Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Hamdan Zoelva Tolak Eksekusi Serta Merta Hotel Sultan, Nilai Tidak Mendesak dan Cacat Prosedur

Hamdan Zoelva Tolak Eksekusi Serta Merta Hotel Sultan, Nilai Tidak Mendesak dan Cacat Prosedur

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Kuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, menolak pelaksanaan eksekusi serta merta yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni mendatang sebagaimana tercantum dalam surat pemberitahuan eksekusi. Menurutnya, pelaksanaan eksekusi tersebut tidak memiliki urgensi serta diduga tidak memenuhi ketentuan hukum acara yang berlaku.

Pernyataan itu disampaikan Hamdan dalam acara peluncuran buku Pontjo Sutowo: Jihad Melawan Ketidakadilan dan orasi tokoh nasional yang digelar di Jakarta, Sabtu (13/6).

Hamdan menjelaskan bahwa pada prinsipnya putusan serta merta hanya dapat dilaksanakan dalam kondisi yang benar-benar mendesak, khususnya untuk mencegah hilangnya hak pihak tertentu apabila putusan tidak segera dieksekusi. Ia mengutip pandangan seorang profesor yang juga mantan Ketua Mahkamah Agung, yang menyatakan bahwa eksekusi serta merta dimaksudkan untuk menghindari kerugian akibat hilangnya hak seseorang apabila pelaksanaan putusan ditunda.

“Kalau kita mendengar penjelasan dari profesor.Dr, Bagir Manan., S.H.,  yang juga mantan Ketua Mahkamah Agung, putusan serta merta itu hanya bisa dilakukan apabila jika tidak dilaksanakan, pihak tertentu akan kehilangan haknya. Tetapi dalam perkara ini, tidak ada urgensi seperti itu,” ujar Hamdan.

Menurut Hamdan, objek sengketa yang akan dieksekusi tidak akan hilang ataupun lenyap apabila pelaksanaan putusan ditunda. Oleh karena itu, ia menilai tidak terdapat alasan yang cukup untuk melaksanakan eksekusi serta merta.

Selain mempertanyakan aspek urgensi, Hamdan juga menilai pelaksanaan putusan serta merta tersebut tidak memenuhi prosedur hukum yang semestinya. Ia menyebut bahwa berdasarkan hukum acara perdata, pelaksanaan putusan serta merta harus disertai dengan adanya jaminan dari pihak yang mengajukan permohonan eksekusi.

Menurutnya, jaminan tersebut diperlukan sebagai bentuk perlindungan hukum apabila di kemudian hari putusan mengalami perubahan melalui upaya hukum yang tersedia. Dengan adanya jaminan, pihak yang dirugikan akibat perubahan putusan memiliki kepastian mengenai pertanggungjawaban atas kerugian yang timbul.

“Menurut hukum acaranya, putusan serta merta hanya bisa dilaksanakan apabila ada jaminan dari pihak yang memohon eksekusi. Tujuannya agar apabila nanti putusan berubah, ada pihak yang bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan,” katanya.

Berdasarkan dua alasan tersebut, yakni tidak adanya urgensi dan dugaan tidak terpenuhinya persyaratan prosedural, Hamdan menilai pelaksanaan eksekusi serta merta pada 18 Juni tidak seharusnya dipaksakan.

“Kalau itu dipaksa untuk dilaksanakan, maka itu merupakan bentuk ketidakadilan dan ketidakpatutan. Bukan hanya kami yang menolak, tetapi semua pihak yang peduli terhadap keadilan seharusnya juga mempertanyakan pelaksanaan eksekusi tersebut,” tegasnya.

Pernyataan Hamdan Zoelva tersebut merupakan sikap resmi PT Indobuildco terkait rencana pelaksanaan eksekusi serta merta atas objek sengketa yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni mendatang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garansi Sumut mendesak Kejati Sumut mengusut dugaan pungli sertifikasi guru di Pakpak Bharat yang diduga telah berlangsung bertahun-tahun.

    Diduga Terlibat Pungli Sertifikasi Guru, Garansi Sumut Desak Kejati Periksa Kabag TU Kanwil Kemenag

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 28
    • 0Komentar

    MEDAN, (kabaristana.com) – Arus desakan penegakan hukum terhadap tata kelola birokrasi keagamaan di Sumatera Utara kembali mencuat. Koordinator Daerah Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (Garansi) Sumatera Utara secara resmi mengumumkan rencana aksi unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dalam waktu dekat. Aksi massa tersebut dirancang guna mendesak aparat penegak hukum (APH) segera […]

  • Bahlil Lahadalia jelaskan pasokan minyak Indonesia saat Selat Hormuz ditutup

    Bahlil Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kondisi pasokan minyak Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat turut memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi global. Bahlil menegaskan Selat Hormuz memiliki peran penting dalam perdagangan minyak dunia. […]

  • Prabowo NKRI tangguh menghadapi bencana dan tantangan nasional

    Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Berani

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi berbagai tantangan nasional. Meski demikian, ia mengakui bencana alam masih menjadi ujian serius bagi bangsa. Karena itu, Prabowo meminta seluruh elemen pemerintah tetap waspada dan bekerja cepat. Ia menilai tantangan tersebut justru memperlihatkan ketangguhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan itu Prabowo […]

  • impor minyak Rusia Pertamina di kilang energi Indonesia

    RI Jajaki Impor Minyak Rusia, Pertamina Siap Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 63
    • 1Komentar

    Jakarta , {kabaristana.com} Pemerintah Indonesia menjajaki impor minyak Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menanggapi rencana impor minyak Rusia, Pertamina menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan pemerintah sesuai regulasi. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemerintah masih membahas impor minyak Rusia di tingkat pusat. Ia menegaskan Pertamina akan mengikuti kebijakan resmi dan menjaga prinsip kehati-hatian. […]

  • Barang bukti ekstasi antarprovinsi Kalsel yang disita polisi dari jaringan narkoba di Kabupaten Banjar

    Ekstasi Antarprovinsi Kalsel Terbongkar, Polisi Sita 6.726 Butir dan Tangkap Dua Pelaku

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 165
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaaristtana.com}– Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dan menyita 6.726 butir ekstasi. Polisi menangkap RT (26) dan MS (47) di Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Pengungkapan Ekstasi Antarprovinsi Kalsel Awalnya, polisi menerima laporan masyarakat tentang dugaan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar. Selanjutnya, tim Ditresnarkoba langsung menyelidiki informasi tersebut […]

  • Presiden Prabowo Subianto membuka Munas XVIII HIPMI dan menegaskan pentingnya nasionalisme ekonomi Indonesia sebagai landasan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Prabowo Tegaskan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi di Munas HIPMI

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Nasionalisme ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat kebangsaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut Prabowo, sebuah negara tidak akan mencapai kemajuan jika mengabaikan kepentingan nasional. Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu. Nasionalisme Ekonomi Indonesia […]

expand_less