Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » KPK Periksa Pegawai Bea Cukai CMT Terkait Dugaan Aliran Uang Korupsi Impor

KPK Periksa Pegawai Bea Cukai CMT Terkait Dugaan Aliran Uang Korupsi Impor

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial CMT pada Rabu, 7 Mei 2026. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami dugaan aliran uang dalam kasus korupsi pengurusan impor barang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik fokus menelusuri dugaan penerimaan uang oleh sejumlah pegawai Bea Cukai.

“Selain itu, saksi dimintai keterangan terkait dugaan penerimaan oleh oknum di Ditjen Bea dan Cukai,” kata Budi di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, KPK menelusuri dugaan pemberian uang dalam proses pengurusan importasi barang. Dengan demikian, penyidik berharap dapat mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.

OTT Bea Cukai Bermula pada Februari 2026

Sebelumnya, kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026. Operasi tersebut berlangsung di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam operasi itu, KPK mengamankan beberapa pihak. Salah satunya yakni Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Kemudian, sehari setelah OTT berlangsung, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang tiruan.

Pejabat Bea Cukai dan Pihak Swasta Jadi Tersangka

KPK menetapkan tiga pejabat Bea Cukai sebagai tersangka. Mereka adalah Rizal (RZL), Sisprian Subiaksono (SIS), dan Orlando Hamonangan (ORL).

Selain pejabat Bea Cukai, KPK juga menetapkan tiga pihak swasta sebagai tersangka. Mereka yakni pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK).

Selanjutnya, pada 26 Februari 2026, KPK kembali menambah daftar tersangka. Kali ini, penyidik menetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru.

KPK Sita Uang Rp5,19 Miliar

Di sisi lain, KPK terus mengembangkan penyidikan kasus tersebut. Pada 27 Februari 2026, penyidik menyita uang tunai Rp5,19 miliar.

Bahkan, penyidik menemukan uang itu dalam lima koper di sebuah rumah kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. KPK menduga uang tersebut berkaitan dengan praktik korupsi pengurusan cukai dan impor barang.

Oleh karena itu, KPK memastikan akan terus menelusuri aliran dana dalam perkara tersebut. Selain itu, penyidik juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pers mahasiswa dalam Seminar Nasional Jurnalistik di Universitas Bina Bangsa Serang

    Peran Pers Mahasiswa dalam Menjaga Demokrasi Kampus

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ruang kebebasan berekspresi di kampus menghadapi tantangan serius di tengah menguatnya disinformasi dan tekanan terhadap independensi pers. Dalam situasi itu, pers mahasiswa memegang peran penting sebagai penopang awal demokrasi dan pengawal nalar kritis di lingkungan akademik. Isu tersebut mencuat dalam Seminar Nasional Jurnalistik bertema Peran Pers Mahasiswa dalam Demokrasi yang berlangsung di […]

  • penembakan di Nigeria di Kota Jos lokasi kejadian bar

    Penembakan di Bar Jos Picu Aksi Balasan Brutal, 27 Orang Tewas

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || Penembakan di Nigeria kembali memicu tragedi berdarah di Kota Jos, Negara Bagian Plateau, Minggu (30/3/2026). Serangan di sebuah bar berubah menjadi rangkaian kekerasan yang menewaskan sedikitnya 27 orang dan memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut. Serangan di Bar Tewaskan Belasan Orang Peristiwa bermula di kawasan Anguwan Rukuba, Distrik Jos Utara. Sekelompok pria […]

  • pembatasan aktivitas politik warga asing Korea Selatan

    Warga Asing Ajukan Uji Materi ke MK Korea Selatan soal Larangan Aktivitas Politik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Larangan politik warga asing di Korea Selatan kembali menjadi sorotan setelah kelompok advokasi hak asasi manusia Open Net Korea mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi Korea Selatan. Gugatan ini menilai aturan imigrasi yang berlaku membatasi kebebasan berekspresi penduduk asing. Open Net Korea menggugat Pasal 17-2 Undang-Undang Imigrasi. Pasal tersebut melarang seluruh aktivitas […]

  • kelas menengah sulit kaya dibandingkan orang kaya dengan aset besar

    Studi Ungkap Pola Belanja Kelas Menengah yang Menghambat Akumulasi Kekayaan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA,kabaristana.com | Keinginan hidup mapan dan memiliki kekayaan finansial masih menjadi tujuan banyak orang. Namun, berbagai riset menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat justru bertahan di kelas menengah karena pola belanja yang kurang mendukung pertumbuhan aset jangka panjang. Di Indonesia, kelompok kelas menengah mendominasi struktur ekonomi. Mereka telah melampaui fase memenuhi kebutuhan dasar, tetapi belum mampu […]

  • IMO soroti krisis Selat Hormuz dalam pernyataan resmi di London

    Krisis Selat Hormuz Kian Memanas, IMO Tegaskan Solusi Militer Tak Cukup

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || Sekretaris Jenderal International Maritime Organization, Arsenio Dominguez, menegaskan bahwa pendekatan militer tidak akan menyelesaikan krisis di Selat Hormuz. Ia meminta semua pihak menurunkan ketegangan dan mengutamakan solusi diplomatik. Dominguez menyampaikan hal itu dalam pertemuan virtual yang digelar Foreign, Commonwealth and Development Office Inggris. Lebih dari 40 negara ikut dalam forum tersebut. Fokus […]

  • OTT PT ST Nickel di Konawe terkait dugaan pemerasan dan suap perusahaan tambang

    Mahasiswa Konawe Nilai OTT Dugaan Pemerasan PT ST Nickel Perlu Didalami, Diduga Ada Unsur Suap dari Pihak Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) | Kasus OTT Konawe terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan tambang PT ST Nickel oleh oknum LSM mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak terburu-buru menyimpulkan kasus ini sebagai pemerasan semata. Mahasiswa asal Konawe, Irjal Ridwan, menilai aparat harus mengusut kasus OTT Konawe secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya membuka kemungkinan […]

expand_less