Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Tragedi Minab: Serangan Rudal Hantam Sekolah Dasar di Iran, Ratusan Anak Tewas dan Dunia Berduka

Tragedi Minab: Serangan Rudal Hantam Sekolah Dasar di Iran, Ratusan Anak Tewas dan Dunia Berduka

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Serangan udara menghantam Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada 28 Februari 2026. Tragedi tersebut menewaskan ratusan anak sekolah dasar dan memicu gelombang duka serta kemarahan publik. Komunitas internasional pun mendesak penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab peristiwa itu.

Serangan Terjadi Saat Jam Belajar

Kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung ketika rudal menghantam kompleks sekolah pada pagi hari. Sekitar pukul 10.00 hingga 10.45 waktu setempat, ledakan besar meruntuhkan sebagian besar bangunan sekolah.

Dampak ledakan menimbun banyak siswa di bawah reruntuhan. Otoritas Iran melaporkan jumlah korban meninggal mencapai lebih dari 150 hingga sekitar 180 orang. Mayoritas korban merupakan anak perempuan berusia 7 sampai 12 tahun yang berada di ruang kelas saat kejadian.

Petugas medis juga menangani puluhan siswa yang mengalami luka-luka. Para korban luka segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tim Penyelamat Evakuasi Korban

Tak lama setelah serangan, tim penyelamat dan warga setempat langsung menuju lokasi. Upaya evakuasi berlangsung dengan bantuan alat berat, sementara sebagian relawan menggali puing-puing bangunan menggunakan tangan untuk mencari korban yang masih tertimbun.

Rekaman dari lokasi memperlihatkan tas sekolah, buku pelajaran, serta seragam anak-anak berserakan di antara reruntuhan gedung. Selama beberapa hari berikutnya, tim penyelamat terus melakukan pencarian karena sejumlah siswa diduga masih berada di bawah puing.

Jumlah korban yang terus bertambah membuat rumah sakit dan kamar jenazah di wilayah Minab kesulitan menampung semuanya.

Dunia Internasional Serukan Investigasi

Peristiwa tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak di dunia. Sejumlah organisasi internasional dan kelompok hak asasi manusia menilai serangan terhadap fasilitas pendidikan berpotensi melanggar hukum humaniter internasional.

Melalui pernyataan resminya, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan investigasi independen untuk memastikan penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak menargetkan sekolah dan masih meninjau laporan mengenai korban sipil. Beberapa negara lain juga meminta semua pihak menahan diri agar konflik tidak semakin meluas.

Ribuan Warga Hadiri Pemakaman

Beberapa hari setelah kejadian, ribuan warga berkumpul untuk menghadiri pemakaman massal para korban di Minab. Suasana duka menyelimuti prosesi tersebut ketika keluarga dan kerabat mengantar anak-anak yang menjadi korban tragedi itu.

Insiden di sekolah Minab kini tercatat sebagai salah satu serangan paling mematikan terhadap anak-anak dalam konflik terbaru di kawasan tersebut. Hingga saat ini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Bupati Cianjur terkaya pada era kolonial dengan gaya hidup mewah, kontras dengan penderitaan petani kopi dalam sistem tanam paksa di Jawa.

    Bupati Cianjur Terkaya pada Era Kolonial: Kemewahan Elite di Tengah Penderitaan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 267
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kisah Bupati Cianjur terkaya pada masa kolonial menunjukkan ketimpangan tajam antara elite dan rakyat. Pada saat yang sama, daerah tampak makmur. Namun demikian, masyarakat justru menghadapi tekanan berat akibat sistem tanam paksa kopi. Gambaran Ketimpangan di Cianjur Pada awal abad ke-19, Cianjur berkembang menjadi pusat produksi kopi di Jawa. Selain itu, pemerintah kolonial mendorong […]

  • Pembukaan Jalan Lenteng Agung arah Depok tertunda akibat perbaikan saluran bawah tanah

    Dishub DKI Minta Maaf, Pembukaan Jalan Lenteng Agung ke Arah Depok Mundur dari Jadwal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com) –Pembukaan Jalan Lenteng Agung arah selatan menuju Depok molor dari jadwal semula. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meminta maaf kepada masyarakat karena tim masih menyelesaikan perbaikan saluran bawah tanah di lokasi pekerjaan. Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan tim belum membuka ruas jalan tersebut pada Selasa pagi. Tim membutuhkan waktu tambahan untuk merampungkan […]

  • panel surya dinding bangunan pada gedung modern

    Panel Surya di Dinding Bangunan: Solusi Energi Kota yang Hemat Listrik dan Pangkas Emisi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 261
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemanfaatan panel surya pada dinding bangunan kini semakin menarik perhatian. Selain itu, teknologi ini membuka peluang baru untuk pasokan energi di kota. Peneliti dari China meneliti penggunaan panel surya pada fasad bangunan. Mereka menyebut konsep ini sebagai facade-integrated photovoltaics (FIPV). Selama ini, banyak pihak belum memanfaatkan permukaan vertikal secara optimal. Hasil penelitian […]

  • Ilustrasi kurs rupiah melemah terhadap dolar AS akibat ketegangan global dan kenaikan harga minyak

    Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.275 Akibat Ketegangan AS–Iran dan Lonjakan Harga Minyak Global

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 277
    • 3Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com)-Kurs rupiah turun pada pembukaan perdagangan Rabu pagi. Mata uang domestik melemah 32 poin atau 0,19 persen ke Rp17.275 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.243. Tekanan ini muncul seiring meningkatnya ketidakpastian global. Kurs Rupiah Tertekan Ketegangan Global Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai kebuntuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran menjadi pemicu […]

  • KPK Geledah Rumah Kontraktor di Gorontalo, Diduga Terkait OTT Bupati Bolmut

    KPK Geledah Rumah Kontraktor di Gorontalo, Diduga Terkait OTT Bupati Bolmut

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Gorontalo — Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sebuah rumah mewah milik kontraktor di Jalan Palu, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (29/9/2026) sore. Penggeledahan tersebut diduga kuat berkaitan dengan pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena. Kediaman yang digeledah diketahui milik kontraktor kawakan Adnan Mbuinga alias […]

  • pencemaran lingkungan Pulau Kabaena akibat aktivitas tambang nikel

    Kementerian ESDM Diminta Tolak RKAB dan Cabut IUP Tiga Perusahaan Tambang di Kabaena

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 247
    • 3Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Senin, 2 Februari 2025 – Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta melaporkan dugaan pencemaran lingkungan yang berkaitan dengan aktivitas tambang di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Mereka menyampaikan laporan tersebut langsung ke Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Senin (2/2). Koalisi menyoroti aktivitas tiga […]

expand_less