Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Bahlil Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Bahlil Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kondisi pasokan minyak Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat turut memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi global.

Bahlil menegaskan Selat Hormuz memiliki peran penting dalam perdagangan minyak dunia. Setiap hari sekitar 21 juta barel minyak melewati jalur tersebut. Gangguan di kawasan itu berpotensi memengaruhi pasokan energi bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

“Selat Hormuz dilalui sekitar 21 juta barel minyak per hari. Kondisi ini tentu memengaruhi pasokan energi global,” ujar Bahlil dalam podcast Kementerian ESDM, Rabu (11/3/2026).

Produksi Minyak RI Masih di Bawah Kebutuhan

Bahlil menyebut produksi minyak Indonesia saat ini mencapai sekitar 605 ribu barel per hari. Sementara itu, kebutuhan konsumsi nasional mencapai 1,6 juta barel per hari.

Selisih antara produksi dan kebutuhan tersebut membuat Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak setiap hari untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Pemerintah terus berupaya mengurangi ketergantungan impor, terutama pada BBM jenis solar.

Indonesia Tak Lagi Impor Solar

Bahlil menyampaikan bahwa Indonesia kini mampu memenuhi kebutuhan solar dari produksi dalam negeri. Kapasitas kilang nasional meningkat setelah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan mulai beroperasi pada Januari 2026.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pasokan energi melalui kebijakan mandatori biodiesel B40.

“Kita sudah mendorong penggunaan biodiesel B40 dan ke depan bisa menuju B50. Dengan kapasitas industri saat ini, Indonesia tidak lagi mengimpor solar,” kata Bahlil.

Kebutuhan solar nasional tercatat sekitar 39 juta kiloliter per tahun.

Impor Bensin Masih Berlangsung

Berbeda dengan solar, Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan bensin.

Konsumsi bensin nasional mencapai sekitar 40 juta kiloliter per tahun. Sebelum RDMP Balikpapan beroperasi, kilang dalam negeri hanya memproduksi sekitar 14,5 juta kiloliter bensin.

Kilang Balikpapan menambah kapasitas produksi sekitar 5,5 juta kiloliter, sehingga total produksi domestik kini mendekati 20 juta kiloliter.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia masih harus mengimpor sekitar 20 juta kiloliter bensin.

Indonesia Alihkan Impor Crude dari Timur Tengah

Bahlil menegaskan Indonesia tidak mengimpor BBM jadi dari Timur Tengah. Indonesia hanya mengimpor minyak mentah (crude oil) dari kawasan tersebut untuk kemudian diolah di kilang dalam negeri.

Selama ini sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia berasal dari Timur Tengah.

Pemerintah kemudian mengantisipasi penutupan Selat Hormuz dengan mengalihkan sebagian sumber pasokan ke negara lain.

“Kami sudah menjajaki sumber pasokan dari Amerika Serikat, Angola, serta beberapa negara di Afrika dan Amerika Latin,” jelas Bahlil.

Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan energi nasional meski jalur distribusi utama mengalami gangguan.

Pemerintah Perkuat Cadangan Energi Nasional

Bahlil juga menyoroti kapasitas cadangan energi nasional yang masih terbatas. Saat ini Indonesia hanya memiliki cadangan minyak sekitar 25 hari.

Karena itu, pemerintah berencana meningkatkan kapasitas penyimpanan energi hingga mampu menampung cadangan selama tiga bulan.

Menurut Bahlil, peningkatan kapasitas storage menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo peringatkan pimpinan BUMN saat meresmikan RDMP Balikpapan

    Prabowo Peringatkan Petinggi BUMN: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 411
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Prabowo peringatkan pimpinan BUMN agar menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan mengutamakan kepentingan rakyat. Presiden menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara merupakan instrumen strategis negara yang mengelola aset publik dan sumber daya vital nasional. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peringatan tersebut saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan […]

  • Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani saat menjadi pembicara seminar hukum di Jakarta.

    Praktisi Hukum Korporasi Soroti Pidana Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 141
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani menegaskan badan hukum dapat menjadi subjek dalam tindak pidana korporasi. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam seminar hukum di Jakarta, Jumat (8/5). Menurut Dhifla, aparat penegak hukum dapat menerapkan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA) dalam perkara korporasi. Hakim akan menetapkan mekanisme itu setelah pihak terkait memenuhi syarat hukum […]

  • Pungli Baitul Mal Aceh menjadi sorotan setelah GMPKP mendesak Polda Aceh mengusut dugaan pungutan liar dalam penyaluran bantuan modal usaha.

    Diduga Terjadi Pungli Bantuan Baitul Mal Aceh, GMPKP Indonesia Minta Polda Aceh Periksa Ketua Baitul Mal

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – 31 Juli 2026 Gerakan Masyarakat Pengawal Kebijakan Publik (GMPKP) Indonesia mendesak Polda Aceh segera mengusut dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan modal usaha Baitul Mal Aceh. Desakan itu muncul setelah sejumlah warga melaporkan dugaan pemotongan dana bantuan. Penerima manfaat mengaku tidak menerima bantuan secara utuh. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui […]

  • Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Pertanyakan Proses Fit and Proper Test Kapolri yang Berlangsung Singkat

    Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Pertanyakan Proses Fit and Proper Test Kapolri yang Berlangsung Singkat

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Koalisi Aksi Mahasiswa, Pemuda, dan Rakyat Indonesia menggelar dialog publik sekaligus konferensi pers bertajuk “Fit and Proper Test Kapolri Secepat Kilat: Untuk Rakyat atau untuk Penguasa?” di Condet Park, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut digagas oleh sejumlah organisasi yang tergabung dalam koalisi, yakni Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH), Gerakan […]

  • Jan Maringka kurban sapi di Masjid Raya Banten saat Idul Adha 1447 H

    Ketum AAAFI Dr. Jan Maringka Tebar Kepedulian Sosial Lewat Kurban Idul Adha 1447 H di Masjid Raya Banten

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 2Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Ketua Umum Asosiasi Advokat dan Akuntan Forensik Indonesia (A3FI), Dr. Jan S. Maringka, S.H., M.H., CGCAE, menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada pondok pesantren di Masjid Raya Banten, Serang, Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial Jan Maringka dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Selain itu, panitia kurban dan […]

  • emisi Jepang 2024 dari industri, pembangkit listrik, hutan penyerap karbon, dan polusi udara di Tokyo

    Target Iklim Jepang Tersendat, Laju Penurunan Emisi Melambat di 2024

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Tokyo, (Kabaristana.com) — Emisi Jepang 2024 terus menurun, tetapi lajunya melambat. Pemerintah Jepang belum mencapai target tahunan meski sudah menjalankan berbagai kebijakan. Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mencatat emisi bersih mencapai 994 juta ton hingga Maret 2025. Angka ini turun 28,7 persen dari level tahun fiskal 2013. Untuk pertama kalinya, total emisi turun di bawah 1 miliar […]

expand_less