KKP dan Australia Edukasi Nelayan Cegah Penangkapan Ilegal
- account_circle Rahman
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Sejumlah nelayan bersama aparat membantu mendorong perahu ke laut di kawasan pesisir, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam aktivitas melaut, Senin (6/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com) || Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Australia Fisheries Management Authority (AFMA) mengedukasi masyarakat pesisir di Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Program ini bertujuan mencegah nelayan Indonesia menangkap ikan secara ilegal di perairan Australia.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan program ini menyasar nelayan, keluarga nelayan, pemilik kapal, dan pelajar sekolah dasar. Ia menilai pendekatan ini membantu masyarakat memahami batas wilayah laut dan risiko pelanggaran.
Ia menegaskan pemerintah memperkuat kerja sama nasional dan internasional untuk menekan pelanggaran di wilayah negara lain. Langkah ini juga menjaga hubungan baik dengan negara tetangga.
Pelanggaran Masih Terjadi
Data AFMA menunjukkan sebagian nelayan dari Buton dan Wakatobi masih melanggar batas laut. Otoritas Australia pun menangkap mereka karena pelanggaran tersebut.
Kondisi ini mendorong KKP dan AFMA memperluas edukasi di wilayah pesisir.
Materi Edukasi dan Pembekalan
Tim memberikan materi tentang batas laut Indonesia–Australia, risiko hukum, dan keselamatan melaut. Mereka juga menjelaskan pentingnya pengelolaan perikanan berkelanjutan.
Selain itu, tim membagikan peta tahan air kepada nelayan. Peta ini memuat batas wilayah laut dan panduan pemanfaatan sumber daya ikan.
Fokus Pencegahan
Lotharia menegaskan pemerintah mengutamakan pencegahan untuk melindungi nelayan. Ia berharap nelayan tidak lagi melintasi batas negara saat melaut.
Ia juga menilai edukasi dan kerja sama menjadi kunci untuk menekan praktik ilegal dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Program ini melibatkan berbagai pihak. KKP dan AFMA bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Luar Negeri, aparat penegak hukum, serta pemerintah daerah.
Kolaborasi ini memastikan edukasi berjalan efektif dan berkelanjutan di masyarakat pesisir.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana

Saat ini belum ada komentar