KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Evakuasi Masih Berlangsung
- account_circle Rahman
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Tabrakan KA jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). (Tangkapan layar Lensa Indonesia RTV)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) – Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi Timur terjadi pada Senin malam (27/4/2026). Peristiwa ini melibatkan kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line di jalur padat wilayah Bekasi. Insiden tersebut langsung mengganggu perjalanan kereta dan menarik perhatian publik.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi sekitar pukul 20.52 WIB di Stasiun Bekasi Timur. Awalnya, sebuah taksi menyenggol KRL di perlintasan sebidang dekat Bulak Kapal. Benturan tersebut membuat KRL berhenti di jalur utama.
Menurut Franoto Wibowo, kondisi itu membuat jalur tidak steril. Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah belakang pada jalur yang sama.
Masinis tidak memiliki cukup waktu untuk menghentikan laju kereta. Akibatnya, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Peristiwa Argo Bromo tabrak ini terjadi dalam waktu singkat setelah gangguan di perlintasan.
Proses Evakuasi
Petugas dari KAI dan kepolisian segera datang ke lokasi. Mereka langsung mengevakuasi penumpang dari kedua rangkaian kereta. Tim juga mengamankan area untuk mencegah risiko lanjutan.
Selain itu, KAI mematikan sementara aliran listrik aliran atas di lintas Cibitung–Bekasi Timur. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keselamatan petugas selama proses evakuasi berlangsung.
Petugas terus mendata jumlah korban dan memastikan kondisi penumpang. Hingga saat ini, proses penanganan masih berjalan.
Dampak Perjalanan
Insiden Argo Bromo tabrak KRL berdampak pada perjalanan kereta di jalur tersebut. Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan dan perubahan jadwal.
Penumpang diminta untuk memperhatikan informasi terbaru terkait perjalanan. KAI juga mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.
Upaya Pemulihan
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang. Perusahaan terus berupaya memulihkan operasional kereta secepat mungkin.
Melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, KAI berharap jalur dapat kembali normal dalam waktu dekat. Petugas juga melakukan pengecekan jalur untuk memastikan keselamatan perjalanan berikutnya.
Peristiwa Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi Timur menjadi pengingat pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Semua pihak diharapkan lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar