Guru PPPK Jakarta Utara Resmi Perpanjang Kontrak Kerja Selama Tiga Tahun
- account_circle Retanto
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Guru PPPK Jakarta Utara mengikuti proses penandatanganan perpanjangan kontrak kerja selama tiga tahun yang digelar Pemerintah Kota Jakarta Utara di Gedung Balai Yos Sudarso pada 1–2 Juli 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com)-Sebanyak 1.525 Guru PPPK Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu resmi menandatangani perpanjangan kontrak kerja selama tiga tahun. Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar kegiatan tersebut di Gedung Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, pada 1–2 Juli 2026.
Pemerintah membagi penandatanganan kontrak ke dalam beberapa sesi. Setiap sesi diikuti sekitar 225 guru agar proses berlangsung tertib dan lancar.
Pemerintah Apresiasi Dedikasi Guru PPPK
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, mengapresiasi dedikasi para guru selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, pemerintah memberikan perpanjangan kontrak sebagai bentuk kepercayaan atas kinerja mereka.
Fredy meminta para guru terus meningkatkan kompetensi. Ia juga mengajak mereka menjaga disiplin, integritas, dan tanggung jawab saat menjalankan tugas.
Ia berharap para guru terus mengembangkan kemampuan. Pemerintah juga membuka peluang bagi mereka untuk meraih jenjang karier yang lebih baik.
Penandatanganan Menentukan Status Kepegawaian
Kepala Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Jakarta Utara, Neni Maryani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses administrasi perpanjangan masa kerja guru PPPK.
Neni meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan penandatanganan kontrak. Proses tersebut menentukan keberlanjutan status kepegawaian para guru.
Ia menambahkan, kontrak berlaku selama tiga tahun. Namun, masa kerja tetap mengikuti batas usia sesuai ketentuan yang berlaku.
Guru Berharap Ada Kepastian Jenjang Karier
Guru SMP Negeri 55 Jakarta, Tuti Handayani, mengaku bersyukur karena proses perpanjangan kontrak berjalan mudah. Ia menilai seluruh tahapan berlangsung tertib dan tidak menyulitkan peserta.
Tuti berharap pemerintah menghadirkan kebijakan yang memberi kepastian jenjang karier bagi guru PPPK. Menurutnya, kebijakan tersebut akan membuat para guru semakin fokus menjalankan tugas pendidikan.
Ia juga menceritakan perjalanan panjangnya sebagai pendidik. Sebelum menjadi PPPK, Tuti mengajar di beberapa sekolah dengan honor yang terbatas sambil menyelesaikan pendidikan.
Perjuangan tersebut akhirnya membawanya menjadi guru PPPK. Ia mengaku bersyukur dapat terus mengabdi di dunia pendidikan dan berharap pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan serta peluang pengembangan karier bagi guru PPPK.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar