Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com0) – Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov, penganiayaan, dan penyalahgunaan senjata tajam di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengatakan tim Resmob menangkap pelaku berinisial H dan MT setelah melakukan penyelidikan.

Tim Resmob menangkap H di kawasan Cipinang Bali, Jakarta Timur, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 00.00 WIB. Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan menangkap MT di Kampung Kandang, Sukapura, Cilincing, pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, polisi terus memburu pelaku berinisial D. Hingga kini, D masih berstatus DPO.

Polisi Amankan Barang Bukti

Tim penyidik mengamankan satu unit sepeda motor beserta dokumen kendaraan. Polisi juga menyita rekaman CCTV, serpihan botol bom molotov, hasil visum korban, dan sebuah batu yang diduga dipakai saat penganiayaan.

Penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan. Penyidik juga menerapkan Pasal 591 juncto Pasal 308 dan Pasal 309 KUHP mengenai perusakan serta perbuatan yang membahayakan keselamatan umum.

Selain itu, penyidik mengenakan Pasal 307 KUHP tentang penyalahgunaan senjata tajam. Kedua tersangka menghadapi ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Mediasi Berujung Penganiayaan

Kasus ini bermula dari tiga laporan polisi yang masuk pada 22 hingga 26 Juni 2026. Ketiga laporan itu memuat dugaan penganiayaan, perusakan, dan tindakan yang membahayakan keselamatan umum.

Konflik bermula saat H bertemu mantan istrinya, AB, pada Minggu (21/6). Keduanya melakukan mediasi terkait hak asuh anak. Namun, mediasi tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.

Keesokan harinya sekitar pukul 01.00 WIB, kedua pihak kembali bertemu. Ketua RT setempat ikut menyaksikan proses mediasi.

Situasi kembali memanas. Polisi menduga H memukul dan menendang AB. Saat korban meninggalkan lokasi, H mengejar korban lalu memukulnya menggunakan batu. Petugas Linmas kemudian menghentikan aksi tersebut.

Bom Molotov Salah Sasaran

Beberapa jam setelah kejadian, polisi menduga H mengajak MT dan D menyerang seorang pria berinisial H. Polisi juga menduga ketiganya merakit dua bom molotov di area pembuangan sampah. MT membawa sebilah celurit saat menjalankan aksi tersebut.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ketiga pelaku mendatangi Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja.

Mereka mengajak target berduel. Namun, salah satu bom molotov justru meleset. Bom itu mengenai seorang perempuan berinisial RD dan anaknya yang sedang melintas menggunakan sepeda motor.

Korban mengalami luka akibat insiden tersebut. Polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari para korban.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara terus memburu pelaku berinisial D. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti untuk menuntaskan kasus tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku. Penyidik memastikan proses hukum akan berjalan hingga seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba

    Trump Singgung “Ambil Alih Kuba”, Ketegangan AS-Kuba Kembali Memanas

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 248
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (Kabaristana.com) | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba. Ia menyebut kemungkinan mengambil peran terhadap negara tersebut, di tengah proses diplomasi yang sedang berlangsung. Trump menyampaikan pernyataan itu langsung kepada wartawan di Gedung Putih. Ia menilai situasi di Kuba membuka peluang bagi Amerika Serikat untuk bertindak. “Saya […]

  • Krisis Penerbangan Timur Tengah di Bandara Internasional Dubai dengan pesawat terparkir akibat penutupan wilayah udara.

    Krisis Penerbangan Timur Tengah: Harga Tiket Asia–Eropa Melonjak dan Kursi Ludes

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Penutupan sejumlah bandara utama di Timur Tengah mengguncang industri penerbangan global. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel melawan Iran memaksa otoritas menutup ruang udara di kawasan tersebut. Dampaknya langsung terasa pada rute Asia–Eropa. Bandara Internasional Dubai menghentikan operasional selama beberapa hari. Keputusan itu memangkas ribuan kursi setiap hari. Maskapai besar seperti Emirates dan Qatar […]

  • timnas hoki Indonesia Oman kualifikasi Asian Games 2026 Bangkok

    Indonesia Tumbang 1-4 dari Oman, Evaluasi Jadi Kunci Laga Berikutnya di Kualifikasi Asian Games 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Timnas hoki Indonesia Oman menjadi perhatian dalam kualifikasi Asian Games 2026 setelah Indonesia kalah 1-4 dari Oman. Hasil ini mendorong tim untuk segera melakukan evaluasi demi menjaga peluang lolos dari fase grup. Jalannya Pertandingan Indonesia membuka laga dengan permainan agresif. Serangan cepat dari lini depan membuahkan hasil ketika Aulia Akbar Al Ardh […]

  • Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Konkep, (Kabaristana.com) || Polemik tambang di Pulau Wawonii, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, kembali mencuat. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak pemerintah segera mencabut seluruh izin pertambangan di wilayah tersebut. IUP Masih Aktif di Pulau Wawonii Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyebut ada lima IUP yang masih aktif. Empat izin bergerak di sektor nikel, sementara satu […]

  • Mentan Andi Amran Sulaiman meninjau lokasi bantuan banjir Sultra di Kendari

    Mentan Salurkan Rp10 Miliar untuk Korban Banjir di Delapan Daerah Sultra

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 166
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)-Bantuan banjir Sultra senilai Rp10 miliar disalurkan pemerintah pusat untuk warga terdampak di delapan kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan tersebut saat meninjau lokasi banjir di Kendari, Selasa. Banjir sejak 8 Mei 2026 merendam permukiman, sawah, dan fasilitas umum di Kota Kendari, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, […]

  • Raja Juli Antoni menjawab wartawan di Istana setelah Prabowo panggil Raja Juli ke Istana.

    Dipanggil Prabowo ke Istana, Menhut Raja Juli Siapkan Laporan Pendanaan 57 Taman Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis siang. Pertemuan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Raja Juli mengatakan ia belum mengetahui agenda rapat tersebut. Meski begitu, ia membawa sejumlah bahan laporan terkait sektor kehutanan. “Saya diminta menghadap pukul 13.30 WIB. Agendanya […]

expand_less