakan mundur dari tim kuasa hukum Vanessa pada 6 Februari […]

  • harga emas Antam 2026 tembus Rp2,6 juta per gram

    Update Harga Emas Di Pasar Domestik Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Harga emas di pasar domestik menunjukkan performa kuat sepanjang pekan kedua Januari 2026. Kenaikan ini terlihat pada logam mulia Antam maupun emas digital di platform Treasury yang sama-sama mengikuti reli harga emas global. Lonjakan tersebut terjadi seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Akibatnya, investor kembali melirik emas […]

expand_less