Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Isu Lingkungan di DKI Jakarta Kian Mendesak, Warga Dorong Langkah Nyata dan Berkelanjutan

Isu Lingkungan di DKI Jakarta Kian Mendesak, Warga Dorong Langkah Nyata dan Berkelanjutan

  • account_circle Wandi
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 513
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Berbagai persoalan lingkungan di DKI Jakarta semakin kompleks dan mendesak untuk segera ditangani secara menyeluruh. Warga menyoroti sejumlah isu utama, mulai dari penurunan kualitas udara, persoalan banjir dan pengelolaan sampah, hingga minimnya ruang terbuka hijau di kawasan permukiman padat.

Polusi Udara Jadi Keluhan Harian Warga

Warga Jakarta kini merasakan penurunan kualitas udara hampir setiap hari, terutama di wilayah dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Andi Pratama (38), warga Jakarta Timur, menyebut polusi udara semakin mengganggu aktivitas harian.

“Pagi dan sore hari udara terasa berat. Banyak warga, terutama anak-anak dan lansia, mengeluhkan batuk, iritasi mata, hingga sesak napas. Masalah ini tidak lagi bersifat musiman, tetapi sudah terjadi setiap hari,” ujarnya.

Andi menilai emisi kendaraan bermotor dan aktivitas industri masih menjadi sumber utama pencemaran udara. Ia berharap pemerintah daerah memperluas kebijakan transportasi ramah lingkungan serta memperketat pengawasan emisi.

“Pemerintah perlu memastikan transportasi umum benar-benar nyaman dan terjangkau agar warga mau meninggalkan kendaraan pribadi,” tambahnya.

Banjir dan Sampah Masih Mengancam Permukiman

Selain polusi udara, warga juga masih menghadapi persoalan banjir di sejumlah wilayah. Siti Aminah (45), warga Jakarta Utara, mengatakan genangan air kerap muncul saat hujan deras turun.

“Banjir bukan hanya karena hujan, tetapi karena saluran air tersumbat sampah. Setiap musim hujan, kami selalu merasa khawatir,” katanya.

Menurut Siti, pengelolaan sampah rumah tangga belum berjalan optimal. Kurangnya kesadaran sebagian warga dan keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah memperparah kondisi sungai dan drainase.

“Pemerintah perlu menjalankan edukasi dan penegakan aturan secara bersamaan. Imbauan saja tidak cukup,” ujarnya.

Minim Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Padat

Masalah lain yang tak kalah penting adalah berkurangnya ruang terbuka hijau. Rudi Hartono (29), warga Jakarta Selatan, menilai pembangunan yang masif terus menggerus area hijau di sekitar permukiman.

“Di sekitar rumah saya, hampir semua lahan kosong berubah menjadi bangunan. Padahal ruang hijau sangat penting sebagai area resapan air dan tempat warga beraktivitas,” katanya.

Rudi menambahkan bahwa taman kota dan jalur hijau tidak hanya menjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan mental masyarakat.

“Lingkungan yang hijau membuat warga merasa lebih sehat dan nyaman,” ujarnya.

Harapan Warga pada Kebijakan Lingkungan Jangka Panjang

Warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kebijakan lingkungan yang berorientasi jangka panjang. Mereka mendorong peningkatan kualitas transportasi publik, pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat, perawatan dan normalisasi drainase, serta penambahan ruang terbuka hijau di kawasan padat penduduk.

Selain itu, warga menilai pelibatan aktif masyarakat sangat penting agar kebijakan berjalan efektif. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas lingkungan, dan warga di tingkat RT/RW diharapkan mampu menciptakan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penukaran rupiah lama dicabut di kantor Bank Indonesia

    Sejumlah Rupiah Lama Dicabut, Hak Penukaran Warga Masih Berlaku

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 259
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Sejumlah uang Rupiah lama kini tidak dapat lagi digunakan sebagai alat pembayaran sah. Warga tidak bisa memakainya untuk transaksi sehari-hari. Kondisi ini berisiko merugikan masyarakat jika mereka tidak segera menukarkannya. Banyak warga masih menyimpan uang lama sebagai tabungan, koleksi, atau warisan keluarga. Sebagian warga belum mengetahui bahwa uang tersebut sudah tidak berlaku. […]

  • KPK panggil DPRD Bangkalan terkait kasus dana hibah Jawa Timur 2019-2022

    KPK Panggil Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan Terkait Kasus Dana Hibah Jatim

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua anggota DPRD Madura dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Jawa Timur tahun anggaran 2019–2022. Dua saksi tersebut ialah Rokib (RKB) dari DPRD Bangkalan dan Munaji (MNJ) dari DPRD Pamekasan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan berlangsung di Kantor Perwakilan BPKP Jawa Timur pada Senin. “KPK […]

  • OTT LSM nikel oleh aparat kepolisian di Konawe

    OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kasus OTT Konawe terkait dugaan pemerasan terhadap PT ST Nikel Resource kini menjadi sorotan publik setelah Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM. Peristiwa ini memicu perhatian luas karena menyangkut praktik hukum dan aktivitas pertambangan. Selain itu, berbagai kalangan mulai mempertanyakan transparansi dalam proses penanganan perkara tersebut. HMI Minta Proses Hukum […]

  • Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kasus anak bakar rumah di Pati menyita perhatian masyarakat setelah konflik keluarga berujung pada kebakaran rumah orang tua di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. (08/02/2026). Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu desa di wilayah Pati. Sejak pagi hari, pelaku terlibat […]

  • Timnas Indonesia vs Oman berakhir 3-0 di FIFA Matchday 2026

    Pecahkan sejarah 38 tahun, Skuad Garuda unggul atas Oman skor 3-0

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Tim Nasional (Timnas) Indonesia mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Timnas Oman dengan skor 3-0 dalam laga FIFA Matchday 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6). Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang Skuad Garuda yang selama 38 tahun gagal meraih kemenangan atas Oman. Selain itu, hasil tersebut menunjukkan peningkatan […]

  • Aksi warga memprotes Jalan Rusak Lohia di ruas Mantobua-Korihi, Kabupaten Muna.

    Jalan Rusak 10 Tahun di Lohia Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blokade Akses Wisata Menuju Meleura dan Napabale

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Sejumlah warga dari dua desa di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, menggelar aksi unjuk rasa karena pemerintah daerah belum memperbaiki ruas jalan yang rusak parah di wilayah tersebut. Dalam aksi itu, massa tidak hanya berorasi, tetapi juga memblokade arus lalu lintas sehingga kendaraan tidak dapat melintas menuju kawasan wisata. Massa yang tergabung dalam […]

expand_less