Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Megawati Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah University

Megawati Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah University

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Megawati doktor honoris causa menjadi perhatian dunia internasional setelah Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University di Riyadh, Arab Saudi. Prosesi penganugerahan berlangsung khidmat di lingkungan kampus universitas tersebut.

Pemberian gelar ini memiliki makna penting secara akademik dan simbolik. Megawati tercatat sebagai tokoh perempuan pertama dari luar Arab Saudi yang menerima doktor kehormatan dari Princess Nourah University. Universitas ini dikenal sebagai perguruan tinggi perempuan terbesar di dunia dan menjadi pusat pengembangan kepemimpinan perempuan di kawasan Timur Tengah.

Megawati Doktor Honoris Causa dan Kepemimpinan Perempuan

Dalam pidatonya, Megawati doktor honoris causa menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberanian moral. Selain itu, ia menyoroti peran perempuan dalam pemerintahan dan proses pengambilan kebijakan publik. Menurut Megawati, pendidikan yang setara membuka jalan bagi perempuan untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan bangsa.

“Princess Nourah University berdiri sebagai simbol kemajuan perempuan dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, dan pengabdian sosial,” ujar Megawati di hadapan pimpinan universitas dan senat akademik.

Megawati menegaskan bahwa gelar kehormatan ini bukan pencapaian personal. Sebaliknya, ia memaknainya sebagai pengakuan terhadap perjuangan panjang perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan dan akses pendidikan. Karena itu, ia mendorong generasi muda perempuan untuk terus belajar dan mengambil peran strategis di berbagai bidang.

Prosesi Resmi dan Pengakuan Akademik

Pelaksana Tugas Rektor Princess Nourah University, Fawziyah bint Suliman Al Amro, membuka acara dengan sambutan resmi. Setelah itu, ia mengalungkan selendang doktor kehormatan kepada Megawati sebagai simbol penganugerahan akademik. Para peserta menyambut prosesi tersebut dengan tepuk tangan.

Gelar ini menjadi doktor kehormatan ke-11 bagi Megawati. Selain itu, ia juga telah menerima tiga gelar profesor kehormatan dari berbagai institusi akademik nasional dan internasional. Pencapaian tersebut memperkuat pengakuan dunia terhadap kontribusinya di bidang kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan.

Usai acara, Megawati berfoto bersama pimpinan universitas. Ia turut didampingi M. Prananda Prabowo serta Ketua DPR RI Puan Maharani.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Buol Sulawesi Tengah merendam permukiman warga di Kecamatan Bukal

    Hiujan deras, empat desa di Buol Sulteng terendam banjir

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Banjir akibat curah hujan tinggi merendam empat desa di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (5/6) itu menyebabkan ratusan warga terdampak, puluhan rumah terendam, serta merusak sejumlah infrastruktur penting. Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan sungai meluap hingga menggenangi […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 513
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

  • Kemendukbangga Kemenkop perkuat ekonomi rakyat melalui koperasi keluarga di Jakarta

    Kemendukbangga dan Kemenkop Bersinergi Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Keluarga

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 92
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggandeng Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi berbasis keluarga. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Senin (11/5). Kerja sama itu mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Wihaji mengatakan Kemendukbangga/BKKBN memiliki program […]

  • Timnas hoki putri Indonesia saat kualifikasi Asian Games 2026

    Optimisme Nisa Indira: Timnas Hoki Putri Indonesia Siap Lolos ke Asian Games 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
    • visibility 228
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Timnas hoki putri Indonesia membuka peluang besar untuk lolos ke Asian Games 2026 setelah meraih kemenangan penting di laga perdana kualifikasi. Dalam pertandingan yang berlangsung di Jakarta, skuad Merah Putih berhasil mengalahkan Kazakhstan dengan skor 2-1. Kapten tim, Nisa Indira, menyatakan bahwa kemenangan ini memberikan dorongan moral yang besar bagi seluruh pemain. […]

  • ilustrasi pembunuhan istri baju lebaran di batavia 1932

    Tragedi Lebaran 1932 di Batavia: Permintaan Baju Baru Berujung Pembunuhan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Tradisi membeli pakaian baru menjelang Lebaran telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, pada masa kolonial, kebiasaan ini pernah memicu peristiwa tragis. Pada Idul Fitri 1350 Hijriah atau Januari 1932, warga Batavia kini Jakarta dikejutkan oleh pembunuhan seorang istri oleh suaminya di kawasan Tanjung Priok. Seorang pria bernama Telo bin Saleh […]

  • Forum Pemuda Adat Tolaki dalam kegiatan pelestarian budaya dan nilai sara

    Mengenal Dewan Sara Forum Pemuda Adat Tolaki (FORDATI)

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 2.319
    • 10Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Forum Pemuda Adat Tolaki (FORDATI) hadir sebagai wadah pemuda adat yang berkomitmen menjaga nilai budaya, hukum adat (sara), serta identitas Tolaki. Di tengah perubahan zaman, FORDATI menempatkan generasi muda sebagai pelaku utama pelestarian adat. Organisasi ini mendorong pemuda adat untuk memahami budaya sebagai pedoman hidup, bukan sekadar warisan simbolik. Melalui pendekatan edukatif […]

expand_less