Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com0) – Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov, penganiayaan, dan penyalahgunaan senjata tajam di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengatakan tim Resmob menangkap pelaku berinisial H dan MT setelah melakukan penyelidikan.

Tim Resmob menangkap H di kawasan Cipinang Bali, Jakarta Timur, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 00.00 WIB. Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan menangkap MT di Kampung Kandang, Sukapura, Cilincing, pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, polisi terus memburu pelaku berinisial D. Hingga kini, D masih berstatus DPO.

Polisi Amankan Barang Bukti

Tim penyidik mengamankan satu unit sepeda motor beserta dokumen kendaraan. Polisi juga menyita rekaman CCTV, serpihan botol bom molotov, hasil visum korban, dan sebuah batu yang diduga dipakai saat penganiayaan.

Penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan. Penyidik juga menerapkan Pasal 591 juncto Pasal 308 dan Pasal 309 KUHP mengenai perusakan serta perbuatan yang membahayakan keselamatan umum.

Selain itu, penyidik mengenakan Pasal 307 KUHP tentang penyalahgunaan senjata tajam. Kedua tersangka menghadapi ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Mediasi Berujung Penganiayaan

Kasus ini bermula dari tiga laporan polisi yang masuk pada 22 hingga 26 Juni 2026. Ketiga laporan itu memuat dugaan penganiayaan, perusakan, dan tindakan yang membahayakan keselamatan umum.

Konflik bermula saat H bertemu mantan istrinya, AB, pada Minggu (21/6). Keduanya melakukan mediasi terkait hak asuh anak. Namun, mediasi tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.

Keesokan harinya sekitar pukul 01.00 WIB, kedua pihak kembali bertemu. Ketua RT setempat ikut menyaksikan proses mediasi.

Situasi kembali memanas. Polisi menduga H memukul dan menendang AB. Saat korban meninggalkan lokasi, H mengejar korban lalu memukulnya menggunakan batu. Petugas Linmas kemudian menghentikan aksi tersebut.

Bom Molotov Salah Sasaran

Beberapa jam setelah kejadian, polisi menduga H mengajak MT dan D menyerang seorang pria berinisial H. Polisi juga menduga ketiganya merakit dua bom molotov di area pembuangan sampah. MT membawa sebilah celurit saat menjalankan aksi tersebut.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ketiga pelaku mendatangi Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja.

Mereka mengajak target berduel. Namun, salah satu bom molotov justru meleset. Bom itu mengenai seorang perempuan berinisial RD dan anaknya yang sedang melintas menggunakan sepeda motor.

Korban mengalami luka akibat insiden tersebut. Polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari para korban.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara terus memburu pelaku berinisial D. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti untuk menuntaskan kasus tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku. Penyidik memastikan proses hukum akan berjalan hingga seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tan Malaka adalah pemikir dan pejuang kemerdekaan Indonesia yang menginspirasi melalui gagasan kritis, logika, dan pendidikan.

    Tan Malaka: Pemikir Revolusioner yang Terlalu Maju untuk Zamannya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Oleh: Rahman Kabaristana.com – Nama Tan Malaka selalu memunculkan perdebatan. Sebagian orang mengenalnya sebagai tokoh kiri karena keterlibatannya dalam gerakan komunis internasional pada awal perjuangannya. Sebagian lainnya menilai Tan Malaka sebagai pejuang kemerdekaan sekaligus pemikir bangsa yang belum memperoleh tempat yang layak dalam sejarah Indonesia. Terlepas dari berbagai penilaian tersebut, Tan Malaka merupakan salah satu […]

  • kpk usulan perbaikan pemilu untuk mencegah korupsi politik di indonesia

    KPK Usulan Perbaikan Pemilu untuk Tekan Korupsi Politik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 173
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan lima langkah strategis untuk memperbaiki penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) agar lebih transparan dan bebas dari praktik korupsi. KPK menyusun usulan ini berdasarkan kajian dalam Laporan Tahunan 2025 Direktorat Monitoring. Selain itu, KPK menilai perbaikan ini mendesak karena berbagai kerawanan masih muncul dalam proses pemilu. Terutama, biaya politik […]

  • Pembangunan Papua Berbasis Etnosains menjadi sorotan dalam konferensi Analis Papua Strategis di Jayapura yang dihadiri Wamen HAM Mugiyanto.

    Pembangunan Papua Berbasis Etnosains Dinilai Perkuat HAM dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Pembangunan Papua Berbasis Etnosains menjadi salah satu pendekatan yang dinilai mampu memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) sekaligus menjaga budaya masyarakat adat. Pendekatan ini juga dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan di berbagai wilayah Papua. Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Konferensi Analis Papua Strategis (APS) di […]

  • Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an Wawotobi yang digelar DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi

    Wisuda Khatam Al-Qur’an Se-Kecamatan Wawotobi, DPK BKPRMI Tegaskan Komitmen Dakwah dan Pendidikan Qur’ani

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 245
    • 1Komentar

    KONAWE, kabaristana.com – DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi menggelar Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an se-Kecamatan Wawotobi pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah karena melibatkan banyak TPQ di wilayah tersebut. Selain itu, panitia menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd. Kemudian, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Konawe dan Camat […]

  • arga gunakan rakit akibat jembatan ambrol di Semarang"

    Jembatan Ambrol Diterjang Banjir, Warga Semarang Gunakan Rakit untuk Beraktivitas

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    jakarta, kabaristana.com | Warga gunakan rakit akibat jembatan ambrol di Semarang setelah banjir merusak akses utama penghubung antarpermukiman. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir memicu luapan sungai hingga menghantam struktur jembatan dan menyebabkan kerusakan parah. Peristiwa ini terjadi di sejumlah kawasan terdampak banjir di Semarang, Jawa Tengah. Jembatan yang ambrol […]

  • TNI tembak pesawat CIA, markas Central Intelligence Agency Amerika Serikat di Langley

    TNI Tembak Pesawat CIA: Operasi Mata-Mata AS Terbongkar di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kasus TNI tembak pesawat CIA mencatat salah satu momen paling tegas dalam sejarah pertahanan Indonesia. Pada dasarnya, insiden ini menunjukkan bagaimana operasi mata-mata asing dapat berubah menjadi aksi bersenjata yang menimbulkan korban sipil. Akibatnya, kedaulatan negara dan keselamatan warga ikut terancam. Serangan udara pada akhir 1950-an itu langsung memukul wilayah konflik. Oleh […]

expand_less