Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KKJ Sultra Kecam Kepala Dinas Pariwisata Sultra Usai Sebut Wartawan “Idiot”

KKJ Sultra Kecam Kepala Dinas Pariwisata Sultra Usai Sebut Wartawan “Idiot”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (KABARISTANA.COM) – Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, yang menyebut wartawan dengan kata “idiot” melalui akun TikTok pribadinya @eRBe#bersuara.

Koordinator KKJ Sultra, Fadli Aksar, menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan seorang pejabat publik karena merendahkan profesi jurnalis. Ia menegaskan, keberatan terhadap kerja jurnalistik seharusnya disampaikan melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Sebagai pejabat publik, Ridwan Badallah seharusnya memahami bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Pers. Pernyataan yang merendahkan wartawan dapat menjadi bentuk intimidasi verbal terhadap profesi jurnalis,” ujar Fadli melalui keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).

Persoalan ini bermula ketika seorang jurnalis meminta tanggapan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka terkait denda administratif Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terhadap PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) senilai Rp2,09 triliun pada Selasa (8/9/2026).

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan pernyataan Gubernur Sultra yang mendukung penegakan hukum di bidang lingkungan dan sumber daya alam (SDA), termasuk melalui pemulihan aset selain proses pidana.

Pada hari yang sama, Ridwan Badallah mengunggah video melalui akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, ia menyebut pertanyaan jurnalis itu salah sasaran dan menggunakan kata “idiot” untuk menyebut wartawan yang mengajukan pertanyaan.

Fadli menegaskan, jurnalis memiliki hak untuk mengajukan pertanyaan, termasuk pertanyaan kritis, sebagai bagian dari proses verifikasi dan klarifikasi informasi kepada pejabat publik.

“Jurnalis bekerja untuk kepentingan publik. Bertanya, melakukan konfirmasi, dan menggali informasi merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang tidak boleh dihalangi dengan cara-cara yang merendahkan,” ujarnya.

Menurut Fadli, narasumber memang memiliki hak untuk mengoreksi pertanyaan yang dianggap keliru atau memilih tidak menjawab. Namun, hak tersebut tidak semestinya digunakan untuk menghina atau menyerang pribadi jurnalis.

“Kalau ada keberatan terhadap pemberitaan atau pertanyaan wartawan, tersedia mekanisme hak jawab, hak koreksi, maupun pengaduan ke Dewan Pers. Bukan dengan menyebut wartawan idiot,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan terhadap jurnalis tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ancaman, intimidasi, penghinaan, dan tekanan verbal juga dapat memengaruhi kebebasan pers.

Menurut Fadli, pernyataan yang merendahkan jurnalis berpotensi menimbulkan chilling effect, yakni kondisi ketika wartawan menjadi enggan mengajukan pertanyaan kritis karena khawatir mendapat tekanan atau penghinaan.

Atas persoalan tersebut, KKJ Sultra menyatakan mengecam pernyataan Ridwan Badallah dan meminta Kepala Dinas Pariwisata Sultra itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada media dalam waktu 3×24 jam.

Fadli mengatakan KKJ Sultra akan mempertimbangkan langkah hukum apabila permintaan maaf tersebut tidak disampaikan dalam batas waktu yang telah ditentukan.

“Kami meminta Kadis Pariwisata Sultra meminta maaf secara terbuka. Jika tidak dilakukan, KKJ Sultra akan mempertimbangkan langkah hukum,” pungkas Fadli.

Maka dari itu, kami menegaskan kepada Kepala Dinas Pariwisata Sultra agar segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers dan media atas pernyataan yang telah disampaikannya. Pernyataan tersebut kami nilai tidak pantas karena dapat merendahkan dan mencederai profesi jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.

(RM)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Green Institute desak, Kejagung RI Selidiki Tambang Pulau Senja

    Green Institute desak, Kejagung RI Selidiki Tambang Pulau Senja

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 422
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kasus Tambang Pulau Senja memicu aksi protes di Jakarta. Green Institute Sulawesi Tenggara mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menyerahkan laporan resmi, Selasa (04/01/2026). Massa aksi menyoroti aktivitas tambang batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Desa Wawatu, Moramo Utara, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Mereka menilai kegiatan itu mengancam kawasan wisata […]

  • aktivitas tambang Pulau Wawonii Sulawesi Tenggara

    Ampuh, Aktivitas Tambang Pulau Wawonii Diminta Dihentikan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Kendari (Kabaristana.com) – Aktivitas tambang di Pulau Wawonii kembali menjadi sorotan. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak pemerintah menghentikan seluruh kegiatan pertambangan di wilayah tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyatakan saat ini masih ada lima Izin Usaha Pertambangan (IUP) aktif di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan. Empat IUP nikel dimiliki PT Gema […]

  • Menlu Iran Idulfitri ASEAN Abbas Araghchi sampaikan ucapan ke Indonesia

    Menlu Iran Sampaikan Ucapan Idulfitri untuk Indonesia dan ASEAN, Singgung Solidaritas di Tengah Konflik

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 271
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Menlu Iran Idulfitri ASEAN menjadi sorotan setelah Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri kepada negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ia menyampaikan pesan tersebut melalui akun media sosial resminya pada Minggu (22/3/2026). Dalam pernyataannya, Araghchi menyebut Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim […]

  • OTT PT ST Nickel di Konawe terkait dugaan pemerasan dan suap perusahaan tambang

    Mahasiswa Konawe Nilai OTT Dugaan Pemerasan PT ST Nickel Perlu Didalami, Diduga Ada Unsur Suap dari Pihak Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) | Kasus OTT Konawe terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan tambang PT ST Nickel oleh oknum LSM mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak terburu-buru menyimpulkan kasus ini sebagai pemerasan semata. Mahasiswa asal Konawe, Irjal Ridwan, menilai aparat harus mengusut kasus OTT Konawe secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya membuka kemungkinan […]

  • Ancaman Trump ke Iran saat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington DC

    Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 236
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Ancaman Trump ke Iran kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menyampaikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah tegas jika Teheran menolak kesepakatan yang diajukan Washington. Melalui Truth Social, Trump menyebut proposal tersebut sebagai kesepakatan yang adil. Namun, ia juga mengingatkan bahwa penolakan dapat berujung pada serangan […]

  • 392 Haji Mataram disambut Wali Kota Mohan Roliskana saat tiba di Asrama Haji Lombok setelah menunaikan ibadah haji 2026

    392 Haji Mataram Tiba, Wali Kota Beri Apresiasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta,(Kabaristana.com)- Sebanyak 392 haji Mataram yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 telah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menyambut kedatangan jamaah di Aula Bir Ali II Asrama Haji Lombok, Minggu. Pemerintah Kota Mataram menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah yang tiba bersama kloter tersebut dapat kembali dengan selamat. […]

expand_less