Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » RI Harapkan Gencatan Senjata Israel–Lebanon Berujung Perdamaian Permanen

RI Harapkan Gencatan Senjata Israel–Lebanon Berujung Perdamaian Permanen

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) — Pemerintah Indonesia menyambut gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Indonesia berharap kesepakatan ini mengarah pada perdamaian permanen.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyatakan bahwa Indonesia terus memantau proses perundingan. Ia menekankan pentingnya hasil nyata dari dialog tersebut.

Indonesia mendesak semua pihak segera mengambil langkah konkret. Tujuannya untuk mencegah korban bertambah dan menghentikan krisis kemanusiaan di Lebanon. Pemerintah juga meminta semua pihak mematuhi hukum internasional dan melindungi warga sipil.

Selain itu, Indonesia meminta setiap pihak menahan diri. Mereka juga harus menghormati kedaulatan negara masing-masing.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari. Kesepakatan ini mulai berlaku pada 16 April waktu GMT. Delegasi kedua negara mencapai kesepakatan setelah perundingan di Washington DC dengan mediasi AS.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyambut langkah tersebut. Ia menilai gencatan senjata membuka peluang menuju perdamaian. Ia juga mendesak semua pihak, termasuk Hizbullah, untuk mematuhinya.

Perwakilan Hizbullah di parlemen Lebanon, Hassan Fadlallah, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah awal. Ia menegaskan tuntutan penghentian konflik secara penuh. Ia juga meminta penarikan pasukan Israel dari Lebanon. Selain itu, ia menuntut pemulangan warga, pembebasan tahanan, dan percepatan rekonstruksi.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem 91S siklon tropis di Samudra Hindia selatan Indonesia

    BMKG: Syarat Siklon Tropis Terpenuhi di Sistem 91S, Waspada Dampak Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com  |  Ancaman cuaca ekstrem kembali muncul di wilayah selatan Indonesia. Sistem cuaca 91S yang terpantau di Samudra Hindia berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat pesisir dan pelayaran. Isu ini menjadi krusial karena muncul di tengah periode curah hujan tinggi. Pada fase ini, cuaca buruk […]

  • ramadan 2030 dua kali ilustrasi bulan sabit dan masjid

    Ramadan 2030 Muncul Dua Kali, Ini Penjelasan Sederhananya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Fenomena ramadan 2030 dua kali akan terjadi karena perbedaan sistem kalender yang digunakan umat manusia. Umat Muslim berpotensi memulai puasa pada awal Januari, lalu kembali menyambut awal Ramadan pada akhir Desember di tahun yang sama. Peristiwa ini bukan hal aneh. Ilmu astronomi sudah lama menjelaskan penyebabnya secara logis dan terukur. Mengapa Bulan […]

  • Janice Aldila Australian Open 2026 wakili Indonesia

    Menpora Dukung Janice dan Aldila Tampil Maksimal di Australian Open 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 249
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Janice Tjen Aldila Sutjiadi Australian Open 2026 menjadi sorotan publik tenis nasional. Dua petenis putri Indonesia itu akan tampil pada ajang Grand Slam di Melbourne, Australia, pada 18 Januari hingga 1 Februari 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir secara terbuka menyampaikan dukungan kepada Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Ia berharap keduanya […]

  • Ilustrasi OTT KPK Tulungagung kasus korupsi

    KPK Amankan 16 Orang dalam OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Turut Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus OTT KPK Tulungagung kembali menarik perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap sejumlah pihak di Jawa Timur. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 16 orang, termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo. Langkah ini menunjukkan keseriusan KPK dalam menindak dugaan korupsi di daerah. Kronologi OTT KPK Tulungagung Tim KPK bergerak pada April 2026 […]

  • rapat ekonomi Asia Pasifik APEC di forum bisnis

    APEC Optimistis Ekonomi Asia Pasifik Tetap Tumbuh di Tengah Hambatan Perdagangan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) memproyeksikan ekonomi Asia Pasifik tetap tumbuh positif meski hambatan perdagangan global meningkat. Konsumsi domestik yang kuat dan investasi teknologi terus menopang pertumbuhan kawasan. Dalam laporan APEC Regional Trends Analysis, APEC menyebut pertumbuhan ekonomi kawasan mencapai 3,2 persen pada 2025. Pada 2026, APEC memprediksi ekonomi kawasan tumbuh […]

  • Kontroversi kasus Polresta Kendari memicu aksi demonstrasi massa

    Kontroversi Penetapan Tersangka terhadap Keluarga Korban Di Polresta Kendari, Tamalaki Sultra Mengutuk keras

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Penanganan kasus dugaan penganiayaan di Polresta Kendari memicu kontroversi. Penyidik menetapkan keluarga korban sebagai tersangka dalam waktu singkat, sementara terduga pelaku pemukulan belum langsung menjalani penahanan. Kondisi tersebut mendorong Tamalaki Sulawesi Tenggara menggelar demonstrasi di depan Mapolresta Kendari pada Senin, 2 Februari 2026. Massa aksi menuntut aparat bertindak adil dan transparan. Tamalaki […]

expand_less