Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Tolak Rencana Eksekusi Hotel Sultan

Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Tolak Rencana Eksekusi Hotel Sultan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi menggelar aksi bertajuk “Pribumi Bersatu, Tolak Eksekusi Hotel Sultan” di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Aksi tersebut menolak rencana eksekusi Hotel Sultan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026.

Selain mahasiswa, karyawan hotel, buruh, dan berbagai elemen masyarakat juga mengikuti aksi tersebut. Mereka menilai rencana eksekusi dapat memicu persoalan hukum, sosial, dan ekonomi.

Massa Tegaskan Penolakan

Koordinator koalisi, Al Hams Qamarallah, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan perlawanan secara damai dan konstitusional.

“Kami siap menghadang rencana eksekusi Hotel Sultan melalui aksi damai dan konstitusional. Karena itu, eksekusi tidak boleh mengabaikan keadilan dan kepastian hukum,” ujar Al Hams.

Menurut Al Hams, beberapa aspek hukum masih memerlukan perhatian. Misalnya, persoalan putusan serta-merta, kewajiban jaminan, hak pemegang HGB, dan perlindungan pekerja.

Sengketa Dinilai Berdampak Luas

Al Hams menjelaskan bahwa sengketa tersebut berkaitan dengan status tanah. Namun, dampaknya dapat meluas ke bangunan dan kegiatan usaha.

Selain itu, ia menilai pelaksanaan eksekusi dapat mengganggu aktivitas ekonomi yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

“Objek sengketanya adalah tanah. Namun, yang terancam bukan hanya tanah, melainkan bisnis hotel, tenaga kerja, tenant, dan vendor,” katanya.

Koalisi Ajukan Enam Tuntutan

Pertama, koalisi meminta pembatalan eksekusi karena pemohon belum menyerahkan nilai jaminan yang setara.

Kedua, mereka meminta pemerintah menghormati ketentuan hukum mengenai hak pemegang HGB.

Ketiga, mereka menuntut perlindungan terhadap pekerja, pelaku usaha, dan pihak ketiga.

Selanjutnya, mereka mendorong penyelesaian sengketa secara transparan, adil, dan bermartabat.

Di samping itu, mereka menegaskan bahwa keadilan harus melindungi hak seluruh warga negara, termasuk pengusaha pribumi.

Terakhir, mereka meminta pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan stabilitas nasional.

Soroti Dampak Sosial dan Ekonomi

Selain aspek hukum, massa juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi apabila eksekusi tetap berlangsung.

Karena itu, mereka meminta perlindungan bagi karyawan, tenant, vendor, dan pemasok.

“Hotel Sultan bukan hanya tanah dan bangunan. Di dalamnya ada pekerja, keluarga karyawan, tenant, dan aktivitas ekonomi yang harus dilindungi,” ujar Al Hams.

Sementara itu, koalisi merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021, serta Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 18 Tahun 2021.

Koalisi Dorong Dialog

Selain menyampaikan penolakan, koalisi juga meminta pemerintah dan PT Indobuildco mengedepankan dialog.

Menurut mereka, negosiasi dapat menghasilkan solusi yang lebih baik. Oleh karena itu, mereka menilai dialog lebih konstruktif dibandingkan pelaksanaan eksekusi.

“Kami akan menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, kami tetap meminta pembatalan eksekusi, perlindungan pekerja, dan pembukaan ruang dialog,” tutup Al Hams.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pesawat hilang kontak di Maros dalam pencarian Basarnas Makassar

    Pesawat ATR 400 Hilang kontak di Maros, Basarnas Turunkan 25 Personel

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 599
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Sebuah pesawat hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026). Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport kehilangan komunikasi ketika melintas di wilayah Kabupaten Maros dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Setelah menerima laporan, Basarnas Makassar segera mengaktifkan operasi pencarian. Tim SAR langsung bergerak untuk melacak posisi pesawat dan memastikan keselamatan […]

  • Paparkan Kinerja Pemberantasan Narkoba, BNN Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun

    Paparkan Kinerja Pemberantasan Narkoba, BNN Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp5,05 triliun untuk tahun anggaran 2027. BNN membutuhkan tambahan dana untuk memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sestama BNN Tantan Sulistyana menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. Rapat berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, […]

  • Agus Salim diplomasi Indonesia

    KH Agus Salim: (The Grand Old Man) Pejuang Diplomasi, Intelektual Bangsa, dan Penjaga Martabat Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 484
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Agus Salim diplomasi Indonesia menempatkan kecerdasan dan etika sebagai senjata utama perjuangan. Sejak awal, ia memilih jalur pemikiran dan diplomasi untuk melawan kolonialisme. Dengan demikian, perjuangannya tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga di mata dunia internasional. Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi tekanan besar dari kekuatan kolonial. Dalam situasi tersebut, […]

  • Pupuk RI tembus Australia melalui ekspor urea perdana

    Mentan Sebut Pupuk RI Tembus Australia, Harga Pupuk Nasional Turun 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut industri pupuk nasional semakin kuat setelah Indonesia mengekspor pupuk urea ke Australia. Selain itu, pemerintah juga menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen untuk petani. Amran mengatakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto berhasil menekan harga pupuk tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Di saat […]

  • KPK geledah Kanwil Pajak Surakarta terkait kasus korupsi pajak

    KPK ungkap penggeledahan Kanwil Pajak Surakarta dan empat daerah lain

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II atau Kanwil Pajak Surakarta pada 11–12 Agustus 2026. Penyidik juga mendatangi sejumlah lokasi di Klaten, Jombang, Surabaya, dan Malang. KPK melakukan penggeledahan tersebut untuk mengembangkan penyidikan dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya […]

  • KKJ Sultra mengecam Kadispar Ridwan Badallah usai menyebut wartawan “idiot” dan mendesak permintaan maaf secara terbuka.

    KKJ Sultra Kecam Kepala Dinas Pariwisata Sultra Usai Sebut Wartawan “Idiot”

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kendari, (KABARISTANA.COM) – Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, yang menyebut wartawan dengan kata “idiot” melalui akun TikTok pribadinya @eRBe#bersuara. Koordinator KKJ Sultra, Fadli Aksar, menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan seorang pejabat publik karena merendahkan profesi jurnalis. Ia menegaskan, keberatan terhadap kerja jurnalistik seharusnya disampaikan […]

expand_less