Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Iran Ajukan Tuntutan Baru ke AS untuk Akhiri Konflik

Iran Ajukan Tuntutan Baru ke AS untuk Akhiri Konflik

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, (kabaristana.com) – Iran menyampaikan tuntutan terbaru kepada Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik yang melibatkan kedua negara. Dalam proposal terbaru, Teheran meminta penghentian perang di seluruh lini, jaminan tidak ada lagi serangan terhadap Iran, serta pencabutan sanksi ekonomi dan blokade angkatan laut AS.

Kantor berita semiresmi Tasnim pada Minggu (10/5) melaporkan bahwa Iran memasukkan poin-poin tersebut dalam kerangka kesepakatan politik dengan AS. Sumber yang mengetahui proses negosiasi menyebut Iran ingin kedua negara segera mengakhiri perang dan mencegah konflik serupa terulang kembali.

Iran juga meminta AS mencabut sanksi penjualan minyak dalam waktu 30 hari setelah kedua pihak mencapai kesepakatan awal. Selain itu, Teheran mendesak Washington membebaskan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan.

Konflik memanas setelah AS dan Israel menyerang Teheran serta sejumlah kota lain di Iran pada 28 Februari lalu. Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, bersama sejumlah pejabat senior dan warga sipil.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke wilayah Israel serta aset milik AS di Timur Tengah. Pemerintah Iran juga memperketat pengawasan di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan minyak dunia.

Kedua pihak mulai memberlakukan gencatan senjata pada 8 April. Iran dan AS lalu menggelar perundingan di Islamabad pada 11 hingga 12 April, tetapi pertemuan itu belum menghasilkan kesepakatan. Setelah perundingan berakhir, AS memberlakukan blokade angkatan laut di kawasan selat tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran dan AS terus bertukar proposal penghentian konflik melalui mediasi Pakistan. Kantor berita resmi IRNA menyebut pemerintah Iran telah mengirim respons terbaru terhadap proposal AS pada Minggu.

Namun, Presiden AS Donald Trump menolak respons tersebut. Melalui platform Truth Social, Trump menyebut proposal Iran “sama sekali tidak dapat diterima.”

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi BEM UI Mabes di depan Markas Besar Polri Jakarta

    Aksi BEM UI di Mabes Polri, Polda Metro Imbau Warga Hindari Jalan Trunojoyo

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, pada Jumat siang (27/2/2026). Menyikapi aksi tersebut, Polda Metro Jaya meminta masyarakat menghindari kawasan Jalan Trunojoyo dan sejumlah ruas di sekitarnya untuk mengurangi potensi kemacetan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, […]

  • Anton Timbang Sultra dalam kegiatan seminar dan pengembangan generasi muda

    Opini: Anton Timbang dan Harapan Baru Dunia Usaha Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Dunia usaha memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di Sulawesi Tenggara, Anton Timbang aktif mengembangkan sektor usaha melalui kepemimpinannya di Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Selama memimpin Kadin Sultra, Anton Timbang memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. Selain itu, ia juga aktif memperkenalkan potensi ekonomi Sulawesi Tenggara kepada […]

  • Status hukum lahan transmigrasi yang tumpang tindih kawasan hutan

    Kementrans Targetkan Penuntasan Status Hukum 17.655 Bidang Tanah Transmigran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 336
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ribuan keluarga transmigran masih hidup tanpa kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Padahal, sebagian dari mereka telah mengelola lahan itu selama puluhan tahun. Ketidakjelasan status tanah ini berisiko memicu konflik agraria dan menghambat kesejahteraan warga. Persoalan Lahan Mengemuka di Tengah Reforma Agraria Masalah tumpang tindih lahan transmigrasi dan kawasan hutan kembali mencuat. […]

  • BBPOM Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras Ilegal di Ciracas

    BBPOM Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras Ilegal di Ciracas

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Jakarta bersama Polda Metro Jaya menindak toko kosmetik di kawasan Ciracas karena menjual obat keras ilegal tanpa izin edar. Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menegaskan toko kosmetik tidak boleh menjual obat keras tanpa izin resmi dari BPOM. Petugas menemukan 72 jenis obat keras ilegal […]

  • ,putra daerah Sulawesi Tenggara dan identitas budaya lokal

    Membaca Dinamika Politik Sultra dari Percakapan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 432
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sulawesi Tenggara hari ini tidak sedang baik-baik saja. Bukan karena daerah ini kekurangan sumber daya. Bukan pula karena Sultra miskin orang-orang cakap. Namun, kegelisahan itu muncul karena rasa asing yang tumbuh perlahan di tengah dinamika politiknya sendiri. Kekuasaan terus berganti dari waktu ke waktu. Akan tetapi, para pemimpin yang muncul sering kali […]

  • air sungai bumi etam keruh akibat erosi tambang batu bara

    Air Sungai PDAM Bumi Etam Keruh, Warga Duga Dampak Erosi Tambang Batu Bara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle usupriyadi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Kutai Timur, (Kabaristana.com) | Air sungai Bumi Etam kini terlihat keruh dan tidak lagi layak digunakan. Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, mengeluhkan perubahan kondisi air yang sebelumnya jernih. Air berubah warna menjadi kecokelatan dan membawa lumpur. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi kesehatan dan lingkungan sekitar. Dugaan Dampak Aktivitas Tambang Warga menduga aktivitas tambang batu bara […]

expand_less