Israel Gempur Iran, Perbandingan Kekuatan Militer Dua Negara Kembali Disorot
- account_circle Rahman
- calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
- visibility 219
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi// tentara Israel dan Iran dengan latar bendera nasional masing-masing negara, menggambarkan ketegangan dan perbandingan kekuatan militer Israel Iran di tengah eskalasi konflik Timur Tengah_Dok_KI/Rahman.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam ketika Israel melancarkan serangan militer ke Iran, Sabtu (28/2/2026). Pemerintah Israel menyebut operasi itu sebagai langkah pencegahan untuk menekan ancaman terhadap keamanan nasional.
Pernyataan resmi datang dari Menteri Pertahanan Israel, Katz, yang menyampaikan keterangan tersebut kepada Reuters. Di sisi lain, sumber Iran menyebutkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah meninggalkan Teheran menuju lokasi yang lebih aman sebelum serangan berlangsung.
Perencanaan Operasi dan Koordinasi Sekutu
Menurut pejabat pertahanan, militer Israel menyusun rencana serangan ini selama berbulan-bulan. Dalam prosesnya, Israel juga melakukan koordinasi strategis dengan Amerika Serikat, termasuk penentuan waktu operasi.
Langkah tersebut menandai eskalasi serius dalam rivalitas panjang kedua negara. Situasi ini pun mendorong perhatian internasional pada keseimbangan kekuatan militer Israel dan Iran.
Untuk membaca peta kekuatan militer, banyak analis menggunakan data Global Firepower (GFP). Lembaga ini menyusun peringkat militer dunia dengan menilai lebih dari 60 indikator, mulai dari personel, kekuatan udara, darat, laut, anggaran pertahanan, hingga faktor geografis.
Dalam metodologi GFP, nilai Power Index yang lebih kecil menunjukkan kekuatan militer yang lebih tinggi.
Posisi Israel dan Iran di Peringkat Dunia
Berdasarkan data GFP 2026, Israel menempati peringkat ke-15 dari 145 negara dengan Power Index 0,2707. Iran berada tepat di bawahnya pada posisi ke-16 dengan Power Index 0,3199. Selisih tipis ini mencerminkan kekuatan militer kedua negara yang relatif berimbang, meski Israel masih unggul secara keseluruhan.
Peta kekuatan militer Israel vs Iran berdasarkan data Global Firepower 2026, menampilkan perbandingan kekuatan udara, darat, laut, jumlah personel, dan anggaran pertahanan kedua negara di Timur Tengah.
Dengan sekitar 610 ribu tentara aktif, Iran memiliki jumlah personel jauh lebih besar dibanding Israel yang mengerahkan sekitar 169 ribu personel. Negara ini juga unggul dalam jumlah tank, kendaraan lapis baja, artileri swagerak, serta peluncur roket bergerak.
Di sektor darat, Iran mengoperasikan ribuan sistem persenjataan berat yang memperkuat daya tahan wilayah dan kapasitas serangan berbasis darat.
Superioritas Udara dan Anggaran Israel
Sebaliknya, Israel menunjukkan keunggulan jelas pada kekuatan udara. Armada pesawat tempur dan helikopter serang yang lebih modern memperkuat kemampuan serangan presisi jarak jauh.
Dari sisi anggaran, Israel mengalokasikan dana pertahanan sekitar US$34,6 miliar. Angka tersebut jauh melampaui anggaran Iran, yang berada di kisaran US$9,23 miliar, dan memberi Israel ruang lebih besar untuk modernisasi teknologi militer.
Perbandingan ini menegaskan bahwa konflik Israel dan Iran tidak hanya bergantung pada jumlah senjata. Strategi, teknologi, efisiensi anggaran, serta dukungan geopolitik memainkan peran penting dalam menentukan kekuatan nyata di lapangan.
Eskalasi terbaru ini berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan memicu dinamika geopolitik yang lebih luas di tingkat global.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar