Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KKJ Sultra Kecam Kepala Dinas Pariwisata Sultra Usai Sebut Wartawan “Idiot”

KKJ Sultra Kecam Kepala Dinas Pariwisata Sultra Usai Sebut Wartawan “Idiot”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (KABARISTANA.COM) – Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, yang menyebut wartawan dengan kata “idiot” melalui akun TikTok pribadinya @eRBe#bersuara.

Koordinator KKJ Sultra, Fadli Aksar, menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan seorang pejabat publik karena merendahkan profesi jurnalis. Ia menegaskan, keberatan terhadap kerja jurnalistik seharusnya disampaikan melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Sebagai pejabat publik, Ridwan Badallah seharusnya memahami bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Pers. Pernyataan yang merendahkan wartawan dapat menjadi bentuk intimidasi verbal terhadap profesi jurnalis,” ujar Fadli melalui keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).

Persoalan ini bermula ketika seorang jurnalis meminta tanggapan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka terkait denda administratif Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terhadap PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) senilai Rp2,09 triliun pada Selasa (8/9/2026).

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan pernyataan Gubernur Sultra yang mendukung penegakan hukum di bidang lingkungan dan sumber daya alam (SDA), termasuk melalui pemulihan aset selain proses pidana.

Pada hari yang sama, Ridwan Badallah mengunggah video melalui akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, ia menyebut pertanyaan jurnalis itu salah sasaran dan menggunakan kata “idiot” untuk menyebut wartawan yang mengajukan pertanyaan.

Fadli menegaskan, jurnalis memiliki hak untuk mengajukan pertanyaan, termasuk pertanyaan kritis, sebagai bagian dari proses verifikasi dan klarifikasi informasi kepada pejabat publik.

“Jurnalis bekerja untuk kepentingan publik. Bertanya, melakukan konfirmasi, dan menggali informasi merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang tidak boleh dihalangi dengan cara-cara yang merendahkan,” ujarnya.

Menurut Fadli, narasumber memang memiliki hak untuk mengoreksi pertanyaan yang dianggap keliru atau memilih tidak menjawab. Namun, hak tersebut tidak semestinya digunakan untuk menghina atau menyerang pribadi jurnalis.

“Kalau ada keberatan terhadap pemberitaan atau pertanyaan wartawan, tersedia mekanisme hak jawab, hak koreksi, maupun pengaduan ke Dewan Pers. Bukan dengan menyebut wartawan idiot,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan terhadap jurnalis tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ancaman, intimidasi, penghinaan, dan tekanan verbal juga dapat memengaruhi kebebasan pers.

Menurut Fadli, pernyataan yang merendahkan jurnalis berpotensi menimbulkan chilling effect, yakni kondisi ketika wartawan menjadi enggan mengajukan pertanyaan kritis karena khawatir mendapat tekanan atau penghinaan.

Atas persoalan tersebut, KKJ Sultra menyatakan mengecam pernyataan Ridwan Badallah dan meminta Kepala Dinas Pariwisata Sultra itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada media dalam waktu 3×24 jam.

Fadli mengatakan KKJ Sultra akan mempertimbangkan langkah hukum apabila permintaan maaf tersebut tidak disampaikan dalam batas waktu yang telah ditentukan.

“Kami meminta Kadis Pariwisata Sultra meminta maaf secara terbuka. Jika tidak dilakukan, KKJ Sultra akan mempertimbangkan langkah hukum,” pungkas Fadli.

Maka dari itu, kami menegaskan kepada Kepala Dinas Pariwisata Sultra agar segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers dan media atas pernyataan yang telah disampaikannya. Pernyataan tersebut kami nilai tidak pantas karena dapat merendahkan dan mencederai profesi jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.

(RM)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Borneo Forum 2026 dorong pemangkasan birokrasi Program PSR di Balikpapan

    Borneo Forum 2026 Dorong Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Balikpapan, (kabaristana.com) — Borneo Forum 2026 mendorong pemerintah memangkas birokrasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Penyederhanaan proses dinilai dapat mempercepat penyaluran dana dan membantu petani meremajakan kebun sawit. Direktur Perencanaan dan Pengembangan Dana BPDPKS Lupi Hartono mengatakan proses administrasi masih menjadi kendala utama. Persyaratan dokumen yang panjang membuat banyak pengajuan PSR membutuhkan waktu lama. “Kami […]

  • Netanyahu Timur Tengah dalam konflik Israel di Lebanon yang memicu ketegangan kawasan

    Strategi di Balik Eskalasi: Mengapa Perdamaian Timur Tengah Kian Menjauh?

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel meningkatkan operasi militernya di Lebanon. Sejumlah analis melihat langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar respons keamanan sesaat. Operasi Militer Bukan Sekadar Taktis Pengamat Timur Tengah menilai Israel tidak hanya menargetkan kekuatan Hizbullah. Mereka melihat adanya upaya sistematis untuk membentuk ulang […]

  • pengungsi palestina menghadapi krisis kemanusiaan gaza dan kekurangan air bersih

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Rafah, Gaza, (Kabaristana.com) – Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk ketika konflik masih berlangsung. Kekurangan makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar membuat jutaan warga Palestina berjuang bertahan hidup di kamp-kamp pengungsian. Banyak keluarga kehilangan rumah setelah operasi militer Israel di wilayah tersebut. Organisasi kemanusiaan memperkirakan sekitar 1,9 juta warga Palestina kini hidup sebagai pengungsi, sebagian […]

  • Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final melalui gol Ferran Torres pada babak extra time.

    Drama Extra Time! Spanyol Taklukkan Argentina, Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 60
    • 0Komentar

    NEW JERSEY, (kabaristana.com)  — Spanyol memastikan diri sebagai juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada laga final di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7) waktu setempat. Gol semata wayang Ferran Torres pada menit ke-106 mengantarkan La Roja meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah. […]

  • Ben White timnas Inggris dipanggil kembali

    Ben White Dipanggil Lagi ke Timnas Inggris, Peluang Terbuka Jelang Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 181
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ben White kembali memperkuat timnas Inggris setelah absen sejak Piala Dunia 2022. Pemanggilan ini menjadi kesempatan penting bagi bek Arsenal tersebut untuk membuktikan kualitasnya di level internasional. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memasukkan White ke dalam skuad untuk menggantikan Jarell Quansah yang mengalami cedera otot paha kiri. Tuchel menilai White mampu menambah kekuatan […]

  • bitcoin turun 58000 terlihat pada grafik harga bitcoin yang melemah di pasar kripto

    Citi Pangkas Target Kripto: Bitcoin Berisiko Turun ke US$58.000

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 192
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Citigroup menurunkan proyeksi harga Bitcoin dan Ethereum untuk 12 bulan ke depan. Bank investasi tersebut melihat perlambatan regulasi kripto di Amerika Serikat sebagai faktor utama yang menekan prospek pasar. Mengutip laporan CNBC, pembahasan legislasi kripto di Senat AS belum menunjukkan kemajuan. Kondisi ini mengurangi peluang masuknya dana institusional dan memperlambat adopsi berbasis ETF. […]

expand_less