Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

Pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031 berlangsung di Jakarta, Senin. Mahkamah Agung Republik Indonesia menyelenggarakan prosesi tersebut di Gedung Mahkamah Agung sebagai awal penugasan baru Thomas di bank sentral.

Pada acara itu, Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Ia membuka rangkaian acara tepat waktu dan mengarahkan prosesi secara tertib.

Selanjutnya, Thomas Djiwandono mengucapkan sumpah jabatan di hadapan pimpinan Mahkamah Agung. Ia menyatakan kesiapan menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Ia juga menegaskan komitmen untuk menjaga integritas selama menjalankan amanah.

Dalam pernyataannya, Thomas berjanji tidak memberi, menerima, atau menjanjikan sesuatu kepada pihak mana pun. Ia menegaskan kesetiaan kepada negara, konstitusi, dan haluan negara sebagai dasar pelaksanaan tugasnya di Bank Indonesia.

Sebelum acara, Thomas tiba di Kompleks Gedung Mahkamah Agung sekitar pukul 14.00 WIB bersama keluarga. Pada saat yang sama, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono datang dan menyapa tamu undangan.

Kemudian, panitia memulai prosesi pengambilan sumpah sekitar pukul 14.20 WIB. Rangkaian acara berjalan selama kurang lebih 10 menit. Setelah prosesi utama selesai, panitia menggelar sesi ramah-tamah.

Sejumlah pejabat negara menghadiri acara tersebut. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengikuti jalannya acara hingga akhir.

Selain itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Juda Agung turut hadir. Kehadiran para pejabat ini memperkuat dukungan terhadap kepemimpinan Bank Indonesia.

Dengan demikian, Pelantikan Thomas Djiwandono memperkuat struktur kepemimpinan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional ke depan.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: saydul
  • Sumber: ANTARA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aktivitas tambang Pulau Wawonii Sulawesi Tenggara

    Ampuh, Aktivitas Tambang Pulau Wawonii Diminta Dihentikan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Kendari (Kabaristana.com) – Aktivitas tambang di Pulau Wawonii kembali menjadi sorotan. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak pemerintah menghentikan seluruh kegiatan pertambangan di wilayah tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyatakan saat ini masih ada lima Izin Usaha Pertambangan (IUP) aktif di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan. Empat IUP nikel dimiliki PT Gema […]

  • Logo Bank Indonesia terkait penilaian rupiah undervalued menurut BI

    BI Ungkap Penyebab Rupiah Tertekan Meski Fundamental Ekonomi Kuat

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 313
    • 1Komentar

    JAKARTA,Kabaristana.com — rupiah undervalued menurut BI karena pergerakan nilai tukar saat ini belum mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi nasional. Bank Indonesia menilai berbagai indikator makro justru menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia yang relatif solid. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan inflasi yang terkendali, imbal hasil aset keuangan yang menarik, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil menjadi fondasi utama penguatan rupiah. […]

  • Runtuhnya Kekaisaran Rusia 1917 akibat kegagalan modernisasi negara

    Runtuhnya Kekaisaran Rusia: Kegagalan Modernisasi di Era Tsar Nikolas II

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 610
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Runtuhnya Kekaisaran Rusia pada 1917 menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah dunia modern. Kejatuhan ini tidak hanya dipicu oleh revolusi atau perang semata. Sebaliknya, kegagalan negara menjalankan modernisasi secara menyeluruh mempercepat keruntuhan kekuasaan monarki. Di bawah pemerintahan Tsar Nicholas II, Rusia tertinggal jauh dari negara-negara Eropa Barat yang lebih cepat […]

  • Faktor pemberat dan peringan vonis Nadiem Makarim pada kasus Chromebook

    Faktor pemberat dan peringan vonis Nadiem Makarim pada kasus Chromebook

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Hakim menyatakan Nadiem terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan laptop Chromebook. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp1 miliar. Jika tidak […]

  • ,putra daerah Sulawesi Tenggara dan identitas budaya lokal

    Membaca Dinamika Politik Sultra dari Percakapan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 567
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sulawesi Tenggara hari ini tidak sedang baik-baik saja. Bukan karena daerah ini kekurangan sumber daya. Bukan pula karena Sultra miskin orang-orang cakap. Namun, kegelisahan itu muncul karena rasa asing yang tumbuh perlahan di tengah dinamika politiknya sendiri. Kekuasaan terus berganti dari waktu ke waktu. Akan tetapi, para pemimpin yang muncul sering kali […]

  • Penolakan Pilkada dipilih DPRD oleh DPRD DKI Jakart

    Legislator DKI Tegas Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 610
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menolak keras wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai gagasan tersebut melemahkan demokrasi dan menjauhkan rakyat dari hak politiknya. Menurut Kenneth, Pilkada langsung lahir dari perjuangan Reformasi 1998. Karena itu, ia menegaskan negara tidak boleh mundur dari sistem yang memberi rakyat hak memilih secara langsung. […]

expand_less